Pernah gak sih kamu merasa harus berpikir dua kali sebelum bicara di kantor karena takut dianggap “berbeda”? Bukan karena pekerjaanmu terlalu sulit, tetapi karena kamu terus membaca situasi, memilih kata, dan menyesuaikan diri agar terasa aman. Rasa lelah seperti ini sering muncul diam-diam tanpa disadari banyak orang.
Kondisi ini dikenal sebagai minority stress, yaitu tekanan emosional akibat merasa kurang diterima, menghadapi stereotip, atau harus terus menyesuaikan diri. Beban ini bisa muncul lewat komentar kecil, perlakuan berbeda, atau rasa harus menyembunyikan sebagian diri di dunia kerja. Yuk, simak beberapa cara mengatasi minority stress agar kesehatan mental tetap terjaga.
