ilustrasi orang sukses (Pexels.com/ROMAN ODINTSOV)
Merasa bangga terhadap diri sendiri bukan sesuatu yang salah. Setelah bekerja keras, kamu berhak menikmati pencapaian, merayakan keberhasilan, dan mengapresiasi perjalanan yang sudah dilalui. Masalahnya muncul ketika kebanggaan tersebut membutuhkan orang lain untuk terlihat lebih rendah. Misalnya, kamu menceritakan keberhasilan sambil menyindir orang yang menurutmu belum mencapai apa-apa. Kesuksesan yang sehat seharusnya membuatmu semakin bersyukur, bukan semakin membutuhkan pengakuan bahwa dirimu lebih hebat.
Kamu bisa membagikan kabar baik tanpa menjadikannya ajang untuk menunjukkan superioritas. Katakan bahwa kamu bangga atas apa yang berhasil dicapai, tetapi tetap akui bahwa perjalanan tersebut penuh proses, bantuan, dan kesempatan. Kalau seseorang memberikan ucapan selamat, terimalah tanpa merasa perlu membuktikan bahwa pencapaianmu lebih besar daripada pencapaiannya. Ingat bahwa merayakan diri sendiri dan merendahkan orang lain adalah dua hal yang berbeda. Kamu bisa berdiri tegak atas keberhasilanmu tanpa perlu membuat orang lain merasa kecil.
Puncak kesuksesan bukan hanya tentang seberapa tinggi posisi yang berhasil kamu capai. Ada pertanyaan lain yang gak kalah penting: setelah mendapatkan semua itu, kamu berubah menjadi siapa? Kalau semakin sukses kamu justru semakin sulit menerima kritik, semakin meremehkan orang lain, dan semakin haus pengakuan, mungkin ada bagian dari perjalanan yang perlu dievaluasi. Pencapaian memang bisa membuat hidup lebih nyaman, tetapi karakter menentukan bagaimana kamu menggunakan semua yang sudah kamu miliki. Sebab, orang mungkin mengingat prestasimu, tetapi mereka juga akan mengingat bagaimana perasaan mereka ketika berada di dekatmu.
Jadi, kalau suatu hari kamu benar-benar berada di puncak, jangan lupa melihat ke belakang sesekali. Ingat versi dirimu yang dulu masih belajar, gagal, ditolak, dan membutuhkan bantuan orang lain untuk terus berjalan. Perlakukan orang lain sebagaimana kamu ingin diperlakukan ketika belum memiliki apa-apa untuk dibanggakan. Kamu gak perlu mengecilkan keberhasilan agar terlihat rendah hati, cukup pastikan keberhasilan itu gak membuatmu merasa lebih tinggi dari manusia lain. Karena kesuksesan yang paling indah bukan ketika semua orang melihat betapa hebatnya kamu, melainkan ketika mereka tetap merasa dihargai saat berada di dekatmu.