Toketemu Ohwovoriole, seorang storyteller topik kesehatan mental dan perempuan, dilansir Verywell Mind, menyarankan, "Sebaiknya tetapkan batasan yang jelas saat dia menunjukan perilaku "attention seeker". Ini akan membantunya sadar bahwa perilakunya itu kurang baik".
5 Cara Jitu Menghadapi Seorang Attention Seeker, Abaikan Saja?

Menginginkan perhatian dan pujian dari orang lain merupakan hal yang wajar dan pernah dialami sebagian besar orang, terlebih jika perhatian tersebut datang dari orang-orang yang disayangi. Namun, jika keinginan tersebut terjadi terus-menerus hingga mengganggu orang lain, tentunya itu udah gak sehat dan terkesan toxic. Kondisi tersebut dikenal juga dengan sebutan attention seeker.
Memiliki teman atau kerabat seorang attention seeker yang ingin selalu jadi pusat perhatian tiap orang rasanya akan cukup mengganggu dan membuatmu gak nyaman. Untuk menghadapinya, kamu bisa ikuti beberapa tips sederhana di bawah ini.
1. Tetapkan batasan

Langkah pertama dan paling utama adalah menetapkan batasan yang jelas. Karena ketika kamu terus merespons dan memanjakan seseorang yang terus-menerus mencari perhatian, hal tersebut hanya akan menambah kebutuhannya akan perhatian. Sehingga, bukannya berhenti dia malah akan mencari perhatian lebih banyak lagi dan lagi.
Ada beberapa tips yang bisa diikuti untuk menetapkan batasan dengan seorang attention seeker. Salah satunya dengan meminalisir kontak dan menetapkan batasan waktu saat melakukan percakapan dengannya.
Misalnya, saat dia menelpon, kamu bisa bilang bahwa hanya punya waktu beberapa menit saja. Atau jika sedang bersama, kamu bisa mengatakan sesuatu atau mengalihkan percakapan dengan mengajaknya makan siang, bilang masih ada pekerjaan, dan sebagainya.
2. Komunikasikan langsung dengannya

Cara selanjutnya adalah dengan mengomunikasikannya secara langsung dengan seorang attention seeker. Ohwovoriole menyebut, terkadang seseorang yang senang mencari perhatian gak sadar bahwa dia bersikap seperti itu, sehingga ia mungkin butuh masukan darimu.
Namun, penting untuk menyampaikan hal tersebut dengan cara yang baik dan lembut. Pertama, pastikan dulu bahwa kondisi dia sedang baik dan dalam mood yang bagus untuk melakukan percakapan serius. Setelah itu, coba bicarakan masalah ini dengan pelan-pelan tanpa menyakiti atau menghakiminya.
3. Abaikan jika dia mengganggumu

Gak bisa dipungkiri bahwa perilaku attention seeker kerap mengganggu. Pada beberapa kondisi, gangguan tersebut bahkan bisa memancing amarah dan rasa kesal seseorang. Dilansir wikiHow yang ditulis bersama oleh Mental Health America, disebutkan, bahwa mengabaikan perilaku si "attention seeker" adalah cara terbaik untuk menunjukkan padanya bahwa perilakunya itu gak akan menarik perhatianmu.
Alih-alih berontak dan meminta dia untuk berhenti melakukan hal tersebut, akan lebih baik jika kamu menganggap seolah-olah dia gak melakukannya. Dengan begitu, dia akan merasa diabaikan dan menghentikan perilaku mengganggunya itu.
4. Tetap tenang dan jangan tunjukan reaksi apa pun

Jika kamu merasa gak enak untuk berpura-pura gak melihatnya, kamu bisa bersikap dengan gak menunjukkan emosi apa pun. Hal ini sebagaimana berdasarkan rekomendasi dari Mental Health America, untuk menghadapi seorang attention seeker cobalah buat gak menunjukkan emosi seperti kesal, marah, frustasi, atau antusias.
Sebaiknya tetaplah bersikap tenang dan jangan berpura-pura tertarik. Berikan reaksi seadanya dengan hanya mengganggukan kepala dan gak mengajukan pertanyaan apa pun saat dia tengah mencari-cari perhatian.
5. Cobalah bersikap empati

Meskipun terasa menjengkelkan, tapi ada beberapa kondisi khusus yang melatarbelakangi seseorang senang mencari perhatian. Perilaku seorang attention seeker bisa saja disebabkan karena trauma, pengabaian, dan situasi stress lainnya.
Ohwovoriole memaparkan, "Seorang attention seeker sering kali bertindak karena alasan yang lebih dalam daripada sekadar membutuhkan perhatian. Mereka mungkin memiliki gangguan kesehatan mental atau memiliki masalah harga diri atau citra".
Komunikasi khusus mungkin bisa dilakukan untuk mengatasi masalah ini. Cobalah luangkan waktu untuk kalian bisa bicara dari hati ke hati mengenai perilaku dia. Namun, jangan pernah memaksa dan tetap hargai keputusannya.
Itu dia beberapa tips yang bisa dilakukan untuk menghadapi seorang attention seeker. Semoga bermanfaat!








.jpg)










