Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

6 Tips Menghilangkan Bayangan Mantan di Rumah setelah Cerai

6 Tips Menghilangkan Bayangan Mantan di Rumah setelah Cerai
ilustrasi bayang-bayang mantan (pexels.com/Quang Lự Đỗ)
Intinya Sih
  • Artikel membahas tantangan emosional pascacerai dan bagaimana bayangan mantan di rumah bisa menghambat proses pemulihan diri.
  • Dijelaskan enam langkah praktis seperti renovasi kamar, mengganti cat, hingga menyingkirkan barang mantan untuk menciptakan suasana baru.
  • Penulis menekankan pentingnya dukungan sosial dan aktivitas luar rumah agar hati lebih tenang serta perlahan menemukan kenyamanan kembali.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Perceraian membawa dampak yang berbeda dari sekadar putus saat masih pacaran. Hubungan suami istri tentu jauh lebih dekat. Kalian juga bertahun-tahun tinggal bersama. Bahkan boleh jadi rumah yang ditempati merupakan hasil kerja keras berdua.

Maka setelah kalian resmi berpisah, tidak mudah untukmu menghindari bayang-bayang mantan. Seakan-akan dia masih di rumah. Sayangnya, pernikahan yang tidak bahagia dan kandas di tengah jalan pasti menyisakan luka.

Artinya, selama bayangannya masih menghantuimu di rumah, hati pun tak kunjung pulih. Kamu akan merasa lebih tertekan serta kesulitan menatap masa depan. Padahal, ada banyak hal yang masih harus diperjuangkan. Seperti terkait hidupmu sendiri dan anak yang ada padamu. Apa yang bisa kamu lakukan untuk menghilangkan bayangan mantan di rumah setelah cerai?

1. Renovasi total kamar tidur

kamar
ilustrasi kamar (pexels.com/dada _design)

Sebenarnya ada pilihan untukmu menjual rumah tersebut dan membeli rumah lain. Namun, biasanya ini sangat berat dilakukan seandainya rumah itu 100 persen dibeli olehmu sebelum menikah. Pun harga jualnya kembali, walau naik belum bisa mengimbangi harga rumah yang baru.

Atau, lokasinya bagus. Maka dari itu, cara yang lebih simpel ialah merombak kamar tidur secara menyeluruh. Kalian punya jutaan kenangan dalam kamar tersebut.

Baik ketika kalian berstatus sebagai pengantin baru dan sedang mesra-mesranya, hubungan mulai hambar, sampai jam tidur berubah menjadi waktunya cekcok. Perubahan total, seperti kamar tidur menjadi perpustakaan atau kamar tamu, dapat dilakukan. Intinya, makin beda makin baik buat menghilangkan semua kenangan itu.

2. Menghilangkan barang-barang yang identik dengannya

mengepak buku
ilustrasi mengepak buku (pexels.com/www.kaboompics.com)

Ketika mantan pergi meninggalkan rumah, barangkali hanya sebagian barang yang dibawanya. Masih ada mug dan piring yang setiap hari khusus dipakai olehnya. Ada handuk yang tidak lagi baru. Ada pula selang yang sering digunakannya buat mencuci mobil.

Seluruh benda yang tak bisa tidak seakan-akan lekat dengannya mending dimusnahkan. Terpenting, kamu sebelumnya telah mempersilakannya untuk membawa barang-barangnya. Bila sampai batas waktu yang disepakati dia gak mengambilnya, singkirkan saja.

3. Cat ulang rumah dengan warna berbeda

mengecat rumah
ilustrasi mengecat rumah (pexels.com/Ivan S)

Mengganti warna cat akan memberikan perubahan kesan yang drastis. Misalnya, tadinya warna cat rumah selalu putih yang terkesan bersih, tapi kaku. Atau, warna krem yang tenang.

Seiring dengan kehidupan pribadimu yang berganti status, ubah juga warna seluruh dinding dan pagar. Contohnya, warna putih menjadi hijau lembut. Sementara pagar hitam menjadi hijau tua. Apalagi bila cat rumah awalnya merupakan pilihan mantan. Warna cat wajib diganti biar lebih mewakili seleramu.

4. Musnahkan foto dan videonya atau cukup menjadi koleksi anak

foto pernikahan
ilustrasi foto pernikahan (pexels.com/Natalia Olivera)

Sebagai mantan pasangan suami istri, pasti banyak sekali foto dan video yang ada dirinya. Baik ia berpose sendirian atau bersamamu. Sementara itu, tidak ada hubungan pernikahan yang baik-baik saja bisa berakhir dengan perceraian.

Maka lumrah apabila perasaanmu juga negatif setiap melihatnya kembali. Lebih baik semuanya dilenyapkan dengan cara dibakar atau dihapus dari gadget dan media sosialmu. Kecuali, ada anak yang perlu menyimpannya sebagai dokumentasi karena bagaimanapun juga mereka ialah orangtua dan anak.

5. Ajak satu atau beberapa orang tinggal bersamamu untuk sementara waktu

bersama saudara
ilustrasi bersama saudara (pexels.com/Büşranur Aydın)

Khususnya untukmu yang tinggal sendirian karena bercerai sebelum ada anak. Bisa-bisa dirimu merasa sangat tersiksa setiap hari di rumah sendiri. Kamu butuh teman yang dapat mengalihkan perhatianmu dari perceraian itu dan segala tentang mantan.

Dirimu dapat mengajak saudara untuk tinggal bersama sementara waktu. Juga sahabat atau menerima anak kos meski cuma 1 atau 2 orang sesuai jumlah kamar yang ada. Dapat pula dirimu yang sebelumnya apa-apa dikerjakan sendiri beralih mempekerjakan PRT yang menginap.

6. Lebih banyak beraktivitas di luar rumah

bekerja di kafe
ilustrasi bekerja di kafe (pexels.com/Antoni Shkraba Studio)

Beberapa bulan pertama sejak keputusan cerai diketuk palu, suasana rumah bisa benar-benar terasa tidak menyenangkan bagimu. Bukan karena ada gangguan yang nyata seperti tetangga nyinyir soal perceraianmu. Namun, semata-mata efek dari kuatnya bayang-bayang mantan di setiap penjuru rumah.

Jangan memaksakan diri terlalu keras untuk merasa nyaman berada di dalamnya. Gak apa-apa, dirimu lebih banyak beraktivitas di luar rumah hingga perasaan membaik dengan sendirinya. Bagaimanapun juga, rumah menjadi saksi bisu dari begitu buruknya hubungan kalian sampai keputusan cerai diambil.

Kamu baru bisa pulang ketika telah waktunya tidur malam. Terpenting tetap menjaga diri saat di luar. Bukan justru dirimu mencari pelampiasan yang berakibat buruk pada diri sendiri seperti mabuk-mabukan dan masuk ke lingkaran negatif.

Menghilangkan bayangan mantan di rumah setelah cerai adalah hal penting bagimu. Hal ini dikarenakan kamu perlu mendapatkan kembali kenyamanan di rumah setelah berpisah dari pasangan. Akan tetapi, ini memang butuh waktu. Gak bisa cepat-cepat. Segera bikin rencana apa saja yang perlu dilakukan terkait penataan ulang rumah supaya secara psikis kamu lebih fresh.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Debby Utomo
EditorDebby Utomo
Follow Us

Latest in Life

See More