Mindfulness semakin sering dibicarakan sebagai salah satu cara untuk menjalani hidup dengan lebih tenang dan sadar. Praktik ini kerap dikaitkan dengan meditasi, mengatur pernapasan, hingga mengosongkan pikiran dari berbagai hal yang mengganggu. Padahal, mindfulness sebenarnya punya makna yang lebih luas daripada sekadar duduk diam dan bermeditasi.
Karena semakin populer, tidak sedikit anggapan tentang mindfulness yang belum tentu benar. Beberapa orang bahkan merasa tidak cocok menerapkannya karena mengira mindfulness membutuhkan banyak waktu atau kemampuan untuk membuat pikiran benar-benar kosong. Nah, berikut ini lima mitos mindfulness yang masih sering dipercaya. Keep scrolling!
