Pernahkah kamu merasa begitu lelah secara fisik dan batin saat merawat orang tua yang sakit, hingga terbesit rasa ingin menyerah namun langsung disusul oleh rasa bersalah yang menggunung? Tenang, kamu tidak sendirian dan perasaan itu sangatlah wajar. Mengorbankan seluruh waktu demi kenyamanan orang tua memang mulia, tetapi kelelahan ekstrem yang dikenal sebagai caregiver burnout ini diam-diam bisa menghancurkan mentalmu.
Mengutip panduan dari Mayo Clinic, seorang perawat keluarga justru sangat rentan terperosok ke dalam depresi berat jika tidak memiliki batasan istirahat yang jelas. Ingat, mengabaikan diri sendiri demi merawat orang lain adalah sebuah kesalahan fatal. Lantas, bagaimana caranya menyeimbangkan bakti pada keluarga tanpa harus mengorbankan kewarasanmu? Yuk, terapkan lima cara ampuh mencegah caregiver burnout berikut ini!
