"Banyak orang menjadikan aktivitas menanam tanaman sebagai rutinitas favorit. Selain menyenangkan, kegiatan ini juga mampu menciptakan suasana rumah yang lebih asri dan nyaman," tulis Shravani G Kumbhar, penulis yang berfokus pada plant parenting di O Heraldo.
Alasan Plant Parenting Maih Menjadi Tren yang Digemari Gen Z

- Plant parenting menjadi gaya hidup Gen Z untuk menghadirkan kenyamanan visual dan emosional, sekaligus membantu mereka rileks di tengah tekanan pekerjaan, akademik, dan minimnya ruang hijau.
- Merawat tanaman mengajarkan kesabaran, kepedulian, dan tanggung jawab; proses melihat tunas atau bunga tumbuh juga memberi rasa puas, bahagia, serta mengurangi waktu menatap layar.
- Tren ini mendorong kreativitas dan gaya hidup berkelanjutan melalui pemanfaatan wadah bekas serta kompos, sambil mendukung kesehatan mental dan budidaya bahan pangan rumahan.
Di tengah kehidupan yang serba cepat, generasi Z mulai menemukan cara sederhana untuk menjaga keseimbangan hidup. Salah satunya melalui plant parenting. Aktivitas ini bukan sekadar membeli tanaman, lalu menyiramnya setiap pagi atau sore, melainkan membangun hubungan dan komitmen untuk merawat makhluk hidup agar dapat tumbuh dengan baik. Layaknya orangtua yang merawat anak, plant parenting mengajarkan kepedulian, perhatian, dan konsistensi dalam memenuhi kebutuhan tanaman.
Di kalangan Gen Z, plant parenting bukan lagi sekadar tren yang terlihat estetik di media sosial, tetapi telah menjadi bagian dari gaya hidup. Di era digital yang dipenuhi tekanan pekerjaan, tuntutan akademik, hingga minimnya ruang hijau, merawat tanaman menjadi cara untuk menghadirkan ketenangan sekaligus energi positif. Tidak heran jika tren ini masih terus digemari. Berikut beberapa alasan mengapa plant parenting tetap menjadi hobi favorit Gen Z.
1. Menciptakan rasa nyaman

Memelihara tanaman kini telah menjadi bagian dari gaya hidup yang mampu menciptakan rasa nyaman, baik secara visual maupun emosional. Kehadiran tanaman dapat membuat sudut rumah, jendela, balkon, atau ruang kerja terasa lebih asri, hidup, dan menenangkan. Tidak hanya mempercantik ruangan, tanaman juga mampu menghadirkan suasana yang lebih hangat sehingga seseorang merasa lebih betah berada di rumah.
Selain itu, merawat tanaman dapat membantu tubuh dan pikiran menjadi lebih rileks. Saat menyiram, memangkas daun yang mengering, atau memperhatikan pertumbuhan tanaman, perhatian akan lebih terfokus pada aktivitas tersebut. Kebiasaan sederhana ini dapat mengalihkan pikiran dari berbagai tekanan sehari-hari sehingga memberikan rasa tenang setelah menjalani aktivitas yang padat.
2. Membawa kebahagiaan

Memelihara tanaman merupakan salah satu bentuk terapi alami. Tanaman tidak hanya hadir sebagai dekorasi yang mempercantik ruangan, tetapi juga mengajarkan nilai kesabaran, kepedulian, dan tanggung jawab. Ketika seseorang berkomitmen untuk merawat tanaman, ia akan berusaha memenuhi setiap kebutuhan tanaman, mulai dari menyiram, memberikan pupuk, hingga memastikan tanaman mendapatkan cahaya matahari yang cukup.
Selain itu, plant parenting juga dapat membantu mengurangi stres, menenangkan pikiran yang dipenuhi berbagai keresahan, sekaligus menjadi cara sederhana untuk mengurangi waktu menatap layar. Melihat tanaman tumbuh sehat, mengeluarkan tunas baru, atau berbunga sering kali memberikan rasa puas dan bahagia. Pengalaman kecil tersebut membuat banyak orang merasa lebih terhubung dengan alam sekaligus meningkatkan suasana hati.
3. Mendorong keberlanjutan dan kreativitas

Bagi banyak anak muda, memelihara tanaman di rumah bukan hanya tentang bagaimana cara merawatnya agar tetap hidup, tetapi juga menjadi langkah kecil menuju gaya hidup yang lebih berkelanjutan. Plant parenting mendorong seseorang untuk lebih bijak memanfaatkan sumber daya yang ada, misalnya menggunakan kembali botol bekas, kaleng, atau wadah yang sudah tidak terpakai sebagai pot tanaman.
Tidak hanya itu, dedaunan yang gugur atau ranting kering pun sering dimanfaatkan kembali sebagai dekorasi atau bagian dari kompos. Saat merawat tanaman, seseorang juga akan mencari cara terbaik agar tanaman dapat tumbuh dengan optimal, mulai dari menata pencahayaan hingga memilih media tanam yang tepat. Kebiasaan ini secara tidak langsung melatih kreativitas sekaligus menumbuhkan kepedulian terhadap lingkungan.
"Generasi Milenial dan Generasi Z memiliki tingkat kesadaran yang lebih tinggi terhadap isu lingkungan. Hal ini membuat mereka tertarik untuk berkebun agar membantu mengurangi jejak karbon, mendukung keanekaragaman hayati, dan berkontribusi menciptakan lingkungan yang lebih hijau," demikian ditulis dalam artikel Glee Birmingham berjudul Gardening Among Younger Generations: How Retailers Can Adapt.
4. Mendukung kesehatan dan kesejahteraan

Generasi muda kini semakin sadar akan pentingnya menjaga kesehatan dan kesejahteraan, baik secara fisik maupun mental. Salah satu cara sederhana yang dapat dilakukan adalah memelihara tanaman. Tidak sedikit orang yang mulai menanam sayuran, buah-buahan, maupun rempah-rempah di rumah agar dapat mengontrol kualitas bahan makanan yang mereka konsumsi sekaligus mengurangi penggunaan pestisida.
Di sisi lain, aktivitas berkebun juga memberikan manfaat bagi kesehatan mental. Berinteraksi dengan tanaman, menghabiskan waktu di ruang terbuka, serta melihat hasil dari proses yang dilakukan dapat memberikan perasaan lebih tenang dan puas. Keterkaitan antara plant parenting dengan kesehatan inilah, yang menjadi salah satu alasan mengapa banyak Gen Z memilih menjadikan kegiatan ini sebagai bagian dari gaya hidup mereka.
Plant parenting masih menjadi tren yang digemari Gen Z bukan hanya karena tampilannya yang estetik, tetapi juga karena manfaat yang ditawarkan. Mulai dari menciptakan rasa nyaman, menghadirkan kebahagiaan, mendorong kreativitas, hingga mendukung kesehatan dan kesejahteraan, semuanya menjadikan aktivitas ini lebih dari sekadar hobi. Di tengah kehidupan yang serba cepat dan penuh kesibukan, merawat tanaman menjadi cara sederhana untuk memperlambat langkah sejenak, menikmati proses, dan membangun hubungan yang lebih dekat dengan alam.






















