Ilustrasi bahagia (pexels.com/Nataliya Vaitkevich)
Tidak semua tujuan yang kamu miliki sekarang harus tetap sama selamanya. Perubahan pekerjaan, hubungan, usia, pengalaman, kegagalan, maupun tanggung jawab keluarga dapat mengubah apa yang kamu anggap penting. Tujuan hidup yang berubah bukan berarti kamu gagal menemukan jati diri. Bisa jadi, kamu sedang berkembang.
Jadi, kamu tidak harus memiliki seluruh jawaban sebelum mengambil langkah pertama. Cukup miliki satu arah kecil yang terasa masuk akal hari ini. Setelah menjalaninya, kamu bisa mengevaluasi kembali: apakah ini masih penting, apa yang berubah, dan apa yang ingin dicoba berikutnya? Dengan cara tersebut, tujuan hidup bukan sesuatu yang harus ditemukan sekaligus, melainkan sesuatu yang perlahan dibangun melalui pilihan-pilihan yang kamu buat.
"Menemukan kegembiraan dan makna dalam aktivitas sehari-hari yang membuat kita bersemangat adalah hal yang penting. Tujuan tidak perlu terikat pada hasil yang besar atau validasi eksternal," kata Jordan.
"Tujuan kecil memungkinkan kita untuk menemukan makna dalam prosesnya. Ini tentang hadir setiap hari dan melakukan hal-hal yang membuat kita bersemangat, terlepas dari apakah hal itu mengarah pada pencapaian besar atau tidak," lanjutnya.
Pada akhirnya, menemukan tujuan hidup bukan kompetisi untuk menjadi orang yang paling cepat menemukan jawaban. Mulailah dari hal yang kamu pedulikan, aktivitas yang membuatmu merasa hidup, nilai yang ingin kamu pegang, dan kontribusi kecil yang bisa kamu berikan hari ini.