Tidak sedikit orang menganggap perfeksionis sebagai sifat yang patut dibanggakan. Standar tinggi sering dikaitkan dengan kedisiplinan, tanggung jawab, atau keinginan untuk memberikan hasil terbaik. Padahal, ketika keinginan untuk serba sempurna mulai memengaruhi cara memperlakukan orang lain, situasinya bisa berubah menjadi tidak nyaman.
Kritik yang sebenarnya dimaksudkan untuk memperbaiki keadaan pun terkadang terasa lebih menyakitkan daripada membantu. Sebelum menyadarinya, orang-orang terdekat bisa menjadi pihak yang paling sering menerima dampaknya. Berikut beberapa dampak sikap perfeksionis yang bisa melukai orang lain, dan hal ini sering luput disadari.
