Dalam kehidupan sehari-hari, komitmen bisa hadir dalam berbagai bentuk. Mulai dari pekerjaan, pertemanan, keluarga, hingga pengembangan diri. Tidak semua komitmen harus dipertahankan selamanya. Ada kalanya sebuah komitmen sudah tidak lagi sejalan dengan kondisi, prioritas, atau tujuan yang ingin dicapai.
Karena itu, penting untuk belajar memilah mana yang benar-benar layak diperjuangkan dan mana yang sebaiknya dievaluasi kembali. Menentukan komitmen yang layak dipertahankan bukan berarti mudah menyerah. Berikut lima cara yang bisa dilakukan.
