Ipeng Widjojo, CEO Indonesia Design District, menyebutkan Indonesia Design District (IDD) juga menyediakan ruang publik agar orang-orang bisa bertemu dan menciptakan gagasan baru (Youtube/Official WCCE Channel - Inclusively Creative)
Punya ide menarik dan kemampuan yang mumpuni belum tentu cukup untuk membuat seseorang berkembang di industri kreatif. Para desainer, seniman, dan pelaku kreatif juga perlu sebuah ruang untuk memperkenalkan karya mereka, bertemu orang-orang baru, serta memperoleh kesempatan berkolaborasi.
Ipeng Widjojo, CEO Indonesia Design District, menyebutkan Indonesia Design District (IDD) tidak hanya berfokus pada pusat ritel, tetapi juga menyediakan ruang publik agar orang-orang bisa bertemu dan menciptakan gagasan baru. Salah satunya melalui Town Hall, ruang bersama yang memungkinkan pelaku kreatif dari berbagai skala usaha menampilkan karya mereka.
“Town Hall ini pada dasarnya adalah ruang bersama di mana setiap orang berdiri di tingkat yang sama, tanpa memandang tempat atau skala atau ukuran bisnis mereka. Jadi, di Town Hall tersebut, orang-orang dapat mengadakan pameran atau platform. Itu adalah panggung bagi mereka untuk menampilkan platform mereka,” tutur Ipeng.
Menurut Ipeng, kesempatan seperti ini dapat membantu pelaku kreatif yang masih berkembang untuk mendapatkan perhatian dan masukan. Sebab, karya yang bagus pun membutuhkan panggung agar bisa dikenal lebih luas.