Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Rekomendasi Buku Fiksi Ringan yang Bantu Kamu melalui Duka, Wajib Baca!

3 min read
Rekomendasi Buku Fiksi Ringan yang Bantu Kamu melalui Duka, Wajib Baca!
Rekomnedasi buku. (gramedia.com)
  • Membaca buku fiksi ringan dapat memberi ruang untuk beristirahat dan memproses perasaan saat menghadapi duka.

  • Tiga bacaan menghadirkan kisah tentang luka hati, petualangan anak-anak, serta perjuangan menghadapi kehilangan dan perundungan.

  • Karakter dan alur cerita dalam buku-buku tersebut menawarkan distraksi melalui kisah cinta, fantasi, dan keajaiban.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Duka menjadi bagian yang sulit untuk dilalui oleh manusia. Masa kehilangan itu tentu bisa mendatangkan kesedihan yang mendalam. Saat hati sedang sedih, melakukan hal-hal sederhana seperti membaca buku bisa menjadi salah satu cara untuk memberikan ruang bagi diri sendiri untuk beristirahat dan memproses perasaan.

Melalui bacaan fiksi ringan yang hadir dengan alur cerita yang mudah dipahami serta karakter yang menyenangkan, buku fiksi berikut bisa menjadi pilihan untuk menemani duka. Yuk, simak rekomendasi buku fiksi ringan yang bisa menemani kamu melalui masa duka!

  1. 1. Toko Obat Cinta Keluarga Botero oleh Lee Sun-Young

    1ukyt6ka2y.jpeg
    Lee Sun-Young Toko Obat Cinta Keluarga Botero. (gramedia.com)

    Buku fiksi dengan judul Toko Obat Cinta Keluarga Botero ini, mengisahkan tentang sebuah toko obat yang dapat membantu pengunjungnya untuk mengobati luka hati, kasih sayang, dan menumbuhkan keberanian untuk mencintai kembali. Kisah Hyosun, Hana, dan mereka yang mengunjungi Toko Obat Cinta akan membawa pembaca mengingat kembali bahwa cinta itu aneh dan rumit. Namun dengan ramuan obat cinta, orang-orang memiliki keberanian untuk melanjutkan hidupnya ke depan, bahkan memutuskan untuk jatuh cinta.

    Novel ini memperlihatkan bagaimana sebuah toko obat biasa dapat menemani orang-orang untuk mengubah hidupnya perlahan. Pembaca juga akan memahami bahwa cinta bisa dikatakan bertahan melalui usaha sehari-hari yang menanamkan cinta dalam diri. Kisah cinta yang universal cocok untuk kamu yang tengah menghadapi insecurity dalam hubungan, terlebih terkait cinta.

  2. 2. Kita Pergi Hari Ini oleh Ziggy Zezsyazeoviennazabrizkie

    72-rr1giiv.jpeg
    Kita Pergi Hari Ini. (gramedia.com)

    Kita Pergi Hari Ini menjadi karya fantasi karangan Ziggy Z yang menyuguhkan cerita dengan tokoh anak-anak. Anak-anak dititipkan kepada seekor kucing bernama Nona Gigi, seekor kucing yang luar biasa. Nona Gigi disebut sebagai Cara Lain untuk menjaga Mi dan Ma dan Mo ketika Bapak dan Ibu Mo keluar rumah mencari uang. Sebab, di Kota Suara, semua orang telah diambil oleh para perampok.

    Buku ini mengisahkan petualangan lima anak kecil bernama Mi, Ma, dan Mo bersama tetangga mereka di Kota Suara, yakni Fifi dan Fufu. Nona Gigi, kucing yang bertingkah tak biasa itu, mengunjungi tempat-tempat yang indah, menyaksikan kemegahan kota.

  3. 3. The Ocean Would Paint Me Blue oleh Zoulfa Katouh

    lzee1xwtl4.jpeg
    The Ocean Would Paint Me Blue. (gramedia.com)

    Jihad Dabbagh tak bisa lagi melihat warna sejak ibunya meninggal. Dunia yang dulu penuh warna, berubah abu-abu untuknya. Jihad kemudian dikirim ke Braxton Academy dengan harapan bisa memulai hidup baru. Namun tak disangka, Jihad justru menghadapi kenyataan yang semakin pahit. Orang-orang merundungnya saat tak ada seorang pun di sisinya.

    Namun, banyak keajaiban terjadi dalam petualangannya di momen itu. Mural yang digambar pada buku sketsa ibunya, secara ajaib muncul di dinding New York. Hal inilah yang kemudian dimanfaatkan Jihad untuk menyuarakan keresahannya. Akankah Jihad berhasil mengembalikan kembali warna pada hidupnya?

    Bacaan ringan di atas bisa menjadi opsi untuk melalui kesedihan dengan memanfaatkan sedikit distraksi. Coba nikmati beberapa karya di atas, ya!

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More