Pernah gak sih kamu tiba-tiba mengingat satu keputusan lama saat sedang mencuci piring atau menunggu lampu merah, lalu suasana hati langsung berubah? Pikiran itu muncul begitu saja, seolah mengajakmu mengulang adegan yang sudah selesai berkali-kali. Di momen seperti itu, pentingnya memaafkan diri sendiri sering terasa lebih sulit daripada memaafkan orang lain.
Perasaan menyesal memang manusiawi, apalagi kalau kamu merasa bisa mengambil keputusan yang lebih baik waktu itu. Namun, hidup gak benar-benar berjalan dengan tombol ulang. Berikut ini beberapa alasan kenapa self compassion bisa membantumu berdamai dengan masa lalu sekaligus melangkah lebih ringan ke depan.
