Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Toren Air Kotor Bisa Jadi Sarang Bakteri, Ini Cara Mencegahnya

Toren Air Kotor Bisa Jadi Sarang Bakteri, Ini Cara Mencegahnya
toren air (magnific.com/fabrikasimf)
Intinya Sih
  • Toren air yang kotor bisa menjadi sarang bakteri berbahaya akibat pertumbuhan lumut, sehingga kebersihan wadah air perlu dijaga secara rutin.
  • Pembersihan toren disarankan dilakukan tiap tiga bulan dengan sikat lembut, tambahan kaporit secukupnya, serta perlindungan dari sinar matahari langsung.
  • Penggunaan garam dapur dan sikat bergagang panjang membantu mencegah lumut di area sulit dijangkau, menjaga air tetap bersih dan aman digunakan.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Share Article

Toren air atau tandon air adalah komponen penting di hampir setiap rumah. Sayangnya, banyak orang mengabaikan perawatannya hingga lumut tumbuh subur di dalamnya. Air yang awalnya jernih bisa berubah kehijauan dan mengeluarkan bau tak sedap.

Padahal, lumut bisa menjadi sarang bakteri yang berbahaya bagi kesehatan keluarga. Jangan sampai kamu menyesal karena menganggap remeh masalah sepele ini. Yuk, terapkan lima tips jitu berikut agar toren air kamu bebas lumut dan kinclong maksimal!

1. Bersihkan toren air setiap tiga bulan sekali

toren air (magnific.com/fabrikasimf)
toren air (magnific.com/fabrikasimf)

Lumut membutuhkan waktu sekitar tiga bulan untuk mulai tumbuh dan berkembang biak. Penjadwalan rutin ini akan mencegah lumut mengakar kuat di dinding toren. Kebersihan toren pun akan terjaga sepanjang tahun tanpa perlu kerja ekstra.

Proses pembersihan bisa dilakukan sendiri tanpa memanggil tukang. Gunakan sikat berbulu lembut agar tidak menggores permukaan bagian dalam toren. Setelah disikat, bilas dengan air bersih hingga tidak ada sisa kotoran.

2. Tambahkan kaporit ke dalam air toren secukupnya

ilustrasi air kaporit (magnific.com/freepik)
ilustrasi air kaporit (magnific.com/freepik)

Kaporit memiliki sifat membunuh spora lumut dan bakteri berbahaya di dalam air. Dosis yang tepat adalah satu sendok teh untuk setiap seribu liter air. Terlalu banyak kaporit justru membuat air berbau menyengat dan tidak nyaman digunakan.

Masukkan kaporit setelah toren selesai dibersihkan dan diisi air baru. Biarkan selama beberapa jam agar kaporit bekerja maksimal membunuh kuman. Setelah itu, air sudah aman digunakan untuk mandi dan mencuci.

3. Pastikan toren air terlindung dari sinar matahari langsung

sinar matahari (magnific.com/freepik)
sinar matahari (magnific.com/freepik)

Sinar matahari adalah faktor utama yang memicu pertumbuhan lumut di dalam toren. Paparan UV membuat dinding toren menjadi hangat dan lembab, tempat ideal bagi lumut. Tutup toren yang tidak rapat juga memperparah masalah ini karena sinar bisa masuk.

Gunakan cat khusus anti UV pada permukaan luar toren jika terpaksa diletakkan di tempat terbuka. Alternatif lain, buatkan kanopi sederhana dari asbes atau seng di atas toren. Menempatkan toren di dalam ruangan atau area teduh adalah solusi paling efektif.

4. Taburkan garam dapur ke dasar toren secara berkala

ilustrasi garam (freepik.com/jcomp)
ilustrasi garam (freepik.com/jcomp)

Garam dapur terbukti ampuh menghambat pertumbuhan lumut dan jamur di dalam air. Tekstur garam yang kasar juga membantu mengikis lumut yang mulai menempel di dinding. Cukup taburkan setengah genggam garam setiap sebulan sekali setelah toren diisi air.

Garam akan larut perlahan dan menciptakan lingkungan yang tidak disukai lumut. Cara ini sangat aman karena garam tidak berbahaya bagi kulit manusia. Biaya yang dikeluarkan pun sangat murah dibandingkan membeli bahan kimia khusus.

5. Gunakan sikat dengan gagang panjang untuk menjangkau seluruh sudut

sikat pembersih (magnific.com/freepik)
sikat pembersih (magnific.com/freepik)

Bagian dasar dan sudut toren paling sulit dijangkau saat proses pembersihan manual. Sikat biasa sering kali tidak cukup panjang untuk mencapai titik-titik tersembunyi tersebut. Akibatnya, lumut tetap bersarang di tempat yang tidak tersentuh dan cepat menyebar kembali.

Sikat khusus pembersih toren bisa dibeli di toko peralatan rumah tangga. Pastikan bulu sikat tidak terlalu keras agar tidak merusak lapisan dalam toren. Gagang yang panjang akan memudahkan kamu membersihkan tanpa harus memasukkan seluruh tubuh.

Nah, itu dia lima tips jitu biar toren air kamu bebas lumut dan kinclong maksimal. Gak perlu ribet atau keluar banyak uang, yang penting rutin dan konsisten. Yuk, mulai sekarang lebih perhatikan kebersihan toren air di rumah, demi kesehatan keluarga tercinta!

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Siantita Novaya
EditorSiantita Novaya

Related Articles

See More