ilustrasi mengatur keuangan (pexels.com/Mikhail Nilov)
Anggaran sering dianggap sebagai daftar larangan: tidak boleh makan di luar, tidak boleh belanja, tidak boleh nongkrong, dan harus menabung sebanyak mungkin. Padahal, anggaran yang sehat seharusnya menjadi rencana untuk menentukan bagaimana uang digunakan, termasuk menyediakan ruang untuk kebutuhan yang membuat hidup terasa menyenangkan.
"Hal ini memungkinkan kita untuk memusatkan sumber daya keuangan pada pengeluaran yang benar-benar meningkatkan kualitas hidup, sembari mengurangi pengeluaran untuk hal-hal yang tidak memberikan manfaat sepadan dengan biayanya," kata Dr. Matt J. Goren, pakar keuangan dari University of Georgia yang menjelaskan manfaat membuat anggaran dikutip dari Greater Good.
Kamu bisa memulainya dengan membagi pengeluaran menjadi tiga kelompok: kebutuhan, tujuan finansial, dan kesenangan. Setelah kebutuhan serta kewajiban terpenuhi dan tabungan atau tujuan finansial mendapatkan porsinya, tidak apa-apa menyisakan sejumlah uang untuk hal-hal yang kamu nikmati.
Hemat bukan tentang seberapa sering kamu mengatakan “tidak” kepada diri sendiri, tetapi seberapa sadar kamu mengatakan “iya” pada hal yang benar-benar penting. Konsep spend with intention mengajak kamu berhenti mengejar pengeluaran paling sedikit dan mulai memikirkan pengeluaran yang paling berarti.