Arsyadany G. Akmalaputri - Ketua Umum Perkumpulan Jaringan Cerdas Indonesia (dok. Istimewa)
Arsyadany G. Akmalaputri selaku Ketua Umum PJCI pada pembukaan pameran mengatakan, “Kebutuhan industri terhadap listrik ke depan tidak hanya akan semakin besar, tetapi juga semakin beragam dan dinamis. Karena itu, pengembangan sistem kelistrikan perlu bergerak menuju sistem yang lebih cerdas, fleksibel, dan mampu mengintegrasikan berbagai sumber energi secara andal. Pengembangan smart grid, integrasi energi terbarukan, serta pemanfaatan teknologi untuk mengoptimalkan pengelolaan energi menjadi semakin penting untuk meningkatkan efisiensi sekaligus memperkuat ketahanan sistem. Dengan demikian, infrastruktur kelistrikan dapat terus mendukung produktivitas dan menciptakan nilai yang lebih besar bagi industri dalam jangka panjang.”
Menurut pandangan beliau, energi bukan hanya tentang bagaimana listrik dipasarkan dan disalurkan, tetapi energi juga tentang bagaimana sebuah bangsa bertumbuh, bagaimana masyarakat bisa mendapatkan kesempatan yang lebih baik dan bagaimana pembangunan dapat dirasakan secara merata. Pemerataan tersebut membutuhkan keterlibatan berbagai pihak. Ketersediaan listrik, teknologi penyimpanan energi, dan infrastruktur digital perlu berkembang dengan mempertimbangkan kebutuhan satu sama lain, dengan dukungan pemerintah, pelaku usaha, penyedia teknologi, asosiasi, akademisi, dan pengguna akhir. Kolaborasi lintas sektor menjadi penting agar perkembangan teknologi dapat diterjemahkan menjadi sistem yang lebih efisien, tangguh, dan mampu menciptakan manfaat jangka panjang bagi industri dan masyarakat.
Pandangan itu juga berlaku bagi berbagai exhibitor yang terlibat di rangkaian IEE Series - Energy Week 2026. Bagi RMA Indonesia, keterlibatan pada sesi Energi Week menjadi momentum untuk memperkenalkan solusi pembangkit listrik yang menyasar kebutuhan berbagai sektor, termasuk infrastruktur bangunan, perhotelan, resort, hingga data-center. Melalui partisipasinya, RMA Group memperkenalkan inovasi genset yang sudah sering dipasarkan secara global, namun baru pertama kali hadir di Indonesia. Rio Harison Saragih, selaku Development and Technical Support Manager RMA Indonesia, mengatakan bahwa berkat kehadirannya kini di Energy Week, ia bisa menyasar sektor-sektor yang lebih luas, setelah biasanya RMA Indonesia hanya hadir di pameran Mining Indonesia pada rangkaian IEE Series tahun-tahun sebelumnya.
“Sekarang lebih spesifik dan target pengunjung pun jelas, animo yang datang memang khusus untuk energi. Pada hari pertama ini telah pengunjung kami mengerucut kepada energi, genset, cable-wire dan lain-lain, jadi kita lebih enak untuk memetakan potensi customer kita. Karena sekarang kami juga bergabung di Energy Week, buat kami lebih baik karena bisa menyasar tidak hanya pasar di IEE Series Engineering Week, tetapi bisa menggapai juga segmen di energi. Kolaborasi berbagai sektor di satu rangkaian pameran seperti IEE Series ini menguntungkan untuk perluasan dan kolaborasi industri yang kami libati,” ujarnya.