Setiap guru tentu ingin melihat siswanya tumbuh menjadi pribadi yang mampu berpikir mandiri. Namun, kemampuan tersebut gak muncul begitu saja. Kebiasaan berpikir mandiri dibentuk melalui pengalaman belajar yang memberi ruang bagi siswa untuk bertanya, mencoba, mengambil keputusan, dan menemukan solusi atas masalah yang dihadapi. Jika seluruh jawaban selalu datang dari guru, siswa akan terbiasa menunggu arahan daripada mengembangkan inisiatifnya sendiri.
Kabar baiknya, membangun kemandirian berpikir gak selalu membutuhkan strategi pembelajaran yang rumit. Justru, kebiasaan-kebiasaan kecil yang dilakukan guru setiap hari memiliki pengaruh besar terhadap cara siswa belajar. Saat guru konsisten menciptakan ruang bagi siswa untuk berpikir, mereka akan semakin percaya diri dalam menyampaikan ide dan memecahkan masalah. Berikut enam kebiasaan guru yang dapat membantu siswa menjadi pembelajar yang lebih mandiri.
