Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Teknik Keramas ala Italia, Rambut Jadi Lebih Bersih

3 min read
Teknik Keramas ala Italia, Rambut Jadi Lebih Bersih
ilustrasi wanita mencuci rambut (pexels.com/arminrimoldi)

Keramas bukan sekadar membersihkan rambut dengan sampo, tetapi juga perlu dilakukan dengan cara yang tepat agar hasilnya lebih optimal. Karena itu, rutinitas sederhana ini gak sebaiknya dilakukan secara terburu-buru.

Teknik keramas ala Italia bisa menjadi alternatif untuk merawat rambut dengan lebih baik. Metode ini menarik untuk dicoba sebagai bagian dari rutinitas perawatan rambut di rumah. Yuk, simak cara menerapkannya agar rambut lebih bersih dan terawat!

  1. 1. Aplikasikan sampo pada lima titik kulit kepala

    ilustrasi menggunakan shampo batang (pexels.com/karolinagrabowska)
    ilustrasi menggunakan shampo batang (pexels.com/karolinagrabowska)

    Salah satu langkah utama dalam teknik keramas ala Italia adalah mengaplikasikan sampo pada lima titik strategis agar produk tersebar secara merata. Kelima titik tersebut meliputi garis rambut bagian depan, puncak kepala, sisi kanan kepala, sisi kiri kepala, serta tengkuk. Dengan cara ini, sampo dapat diaplikasikan pada beberapa area kulit kepala secara terarah.

    Valentina Vetrugno, direktur artistik Rossano Ferretti, dikutip dari Vogue, menjelaskan bahwa metode tersebut mengutamakan kesehatan kulit kepala sebagai dasar perawatan rambut. Karena itu, pengaplikasian sampo menjadi salah satu tahap yang perlu diperhatikan saat keramas. Setelah mengoleskan sampo pada kelima titik tersebut, lanjutkan dengan memijat kulit kepala secara lembut.

    “Metode keramas kami didasarkan pada gagasan bahwa kulit kepala yang sehat merupakan fondasi bagi rambut yang indah dan kuat. Karena itu, kami menyarankan untuk mengaplikasikan sampo pada lima titik strategis agar produk dapat tersebar secara merata,” ujar Valentina Vetrugno.

  2. 2. Pijat kulit kepala menggunakan ujung jari

    ilustrasi mencuci rambut (pexels.com/arminrimoldi)
    ilustrasi mencuci rambut (pexels.com/arminrimoldi)

    Setelah sampo diaplikasikan, pijat kulit kepala menggunakan ujung jari dengan gerakan melingkar yang lembut. Hindari menggosok kulit kepala menggunakan kuku karena cara yang disarankan adalah memijatnya dengan ujung jari. Lakukan gerakan secara perlahan tanpa memberikan tekanan berlebihan.

    Vetrugno menjelaskan bahwa pijatan lembut dapat membantu merangsang mikrosirkulasi dan mendukung oksigenasi kulit kepala. Gerakan ini juga membuat keramas menjadi momen untuk merawat diri, bukan sekadar rutinitas membersihkan rambut. Jadi, pastikan pijatan dilakukan dengan lembut agar kulit kepala gak tergesek terlalu keras.

    “Pijatlah menggunakan ujung jari, jangan pernah menggunakan kuku,” ujar Valentina Vetrugno.

  3. 3. Keramas dua kali dan bilas hingga bersih

    ilustrasi mencuci rambut (pexels.com/kampus)
    ilustrasi mencuci rambut (pexels.com/kampus)

    Keramas dua kali bisa dipertimbangkan ketika terdapat penumpukan residu produk atau minyak berlebih pada rambut dan kulit kepala. Vetrugno menyarankan penggunaan sampo kira-kira sebesar buah kenari untuk keramas pertama, kemudian jumlah yang lebih sedikit, sekitar sebesar buah almon, untuk keramas kedua. Namun, anjuran ini bukan berarti setiap orang harus selalu keramas dua kali karena kebutuhan rambut dan kulit kepala bisa berbeda.

    Selain memperhatikan jumlah sampo, jangan terburu-buru menyelesaikan proses keramas. Luangkan waktu beberapa menit untuk mencuci rambut dan pastikan sampo dibilas hingga bersih. Pembilasan menyeluruh merupakan bagian penting dari rutinitas ini agar proses pembersihan berjalan optimal.

    “Penting untuk menyediakan waktu beberapa menit untuk mencuci rambut dan memastikan produk dibilas hingga benar-benar bersih. Ketika terjadi penumpukan residu produk atau minyak berlebih, penggunaan sampo untuk kedua kalinya dapat membantu membersihkan rambut dan kulit kepala secara lebih menyeluruh,” ujar Valentina Vetrugno.

    Teknik keramas ala Italia menekankan penggunaan sampo secara merata, pijatan lembut, dan pembilasan menyeluruh. Sesuaikan frekuensi keramas dengan kondisi rambut dan kulit kepala agar tetap bersih dan terawat.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editorial Team

Kisah Koperasi Perempuan di Tepi Rel

Related Articles

See More