Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

7 Barang yang Sering Terlupakan Panitia Lomba 17 Agustus, Cek Lagi!

7 Barang yang Sering Terlupakan Panitia Lomba 17 Agustus, Cek Lagi!
ilustrasi panitia menyiapkan berbagai perlengkapan sebelum kegiatan (pexels.com/cottonbro studio)
  • Panitia lomba 17 Agustus perlu menyiapkan perlengkapan kecil seperti lakban, cable ties, kabel roll, terminal listrik, serta timer cadangan agar teknis acara tidak tersendat.
  • Alat tulis, power bank, dan kabel charger penting untuk pencatatan, komunikasi, dokumentasi, serta pengaturan lomba, terutama saat banyak kegiatan berlangsung bersamaan.
  • Kotak P3K, air minum, dan kantong sampah perlu tersedia di titik mudah dijangkau untuk menangani kebutuhan peserta, menjaga kebersihan, dan mendukung kelancaran acara.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Menjadi panitia lomba 17 Agustus bukan cuma soal menentukan jenis permainan dan menyiapkan hadiah. Ada banyak barang kecil yang justru baru terasa penting ketika acara sudah dimulai.

Lakban habis saat dekorasi lepas, kabel kurang panjang, HP panitia kehabisan baterai, sampai gak ada pulpen saat harus mencatat peserta. Masalah seperti ini terdengar sepele, tetapi bisa membuat jalannya acara tersendat. Supaya gak sibuk mencari barang saat lomba sudah berlangsung, beberapa perlengkapan berikut sebaiknya masuk checklist panitia sejak awal.

  1. 1. Lakban dan cable ties

    Ilustrasi gulungan lakban yang dapat digunakan untuk kebutuhan perlengkapan acara.
    ilustrasi lakban untuk kebutuhan perlengkapan acara (pexels.com/RDNE Stock project)

    Lakban termasuk salah satu barang yang sering dianggap gak penting sampai benar-benar dibutuhkan. Padahal, benda ini bisa dipakai untuk memperbaiki dekorasi yang lepas, merekatkan kabel, menandai garis permainan, hingga membantu memperbaiki perlengkapan secara sementara. Selain lakban, cable ties juga berguna untuk mengikat kabel, spanduk, papan nomor peserta, atau perlengkapan lain yang perlu dipasang dengan cepat.

    Sebaiknya siapkan lebih dari satu ukuran. Lakban besar bisa digunakan untuk kebutuhan lapangan, sementara lakban kecil atau selotip cocok untuk kebutuhan administrasi dan dekorasi. Barang ini murah, mudah disimpan, dan sering menjadi penyelamat ketika ada perlengkapan yang tiba-tiba bermasalah.

  2. 2. Kabel roll dan terminal listrik

    Ilustrasi terminal listrik dengan beberapa adaptor dan kabel yang terhubung.
    ilustrasi terminal listrik untuk menghubungkan beberapa perangkat elektronik (pexels.com/Саша Алалыкин)

    Pengeras suara, laptop, charger, lampu tambahan, atau perangkat elektronik lain biasanya membutuhkan sumber listrik selama acara. Masalahnya, lokasi colokan sering gak berada dekat dengan area perlombaan.

    Karena itu, kabel roll dan terminal listrik sebaiknya disiapkan sejak awal. Jangan baru mencarinya ketika sound system sudah terpasang tetapi kabelnya gak sampai ke sumber listrik.

    Dilansir Direktorat Jenderal Ketenagalistrikan Kementerian ESDM, penggunaan kabel ekstensi secara berlebihan perlu dihindari karena dapat meningkatkan risiko pada instalasi listrik. Panitia juga perlu memastikan kabel yang digunakan dalam kondisi baik dan tidak memiliki bagian terkelupas.

    Hindari menempatkan sambungan listrik di area basah atau jalur yang sering dilewati peserta. Kalau kabel harus melintasi area ramai, atur posisinya agar gak menjadi risiko tersandung. Lakban dari poin pertama juga bisa digunakan untuk membantu merapikan jalur kabel.

  3. 3. Stopwatch atau timer cadangan

    Ilustrasi stopwatch yang digunakan untuk mencatat waktu peserta lomba.
    ilustrasi stopwatch untuk mencatat waktu perlombaan (pexels.com/William Warby)

    Lomba yang menggunakan batas waktu membutuhkan pencatatan yang jelas. Mengandalkan satu HP sebagai timer memang praktis, tetapi bisa jadi masalah kalau perangkat tersebut digunakan untuk menerima telepon, dokumentasi, atau tiba-tiba kehabisan baterai. Karena itu, siapkan stopwatch, HP cadangan, atau timer tambahan.

    Hal ini juga membantu ketika beberapa lomba berlangsung berdekatan. Satu panitia bisa mengatur waktu pertandingan, sementara panitia lain menyiapkan sesi berikutnya. Catat hasil waktunya segera setelah peserta selesai. Jangan hanya mengandalkan ingatan, terutama kalau jumlah peserta cukup banyak.

  4. 4. Spidol, pulpen, dan kertas kosong

    Ilustrasi pulpen, spidol, dan kertas yang digunakan untuk mencatat kebutuhan acara.
    ilustrasi alat tulis dan kertas untuk kebutuhan administrasi acara (pexels.com/Pavel Danilyuk)

    Perlengkapan tulis sering dianggap sudah pasti tersedia. Kenyataannya, pulpen bisa hilang, spidol kehabisan tinta, atau panitia membutuhkan kertas tambahan untuk mencatat perubahan mendadak.

    Siapkan beberapa pulpen, spidol permanen, spidol papan tulis, serta kertas kosong. Barang-barang ini bisa dipakai untuk mencatat nomor peserta, hasil lomba, perubahan susunan acara, papan skor, sampai membuat pengumuman kecil.

    Lebih baik simpan semua alat tulis dalam satu kotak khusus agar gak tercecer. Tunjuk satu orang panitia yang bertanggung jawab terhadap perlengkapan administrasi supaya barang lebih mudah ditemukan ketika dibutuhkan.

  5. 5. Power bank dan kabel charger

    Ilustrasi power bank yang digunakan untuk mengisi daya smartphone.
    ilustrasi power bank untuk mengisi daya smartphone selama kegiatan (pexels.com/DEBRAJ ROY)

    HP panitia biasanya bekerja lebih berat selama acara. Ada yang digunakan untuk grup komunikasi, mencatat peserta, memutar musik, mengambil foto, merekam video, sampai menghubungi peserta yang belum datang. Karena itu, baterai bisa habis lebih cepat dari biasanya.

    Power bank sebaiknya masuk daftar perlengkapan panitia. Bawa pula beberapa jenis kabel charger yang sesuai dengan perangkat anggota panitia. Kalau acara berlangsung seharian, tentukan satu area pengisian daya agar perangkat gak ditinggalkan sembarangan. Jangan sampai komunikasi panitia terputus atau dokumentasi berhenti hanya karena baterai HP habis di tengah acara.

  6. 6. Kotak P3K dan air minum

    Ilustrasi dua kotak P3K yang disiapkan untuk kebutuhan pertolongan pertama.
    ilustrasi kotak P3K untuk kebutuhan pertolongan pertama selama kegiatan (pexels.com/Roger Brown)

    Lomba 17 Agustus sering melibatkan aktivitas fisik, mulai dari berlari, melompat, menarik tali, sampai menjaga keseimbangan. Karena itu, lecet ringan atau peserta merasa kurang nyaman bisa saja terjadi.

    Kementerian Kesehatan menjelaskan bahwa pertolongan pertama diberikan untuk membantu mencegah kondisi orang yang sakit atau terluka menjadi lebih buruk sebelum bantuan profesional tersedia. Karena itu, kotak P3K sebaiknya ditempatkan di lokasi yang mudah dijangkau panitia selama perlombaan berlangsung.

    Isi perlengkapannya sesuai kebutuhan dasar, seperti plester, kasa, antiseptik, dan perlengkapan sederhana lain. Air minum juga jangan hanya disiapkan untuk panitia. Pastikan peserta bisa mendapatkan akses minum, terutama kalau lomba berlangsung di luar ruangan.

    Tempatkan P3K dan air minum di area yang mudah diketahui panitia. Dalam kondisi mendesak, mencari-cari kotak P3K di antara tumpukan hadiah tentu bukan hal yang ideal.

  7. 7. Kantong sampah

    Ilustrasi beberapa kantong sampah yang telah dikumpulkan di area terbuka.
    ilustrasi kantong sampah untuk menjaga kebersihan setelah kegiatan (pexels.com/Julia Filirovska)

    Setelah lomba selesai, biasanya ada gelas plastik, botol minuman, bungkus makanan, potongan tali, kertas, dan berbagai sampah kecil yang tertinggal. Sayangnya, kantong sampah sering baru dicari ketika acara sudah selesai.

    Siapkan beberapa kantong besar dan letakkan di sejumlah titik yang mudah terlihat. Jika memungkinkan, pisahkan sampah berdasarkan jenisnya agar proses pembersihan lebih mudah.

    Panitia juga bisa menunjuk beberapa orang untuk melakukan pengecekan area setelah setiap rangkaian lomba selesai. Acara 17 Agustus yang meriah tentu lebih menyenangkan kalau lokasi tetap rapi sampai akhir.

    Menjadi panitia lomba 17 Agustus memang membutuhkan banyak persiapan. Namun, sering kali bukan perlengkapan besar yang membuat acara tersendat, melainkan barang kecil yang dianggap sepele. Lakban, kabel roll, stopwatch, alat tulis, power bank, P3K, dan kantong sampah mungkin gak terlihat penting saat rapat panitia. Begitu acara dimulai, semuanya bisa menjadi barang yang paling dicari.

    Karena itu, buat checklist perlengkapan beberapa hari sebelum hari H dan lakukan pengecekan ulang pada malam sebelumnya. Persiapan sederhana bisa membuat panitia lebih tenang dan acara berjalan jauh lebih lancar.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More