Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

6 Ungkapan Bahasa Inggris yang Berguna saat Presentasi, Berkelas!

7 min read
6 Ungkapan Bahasa Inggris yang Berguna saat Presentasi, Berkelas!
ilustrasi seseorang presentasi (pexels.com/Mikhail Nilov)

Pernah gak kamu harus melakukan presentasi dalam bahasa Inggris, tetapi mendadak bingung harus mengatakan apa ketika membuka materi, menjelaskan isi slide, atau menjawab pertanyaan audiens? Kamu mungkin sudah menyiapkan materi sebaik mungkin, tetapi kemampuan menyampaikan ide secara lisan tetap menjadi tantangan tersendiri. Apalagi, presentasi bukan cuma soal membaca tulisan di layar, melainkan juga bagaimana kamu menghubungkan satu gagasan dengan gagasan lain agar audiens bisa mengikuti penjelasanmu.

Kabar baiknya, kamu gak perlu menghafal banyak kalimat rumit untuk melakukan presentasi dalam bahasa Inggris. Ada sejumlah ungkapan praktis yang bisa membantu kamu membuka presentasi, mengarahkan perhatian audiens, menjelaskan poin penting, hingga menutup sesi secara profesional. Ungkapan-ungkapan ini juga bisa digunakan dalam berbagai situasi, mulai dari presentasi tugas kuliah, rapat kantor, hingga pemaparan hasil proyek di hadapan klien. Yuk, pelajari enam ungkapan bahasa Inggris yang bisa membuat presentasimu terdengar lebih lancar dan terstruktur!

  1. 1. Let me start by introducing the topic

    Ilustrasi seseorang menyampaikan presentasi sambil menunjuk layar proyektor dengan tampilan grafik berwarna.
    ilustrasi seseorang presentasi (pexels.com/ThisIsEngineering)

    Saat memulai presentasi, kamu tentu ingin audiens mengetahui topik yang akan dibahas. Salah satu ungkapan yang bisa digunakan adalah 'Let me start by introducing the topic', yang berarti 'Izinkan saya memulai dengan memperkenalkan topiknya.' Kalimat ini cocok digunakan ketika kamu ingin membuka presentasi secara terarah sebelum masuk ke pembahasan yang lebih mendalam. Ungkapannya juga terdengar profesional tanpa harus menggunakan struktur kalimat yang terlalu formal atau sulit diingat.

    Sebagai contoh, kamu sedang mempresentasikan hasil evaluasi program kerja kepada rekan satu tim. Kamu bisa membuka penjelasan dengan mengatakan, 'Good morning, everyone. Let me start by introducing the topic of today's presentation.' Setelah itu, kamu dapat menyebutkan topik utama dan menjelaskan alasan pembahasan tersebut penting bagi audiens. Jika ingin terdengar lebih santai, kamu juga bisa menggunakan 'Let me start by talking about...' lalu menyebutkan topik yang akan dibahas. Pola ini membantu kamu memulai presentasi tanpa harus bingung mencari kalimat pembuka secara spontan.

  2. 2. I'd like to draw your attention to this slide

    Seseorang berdiri di depan layar presentasi sambil menjelaskan materi kepada peserta yang duduk di ruangan.
    ilustrasi seseorang presentasi (pexels.com/RDNE Stock project)

    Pernah merasa audiens justru memperhatikan ponsel atau membaca slide sendiri ketika kamu sedang menjelaskan materi? Dalam situasi seperti itu, kamu bisa menggunakan ungkapan 'I'd like to draw your attention to this slide', yang berarti 'Saya ingin mengarahkan perhatian Anda ke slide ini.' Frasa draw your attention to digunakan untuk mengajak audiens memperhatikan sesuatu yang dianggap penting. Ungkapan ini sangat berguna ketika kamu ingin menyoroti gambar, tabel, grafik, atau informasi tertentu yang mendukung penjelasanmu.

    Misalnya, kamu sedang menjelaskan hasil survei pelanggan dan ingin audiens memperhatikan grafik yang menunjukkan perubahan jumlah responden. Kamu dapat mengatakan, 'I'd like to draw your attention to this graph, especially the increase in customer satisfaction.' Artinya, kamu ingin audiens memperhatikan grafik tersebut, terutama peningkatan kepuasan pelanggan. Setelah menyampaikan kalimat itu, berikan jeda sejenak agar audiens sempat melihat bagian yang dimaksud sebelum melanjutkan penjelasan. Cara ini membuat presentasimu lebih interaktif karena audiens diajak mengamati informasi, bukan hanya mendengarkan penjelasan secara pasif.

  3. 3. The key point here is

    Ilustrasi seseorang berdiri mempresentasikan materi di depan rekan-rekan yang duduk dalam ruang rapat.
    ilustrasi seseorang presentasi (pexels.com/fauxels)

    Ketika menjelaskan materi yang cukup panjang, kamu perlu membantu audiens memahami bagian yang paling penting. Ungkapan 'The key point here is...' berarti 'Poin utama di sini adalah...' dan bisa digunakan untuk menegaskan inti pembahasan. Kalimat ini sangat berguna ketika slide berisi banyak informasi, angka, atau beberapa temuan yang perlu dirangkum. Kamu juga bisa menggunakannya setelah memberikan contoh agar audiens memahami hubungan antara contoh tersebut dan gagasan utama.

    Bayangkan kamu sedang mempresentasikan hasil penilaian sebuah program pelatihan. Kamu telah menjelaskan tingkat kehadiran peserta, hasil evaluasi, dan berbagai masukan yang terkumpul selama kegiatan. Untuk menegaskan kesimpulan sementara, kamu bisa berkata, 'The key point here is that participants need more opportunities to practice their skills.' Artinya, poin utama yang ingin kamu sampaikan adalah bahwa peserta membutuhkan lebih banyak kesempatan untuk mempraktikkan keterampilan mereka. Ungkapan ini membantu audiens menangkap pesan inti tanpa harus mengingat seluruh rincian yang sudah kamu paparkan.

  4. 4. Let me give you an example

    Seseorang berdiri di depan layar proyektor sambil menyampaikan presentasi kepada peserta di dalam ruang rapat.
    ilustrasi seseorang presentasi (pexels.com/Thirdman)

    Penjelasan yang terlalu teoretis terkadang membuat audiens kesulitan memahami maksud pembicara. Supaya materi lebih mudah dipahami, kamu bisa menggunakan ungkapan 'Let me give you an example', yang berarti 'Izinkan saya memberikan sebuah contoh.' Kalimat ini cocok digunakan ketika kamu ingin menghubungkan konsep dengan situasi nyata yang dekat dengan kehidupan audiens. Contoh yang relevan juga dapat membuat presentasi terasa lebih menarik karena pendengar bisa membayangkan bagaimana suatu ide diterapkan dalam praktik.

    Misalnya, kamu sedang menjelaskan pentingnya komunikasi yang efektif di lingkungan kerja. Setelah memaparkan konsepnya, kamu bisa mengatakan, 'Let me give you an example. Imagine you need to explain a new procedure to your team.' Selanjutnya, kamu dapat menjelaskan situasi tersebut dan menunjukkan bagaimana komunikasi yang jelas membantu mengurangi kesalahpahaman. Kamu juga bisa menggunakan ungkapan ini ketika mempresentasikan hasil penelitian, menjelaskan strategi pemasaran, atau memperkenalkan metode pembelajaran. Pilih contoh yang sederhana dan relevan agar audiens lebih mudah menghubungkan materi dengan pengalaman mereka sendiri.

  5. 5. Are there any questions so far?

    Seorang pria berdiri mempresentasikan materi di depan rekan kerja yang duduk mengelilingi meja kantor.
    ilustrasi orang presentasi (pexels.com/fauxels)

    Presentasi yang baik bukan berarti pembicara harus terus berbicara tanpa memberi kesempatan kepada audiens untuk berinteraksi. Ungkapan 'Are there any questions so far?' berarti 'Apakah sejauh ini ada pertanyaan?' Kamu bisa menggunakannya setelah menyelesaikan satu bagian materi, terutama jika topiknya cukup kompleks atau membutuhkan penjelasan bertahap. Kalimat ini memberi kesempatan kepada audiens untuk meminta klarifikasi sebelum kamu melanjutkan ke bagian berikutnya.

    Sebagai contoh, kamu sedang mempresentasikan prosedur penggunaan aplikasi baru kepada rekan kerja. Setelah menjelaskan cara masuk dan mengakses fitur utama, kamu dapat berhenti sejenak lalu bertanya, 'Are there any questions so far before we move on to the next step?' Artinya, kamu ingin mengetahui apakah ada pertanyaan sebelum melanjutkan ke langkah berikutnya. Jika ingin menggunakan versi yang lebih singkat, kamu bisa mengatakan 'Any questions so far?' dalam suasana yang lebih santai. Berikan waktu yang cukup bagi audiens untuk merespons dan jangan langsung melanjutkan penjelasan ketika seseorang sedang mencoba menyampaikan pertanyaan.

  6. 6. To sum up, the main takeaway is

    Ilustrasi seseorang menyampaikan presentasi secara online dengan perangkat digital dalam suasana kerja jarak jauh.
    ilustrasi seseorang presentasi online (pexels.com/Gustavo Fring)

    Bagian penutup memiliki peran penting karena menjadi kesempatan terakhir untuk menegaskan pesan yang ingin kamu sampaikan. Ungkapan 'To sum up, the main takeaway is...' berarti 'Sebagai rangkuman, hal utama yang perlu diingat adalah...' Kalimat ini bisa digunakan untuk merangkum ide utama setelah kamu selesai menjelaskan semua poin presentasi. Frasa main takeaway merujuk pada pesan atau pelajaran terpenting yang diharapkan tetap diingat oleh audiens setelah presentasi berakhir.

    Misalnya, kamu telah memaparkan beberapa strategi untuk meningkatkan produktivitas tim. Kamu bisa menutup pembahasan dengan mengatakan, 'To sum up, the main takeaway is that clear communication and good planning can improve team performance.' Artinya, pesan utama yang perlu diingat adalah bahwa komunikasi yang jelas dan perencanaan yang baik dapat meningkatkan kinerja tim. Setelah itu, kamu dapat mengucapkan terima kasih kepada audiens dan membuka sesi diskusi jika diperlukan. Penutup seperti ini membantu presentasi terasa lebih terarah karena audiens memperoleh rangkuman yang jelas, bukan sekadar mendengar bahwa materi telah selesai.

    Presentasi dalam bahasa Inggris gak harus selalu dipenuhi kosakata rumit atau kalimat panjang agar terdengar profesional. Enam ungkapan tadi bisa menjadi bekal praktis untuk membuka pembicaraan, mengarahkan perhatian audiens, menjelaskan inti materi, memberikan contoh, membuka sesi pertanyaan, dan menutup presentasi. Kamu bisa menyesuaikan penggunaannya berdasarkan topik, karakter audiens, serta suasana presentasi yang sedang berlangsung.

    Mulailah berlatih dari presentasi singkat berdurasi dua hingga tiga menit dengan topik yang kamu kuasai, misalnya pengalaman kerja, kegiatan sehari-hari, atau rencana proyek. Gunakan beberapa ungkapan tadi untuk menghubungkan bagian pembuka, isi, dan penutup agar kamu terbiasa berbicara secara terstruktur. Gak perlu menunggu sampai merasa mahir untuk mulai mencoba karena kepercayaan diri juga tumbuh melalui latihan yang konsisten. Nah, dari keenam ungkapan tersebut, mana yang menurutmu paling berguna untuk presentasi berikutnya?

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editorial Team

Kisah Koperasi Perempuan di Tepi Rel

Related Articles

See More