Ilustrasi TNI (ad.rekrutmen-tni.mil.id)
Pendaftaran dilakukan secara daring melalui laman resmi rekrutmen TNI AD. Setelah mengisi data pribadi, calon peserta diwajibkan mengunggah dokumen seperti KTP, ijazah terakhir, dan akta kelahiran sebelum mencetak formulir pendaftaran.
Selanjutnya, peserta harus datang ke Ajendam atau Ajenrem sesuai wilayah masing-masing untuk melakukan validasi. Pada tahap ini, panitia akan langsung mengukur tinggi badan, berat badan, serta memeriksa keberadaan tato dan tindik. Peserta yang tidak memenuhi syarat fisik dapat langsung dinyatakan gugur.
Apabila lolos validasi, peserta akan memperoleh penjelasan mengenai pengisian berkas administrasi serta jadwal seleksi berikutnya. Tahapan seleksi yang akan dihadapi meliputi pemeriksaan administrasi, kesehatan, kesamaptaan jasmani, psikologi, hingga penelitian personel (Litpers).
Selama proses seleksi berlangsung, peserta diimbau selalu memantau informasi resmi dari panitia, menyiapkan seluruh dokumen yang dibutuhkan, serta menghindari pihak-pihak yang menawarkan kelulusan dengan imbalan tertentu. TNI AD menegaskan bahwa seluruh proses rekrutmen dilaksanakan secara transparan, objektif, dan tanpa dipungut biaya.
Semoga seluruh persiapanmu berjalan lancar dan setiap tahapan seleksi bisa dilalui dengan percaya diri. Jangan lupa, pastikan semua syarat sudah lengkap agar peluang lolos semakin besar.