Kesibukan sering mendapat tempat istimewa dalam kehidupan modern karena identik dengan produktivitas, ambisi, dan kemajuan. Jadwal yang selalu penuh bahkan dapat terasa membanggakan karena memberi kesan bahwa setiap waktu digunakan untuk sesuatu yang berarti. Namun, di balik rutinitas tersebut, kesibukan terkadang menjadi cara paling mudah untuk menghindari pikiran atau perasaan yang sebenarnya perlu dihadapi.
Terus bekerja, mencari aktivitas baru, atau memenuhi kalender dengan berbagai agenda memang dapat membuat pikiran gak punya banyak kesempatan untuk berdiam. Masalahnya, kebiasaan tersebut bisa berubah menjadi pelarian ketika seseorang mulai takut menghadapi dirinya sendiri setiap kali keadaan menjadi tenang. Supaya kesibukan tetap menjadi bagian dari kehidupan yang sehat dan bukan sekadar tempat bersembunyi, yuk kenali beberapa tandanya.
