Jika kamu punya mimpi dan sedang berusaha menggapainya, inspirasi dari orang lain sangat dibutuhkan. Dirimu pun aktif mencarinya. Tentu inspirasi yang diburu ialah cerita-cerita seputar kesuksesan yang diraih dengan cukup mudah.
5 Bahaya Terhasut Cerita Kesuksesan yang Sangat Mudah Tercapai

- Artikel menyoroti bahaya mempercayai kisah sukses instan yang bisa membuat seseorang mudah kecewa saat menghadapi kenyataan bahwa proses menuju keberhasilan tidak selalu mulus.
- Kepercayaan pada kesuksesan cepat dapat menurunkan semangat, membuat orang meremehkan usaha kecil, bahkan berhenti berjuang ketika hasil tak sesuai ekspektasi.
- Kisah sukses yang tampak mudah juga bisa menjerumuskan seseorang menjadi sinis terhadap perjuangan orang lain atau bahkan tertipu investasi bodong karena tergiur hasil besar dalam waktu singkat.
Kisah-kisah seperti itu seakan-akan membuaimu ke impian yang paling tinggi. Juga kasih suntikan semangat dalam dosis besar. Pikirmu setelah mendengarkan cerita-cerita tersebut, bila orang lain bisa maka dirimu pun pasti mampu melakukannya.
Walaupun rasanya kisah-kisah inspiratif tersebut memotivasi, kamu kudu berhati-hati. Tidak ada yang gampang di dunia ini. Apalagi perjalanan untuk naik kelas. Ada bahaya terhasut cerita kesuksesan yang sangat mudah tercapai yang sepatutnya kamu ketahui. Jika sudah mengetahui, ada baiknya mulai sekarang lebih berhati-hati dalam mengonsumsi kisah orang lain.
1. Mudah kecewa oleh kegagalan

Makin banyak cerita sukses dengan mudah yang didengarkan olehmu, makin kamu gak siap seandainya realitas berkata lain. Ternyata, jalanmu tidak semulus itu. Bukannya kamu ikut berhasil seperti orang-orang yang kisahnya dikonsumsi olehmu justru mengalami kegagalan.
Baik kegagalannya kecil atau besar, dampaknya ke mentalmu bisa tak main-main. Rasa kecewamu lebih hebat dibandingkan dengan seandainya sejak awal dirimu tidak terlampau memercayai cerita seperti itu. Kamu tetap mendengarkan, tapi yakin perjalanan yang sesungguhnya gak semudah itu.
Bila sikap mentalmu seperti di atas, kamu telah mempersiapkan diri untuk kenyataan yang tak segampang omongan orang. Sementara dengan dirimu menelan bulat-bulat kisah sukses semudah membalik telapak tangan, kamu yakin 100 persen akan berhasil. Tak ada kemungkinan selain itu. Kegagalan yang menimpamu menjadi begitu sukar diterima.
2. Kesal usaha kecil, hasilnya juga kecil

Padahal bila hal tersebut dipikir dengan akal jernih, tidak ada yang aneh. Usaha kecil dan hasil kecil adalah hubungan sebab akibat yang sangat masuk akal. Justru penyimpangan terjadi kalau dengan usaha tak seberapa, hasilnya luar biasa.
Itu kejutan yang menyenangkan, tapi sangat jarang terjadi. Dirimu juga lebih pantas kecewa berat apabila upayamu maksimal, tetapi hasilnya jauh lebih rendah. Rasa lelah menjadi terasa tidak terbayar impas.
Sementara dalam kasus usaha kecil, hasil yang juga kecil sebetulnya normal sekali. Namun, lantaran dirimu sudah dicekoki cerita sukses yang terdengar sangat mudah, kamu menjadi gak bahagia dan sulit mensyukurinya. Bukannya hal itu mendorongmu untuk meningkatkan upaya, malah dirimu merasa sia-sia serta malas melakukan apa pun.
3. Balik arah, tak percaya bakal bisa sukses

Kegagalan atau proses panjang yang belum menunjukkan tanda-tanda hasil positif dijadikan dasar untukmu menyimpulkan. Sepertinya dirimu gak akan bisa berhasil apa pun yang diupayakan. Pasalnya, dalam kisah-kisah kesuksesan instan, orang lain memetik buah kerja kerasnya dalam waktu singkat.
Misalnya, hanya beberapa bulan. Sementara dirimu telah bekerja keras lebih dari setahun, belum ada tanda bakal berhasil. Kamu lantas seperti kuncup bunga yang layu sebelum sempat mekar.
Bisa-bisa dirimu memilih untuk berhenti berproses. Padahal, walaupun jalanmu lebih panjang daripada kisah orang-orang, boleh jadi waktu terbaik untuk sukses sudah di depan mata. Seandainya dirimu mau lebih bersabar, malah akan memperoleh hasil yang sepadan.
4. Tidak ikut mencoba, tapi mengejek orang yang gak cepat sukses

Contoh, kamu suka sekali melihat konten-konten yang menceritakan mudahnya menjadi content creator. Tinggal upload konten apa pun nanti pasti viral dan bisa mendulang banyak uang. Akan tetapi, kawanmu yang baru mulai bikin konten terseok-seok.
Videonya sepi penonton. Boro-boro dia mendapatkan penghasilan dari situ. Jumlah akun yang kasih tanda suka atau komentar saja gak seberapa. Bukannya kamu memberikan semangat, justru mengejeknya. Dirimu telanjur percaya bahwa sukses di dunia konten sangat mudah.
Siapa pun dapat melakukannya. Kalau sampai temanmu gak bisa sesukses kreator konten lainnya, berarti dia yang payah dan kurang belajar. Padahal, viralnya sebuah konten tak semata-mata soal kualitas yang dapat dikontrol oleh pembuatnya. Faktor keberuntungan juga besar.
5. Jadi korban penipuan

Misalnya, kamu termakan cerita sukses orang-orang yang berinvestasi di sebuah instrumen. Mereka bilang memulai investasinya dari nilai yang sangat kecil. Lalu per bulan mereka memperoleh hasil berlipat-lipat dari modal awal investasi.
Investasi ditambah, hasilnya pun meningkat. Hingga hasil investasi melampaui gaji bulanan, bisa buat jalan-jalan ke luar negeri, bahkan mendorong mereka berani melepas pekerjaan tetap. Dirimu amat tertarik dengan semua cerita tersebut.
Namun, setelah kamu dengan mantap menginvestasikan uang yang gak sedikit, ternyata itu investasi bodong. Bukan hasil gede yang didapat justru dirimu kena tipu. Uang yang diinvestasikan lenyap dibawa kabur oleh orang yang tak bertanggung jawab.
Sukses dalam waktu singkat bukannya tidak ada. Beberapa orang mungkin mengalaminya. Oleh sebab itu, akan bahaya terhasut cerita kesuksesan yang sangat mudah tercapai karena hal tersebut lebih seperti untung-untungan. Umumnya, kesuksesan membutuhkan proses yang panjang dan gak gampang. Kamu harus memahaminya agar bisa bersabar dengan prosesmu sendiri.


















