Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

5 Novel Horor Seru dengan Elemen Fantasi yang Mencekam

4 min read
5 Novel Horor Seru dengan Elemen Fantasi yang Mencekam
Ring Shout (macmillan.com) | The Book Eaters (goodreads.com)
  • Between Two Fires mengikuti perjalanan Thomas, imam, dan Delphine di Prancis 1348 saat wabah Black Death, menghadapi perampok, iblis, serta makhluk kosmik demi misi penting.
  • The Book Eaters menyoroti Devon dari keluarga pemakan buku yang harus menghadapi anak Mind Eater pemakan otak manusia, sementara The Starving Saints menghadirkan bantuan misterius berharga kesetiaan.
  • Ring Shout mengisahkan Maryse melawan kekuatan iblis yang terkait kebencian rasial, sedangkan Slewfoot mengikuti Abitha dan makhluk hutan di tengah ketakutan terhadap sihir di New England.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Novel horor tidak selalu hanya mengandalkan hantu atau kejadian misterius untuk membuat pembaca merasa takut. Beberapa cerita justru menghadirkan dunia fantasi yang dipenuhi makhluk supernatural hingga kutukan yang mengancam kehidupan manusia. Perpaduan antara horor dan fantasi ini membuat cerita terasa semakin tidak terduga karena pembaca diajak menjelajahi dunia yang melampaui kenyataan.

Bagi penggemar fantasi yang ingin mencoba bacaan dengan suasana lebih gelap, novel horor dengan elemen fantasi bisa menjadi pilihan menarik. Kisah-kisahnya menawarkan misteri yang perlahan mengungkap sisi mengerikan dari sesuatu yang awalnya terlihat ajaib. Berikut lima novel horor seru dengan elemen fantasi yang mencekam. Cocok untuk pembaca yang menyukai cerita penuh imajinasi sekaligus ketegangan.

  1. 1. Between Two Fires — Christopher Buehlman

    Between Two Fires.
    buku Between Two Fires (waterstones.com)

    Berlatar di Prancis pada 1348, Between Two Fires menghadirkan perjalanan di tengah wabah Black Death. Ceritanya mengikuti Thomas, kesatria yang kehilangan kehormatannya, ketika ia melakukan perjalanan bersama Father Matthieu, seorang imam, dan Delphine, gadis yatim piatu yang memiliki kemampuan berbicara dengan malaikat. Delphine diyakini memiliki peran penting dalam mengakhiri wabah yang melanda negeri tersebut.

    Namun, perjalanan mereka tidak sekadar menghadapi penderitaan manusia karena berbagai kekuatan supernatural mulai menghalangi langkah mereka. Sepanjang perjalanan, ketiganya harus berhadapan dengan perampok, iblis mengerikan, hingga makhluk kosmik yang semakin sulit dipahami. Thomas pun harus melindungi Delphine sambil menghadapi kenyataan bahwa nasib dunia mungkin bergantung pada misi mereka.

  2. 2. The Book Eaters — Sunyi Dean

    The Book Eaters.
    The Book Eaters (goodreads.com)

    Bagaimana jika manusia bisa menyerap pengetahuan hanya dengan memakan buku? Gagasan unik inilah yang menjadi dasar The Book Eaters. Ceritanya berlatar di kawasan moor di Inggris bagian utara dan mengikuti Devon Fairweather, anggota salah satu keluarga rahasia Book Eaters yang masih bertahan. Kelompok ini memiliki kemampuan khusus untuk memperoleh pengetahuan dari buku yang mereka konsumsi.

    Kehidupan Devon semakin rumit setelah ia melahirkan seorang anak dari jenis langka yang dikenal sebagai Mind Eater. Berbeda dari Book Eaters yang memakan buku, makhluk ini memperoleh pengetahuan dengan memakan otak manusia. Situasi tersebut membuat Devon harus menghadapi bahaya sekaligus mempertanyakan.

  3. 3. The Starving Saints — Caitlin Starling

    The Starving Saints.
    buku The Starving Saints (harpercollins.com)

    Dalam The Starving Saints, Caitlin Starling menceritakan kisah sebuah kastil yang terjebak dalam pengepungan selama enam bulan. Persediaan makanan semakin menipis dan orang-orang di dalamnya berada di ambang kelaparan. Ketika harapan hampir sirna, sosok misterius yang dikenal sebagai Constant Lady muncul bersama para Saints dan menawarkan pertolongan yang sulit dipercaya.

    Mereka menyediakan makanan lezat serta berbagai kebutuhan yang selama ini tidak bisa diperoleh oleh penghuni kastel. Namun, bantuan tersebut ternyata datang dengan syarat yang mengusik, yakni para penghuni harus memberikan kesetiaan tanpa mempertanyakan apa pun. Keajaiban yang awalnya terlihat seperti penyelamatan perlahan berubah menjadi sumber ketakutan ketika rahasia di balik kemurahan hati para pendatang mulai terungkap.

  4. 4. Ring Shout — P. Djèlí Clark

    Ring Shout.
    Ring Shout (macmillan.com)

    Ceritanya berlatar di Georgia setelah film propaganda The Birth of a Nation memicu kebangkitan kembali Ku Klux Klan. Dalam dunia novel ini, kebencian rasial bukan hanya menjadi persoalan sosial, tetapi juga berkaitan dengan kekuatan iblis yang berusaha membawa neraka ke bumi. Tokoh utamanya, Maryse Boudreaux, merupakan pemburu monster yang menggunakan pedang ajaib untuk melawan ancaman tersebut.

    Maryse tidak menjalankan misinya sendirian karena ia dibantu oleh sekelompok pejuang perlawanan yang masing-masing memiliki kemampuan khusus. Mereka harus menghadapi musuh yang menggabungkan kekerasan manusia dengan kekuatan supernatural, sehingga perjuangan mereka menjadi semakin berbahaya.

  5. 5. Slewfoot — Brom

    Slewfoot.
    Slewfoot (macmillan.com)

    Novel berlatar di New England pada abad ke-17, ketika kehidupan masyarakat masih sangat dipengaruhi oleh keyakinan agama yang ketat dan ketakutan terhadap ilmu sihir. Ceritanya mengikuti Abitha, seorang perempuan yang harus menghadapi tekanan sosial setelah kehilangan suaminya. Ketika ia bertemu dengan makhluk misterius dari hutan, hidupnya mulai berubah dan rahasia kelam di balik komunitas tempatnya tinggal perlahan terungkap.

    Makhluk yang dikenal sebagai Slewfoot memiliki hubungan dengan alam dan kekuatan kuno yang membuatnya berbeda dari gambaran iblis pada umumnya. Brom membangun atmosfer folk horror melalui hutan yang terasa hidup, ritual misterius, serta ancaman yang muncul dari manusia maupun makhluk supernatural.

    Kelima novel horor seru dengan elemen fantasi yang mencekam menawarkan pengalaman berbeda. Jika menyukai kisah supernatural dengan atmosfer menyeramkan dan dunia yang tidak biasa, novel mana yang paling ingin kamu baca terlebih dahulu?

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editorial Team

Kisah Koperasi Perempuan di Tepi Rel

Related Articles

See More