Menjaga tone of voice sering kali terdengar sederhana, tetapi praktiknya tidak selalu mudah. Saat mengelola akun brand setiap hari, admin medsos dihadapkan pada berbagai karakter audiens dengan ekspektasi yang berbeda. Di tengah banyaknya interaksi, konsistensi bahasa sering menjadi hal yang tanpa sadar mulai bergeser.
Ada brand yang awalnya terasa hangat, tetapi lama-kelamaan terdengar terlalu kaku atau bahkan defensif saat merespons komentar. Padahal, cara berbicara sebuah brand bisa memengaruhi kenyamanan audiens dalam jangka panjang. Yuk simak lima rahasia menjaga tone of voice brand tetap ramah dan sopan agar social media branding terasa lebih konsisten.
