Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

5 Novel Thriller tentang Perempuan Ambisius yang Pantang Diremehkan

5 Novel Thriller tentang Perempuan Ambisius yang Pantang Diremehkan
Pretty Revenge (emilyliebert.com) | Last Woman Standing (publishersweekly.com)
  • Lima novel thriller menempatkan perempuan ambisius sebagai pusat konflik, dengan tema persaingan, manipulasi, balas dendam, rahasia, dan pencitraan.
  • Social Creature, Last Woman Standing, dan Pretty Revenge mengikuti tokoh yang terdorong mengejar kehidupan orang lain, keadilan versi mereka, atau pembalasan masa lalu.
  • The Favorite Sister dan Necessary People menyoroti persaingan perempuan di balik citra sukses, kemewahan, serta karier yang tampak sempurna.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Tokoh perempuan ambisius sering kali menjadi karakter yang menarik dalam cerita thriller. Mereka tidak selalu digambarkan sebagai sosok yang sempurna atau punya tujuan mulia, tetapi justru itulah yang membuat perjalanan mereka terasa lebih manusiawi. Ambisi membawa mereka ke keputusan-keputusan yang tidak pernah terbayangkan sebelumnya.

Kelima buku berikut menawarkan cerita dengan perempuan sebagai pusat konflik, lengkap dengan persaingan, manipulasi, balas dendam, dan rahasia yang perlahan terbongkar. Kalau menyukai thriller dengan karakter perempuan kuat yang tidak mudah diremehkan, lima buku ini bisa masuk daftar bacaan berikutnya.

  1. 1. Social Creature — Tara Isabella Burton

    Social Creature.
    Social Creature (taraisabellaburton.com)

    Louise sedang menjalani hidup jauh dari kata glamor ketika ia bertemu Lavinia, perempuan kaya yang menjalani kehidupan penuh kemewahan. Bagi Louise, Lavinia seperti pintu masuk menuju dunia yang selama ini hanya bisa ia lihat dari jauh. Persahabatan mereka pun semakin dekat, tetapi ketertarikan Louise terhadap kehidupan Lavinia perlahan berubah menjadi sesuatu yang lebih berbahaya.

    Ia bukan sekadar ingin berteman, melainkan mulai menginginkan kehidupan yang dimiliki sahabatnya. Novel ini terasa seperti versi thriller The Talented Mr. Ripley yang dipindahkan ke era Instagram dan pencitraan digital. Tara Isabella Burton mengeksplorasi bagaimana media sosial membuat seseorang bisa menciptakan identitas yang terlihat sempurna, bahkan ketika kenyataannya sangat berbeda.

  2. 2. Last Woman Standing — Amy Gentry

    Last Woman Standing.
    Last Woman Standing (publishersweekly.com)

    Dana adalah komika yang berusaha bertahan di dunia stand-up comedy yang didominasi laki-laki. Kariernya belum berjalan sesuai harapan ketika ia bertemu Amanda, perempuan ambisius yang punya pandangan jauh lebih ekstrem tentang bagaimana menghadapi laki-laki yang pernah menyakitinya. Amanda mengajak Dana menjalankan rencana balas dendam terhadap orang-orang yang dianggap pantas mendapatkannya.

    Awalnya, semua terasa seperti kesempatan untuk mendapatkan keadilan sekaligus membangun kembali kariernya. Namun, permainan tersebut perlahan berubah menjadi sesuatu yang jauh lebih rumit. Dana mulai merasakan bahwa semakin jauh ia mengikuti rencana Amanda, semakin banyak hal dalam hidupnya yang ikut berubah.

  3. 3. Pretty Revenge — Emily Liebert

    Pretty Revenge.
    Pretty Revenge (emilyliebert.com)

    Kerrie memiliki satu tujuan yang sudah lama ia simpan yakni membalas perbuatan Jordana, perempuan yang pernah menghancurkan hidupnya ketika mereka masih muda. Untuk mendekati targetnya, Kerrie tidak datang secara terang-terangan. Ia melakukan perubahan besar pada penampilannya dan menyusun identitas yang memungkinkan dirinya masuk ke lingkungan Jordana.

    Kesempatan itu datang ketika ia berhasil mendapatkan pekerjaan di perusahaan wedding concierge milik Jordana. Yang membuat cerita ini menarik adalah ambisi Kerrie tidak berhenti pada urusan balas dendam. Di tengah rencananya untuk menghancurkan kehidupan Jordana, ia justru mulai menunjukkan kemampuan dan ambisi profesionalnya sendiri.

    Dunia pekerjaan baru tersebut ternyata memberi Kerrie kesempatan untuk membuktikan bahwa dirinya mampu sukses. Masalahnya, semakin ia menikmati kehidupan barunya, semakin sulit pula menentukan apakah semua yang dilakukan Kerrie masih merupakan bagian dari rencana balas dendam atau sudah menjadi ambisi pribadinya.

  4. 4. The Favorite Sister — Jessica Knoll

    The Favorite Sister.
    The Favorite Sister (jessicaknoll.com)

    Brett dan Kelly adalah kakak-adik sekaligus bintang reality show yang membuat kehidupan mereka terlihat seperti impian banyak orang. Keduanya tampil dalam program tentang perempuan sukses di dunia bisnis, lengkap dengan gaya hidup mewah, pakaian mahal, dan citra sebagai sosok yang berhasil mencapai semua tujuan. Di depan kamera, mereka tampak seperti saudara yang saling mendukung.

    Namun, hubungan sebenarnya jauh lebih penuh persaingan daripada yang terlihat. Jessica Knoll menggunakan dunia reality television untuk menunjukkan bagaimana ambisi dan pencitraan bisa menjadi kombinasi yang berbahaya. Apa yang ditampilkan kepada penonton belum tentu mencerminkan kehidupan sebenarnya, sementara persaingan antara Brett dan Kelly semakin lama semakin sulit dikendalikan.

  5. 5. Necessary People — Anna Pitoniak

    Necessary People.
    Necessary People (annapitoniak.com)

    Violet Trapp menghabiskan masa kuliahnya dalam bayang-bayang sahabatnya, Stella Bradley, seorang pewaris keluarga kaya yang selalu terlihat memiliki kehidupan sempurna. Namun, setelah lulus, Violet mulai membangun jalannya sendiri dan berhasil naik dalam industri berita televisi di New York. Ia bekerja keras untuk mendapatkan posisi yang diinginkannya.

    Sampai akhirnya Stella tiba-tiba masuk ke perusahaan yang sama berkat koneksi keluarganya. Kehadiran Stella membuat persaingan lama yang sempat tertutupi kembali muncul ke permukaan. Violet memang iri dengan kehidupan dan koneksi Stella, tetapi Stella juga melihat sesuatu dalam diri Violet yang tidak ia miliki. Ambisi yang awalnya membuat keduanya saling terhubung perlahan berubah menjadi sumber konflik.

    Kelima novel thriller ini sama-sama memperlihatkan bahwa ambisi bisa menjadi kekuatan sekaligus kelemahan. Dari kelima novel thriller tentang perempuan ambisius ini, mana yang paling menarik untuk kamu baca terlebih dahulu?

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More