Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh,
Selamat pagi dan salam sejahtera bagi kita semua,
Salam pendidikan dan salam bahagia.
Bapak/Ibu serta seluruh hadirin yang saya hormati,
Marilah kita panjatkan puji dan syukur ke hadirat Allah SWT, karena atas rahmat dan karunia-Nya kita dapat berkumpul dalam keadaan sehat untuk melaksanakan upacara peringatan Hari Pendidikan Nasional tahun 2026.
Shalawat serta salam semoga senantiasa tercurah kepada Nabi Muhammad SAW, teladan terbaik bagi umat manusia. Semoga kita semua mendapatkan syafaat beliau di kemudian hari.
Bapak/Ibu dan saudara-saudari yang saya banggakan,
Setiap tanggal 2 Mei, kita memperingati Hari Pendidikan Nasional yang bertepatan dengan hari lahir Ki Hajar Dewantara, tokoh besar yang telah meletakkan dasar pendidikan bagi bangsa Indonesia.
Di tahun ini, peringatan Hardiknas menjadi momen refleksi bagi kita semua. Di tengah perkembangan zaman dan derasnya arus digitalisasi, dunia pendidikan terus menghadapi tantangan yang dinamis. Namun, di balik tantangan tersebut, terdapat peluang besar untuk terus berinovasi dan berbenah.
Transformasi pendidikan yang kita jalani, termasuk melalui semangat Merdeka Belajar, perlahan membawa perubahan positif. Sistem pembelajaran menjadi lebih fleksibel, adaptif, dan berpusat pada peserta didik. Hal ini menunjukkan bahwa pendidikan kita terus bergerak menuju arah yang lebih baik.
Bapak/Ibu dan saudara-saudari yang berbahagia,
Momentum Hari Pendidikan Nasional mengingatkan kita bahwa tujuan utama bangsa ini adalah mencerdaskan kehidupan bangsa. Setiap anak Indonesia berhak memperoleh pendidikan yang layak, merdeka dalam belajar, serta mendapatkan akses yang setara.
Namun, mewujudkan hal tersebut bukanlah tugas satu pihak saja. Kita semua memiliki peran. Kita semua adalah pemimpin dalam kapasitas masing-masing.
Para generasi muda adalah harapan bangsa yang harus terus berkembang, berani berinovasi, dan memberikan kontribusi nyata. Para orang tua memiliki peran penting sebagai pendidik pertama dalam keluarga. Para guru adalah pilar utama yang membimbing dan menginspirasi. Sementara itu, para pemimpin dan pemangku kebijakan bertanggung jawab dalam menciptakan sistem pendidikan yang adil dan berkualitas.
Bapak/Ibu yang saya hormati,
Dengan semangat kebersamaan, mari kita terus memperkuat komitmen untuk memajukan pendidikan di Indonesia. Mari kita bangun lingkungan belajar yang inklusif, inovatif, dan penuh semangat kolaborasi.
Seperti yang pernah disampaikan oleh Ki Hajar Dewantara, bahwa kemerdekaan harus diiringi dengan disiplin yang kuat. Oleh karena itu, marilah kita tanamkan disiplin, tanggung jawab, dan semangat belajar dalam diri kita masing-masing.
Akhir kata, semoga peringatan Hari Pendidikan Nasional ini menjadi pengingat sekaligus pemacu semangat bagi kita semua untuk terus berkontribusi dalam memajukan pendidikan Indonesia.
Demikian yang dapat saya sampaikan. Mohon maaf apabila terdapat kekurangan.
Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh,
Salam pendidikan.