Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Mengenal Tenun Baduy, Dipakai Bobby Kertanegara di Upacara Kemerdekaan
Bobby Kertanegara kenakan kain tenun Baduy (instagram.com/bobbykertanegara)
  • Bobby Kertanegara mengenakan selendang tenun Baduy biru tua untuk melengkapi beskapnya pada peringatan Kemerdekaan Indonesia ke-81, 17 Agustus 2026.
  • Tenun Baduy dibuat manual oleh perempuan Baduy memakai alat sederhana, benang kapas, dan pewarna alami; setiap motifnya berkaitan dengan kehidupan serta filosofi masyarakat Baduy.
  • Baduy Dalam identik dengan kain putih yang melambangkan kesucian, sedangkan Baduy Luar menggunakan hitam dan biru tua; kain bercorak sederhana ini juga diadaptasi menjadi busana modern.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Kucing kesayangan Presiden Prabowo Subianto, Bobby Kertanegara, gak jarang mencuri perhatian warganet di media sosial. Baru-baru ini, Bobby tampil gagah mengenakan baju dari kain tenun Baduy saat peringatan Hari Kemerdekaan Indonesia yang ke-81 pada 17 Agustus 2026.

Dengan motif dan karakter khas, kain ini tenun Baduy gak hanya memiliki nilai estetika, tetapi juga menyimpan kekayaan budaya masyarakat Baduy. Penggunaan Tenun Baduy dalam momen tersebut, turut memperkenalkan warisan budaya lokal kepada masyarakat yang lebih luas. Lantas, seperti apa keunikan kain Tenun Baduy dan makna di baliknya? Yuk, simak di bawah ini!

1. Kain tenun Baduy

kain tenun Baduy (indonesiakaya.com)

Melansir laman Visit Indonesia, kain tenun Baduy merupakan kain tradisional khas suku Baduy yang dibuat secara manual. Proses pembuatannya dilakukan oleh perempuan Baduy menggunakan alat tenun sederhana, tanpa bantuan mesin. Setiap motif pada kain memiliki makna yang berkaitan dengan kehidupan dan filosofi masyarakat Baduy.

Selain itu, warna yang digunakan juga berasal dari bahan alami yang didapatkan di alam, seperti tumbuhan di sekitar, sehingga lebih ramah lingkungan. Gak heran jika kain ini memiliki nilai budaya yang tinggi dan menjadi salah satu warisan khas masyarakat Baduy.

Selain sebagai pakaian adat, kain tenun Baduy kini sudah banyak diadaptasi menjadi busana yang lebih modern, namun tetap menonjolkan kesan etnik. Begitu pula pada aksesori pakaian yang dikenakan oleh Bobby Kertanegara. Boby menjadikan kain tenun Baduy sebagai aksesori selendang untuk melengkapi beskapnya yang berwarna biru dongker atau biru tua.

2. Warna-warna khas kain tenun suku Baduy

Ilustrasi alat tenun Baduy (museummultatuli.id)

Kain tenun suku Baduy memiliki warna khas yang menjadi identitasnya. Suku Baduy Dalam memiliki ciri khas kain yang didominasi oleh warna putih. Warna ini punya filososfi suci dan aturan yang belum terpengaruh dengan budaya luar.

Sementara itu, suku Baduy Luar memiliki warna khas kain tenun hitam dan biru tua, sama seperti kain yang dipakai oleh Bobby Kertanegara. Penggunaan kain ini gak hanya diperuntukan untuk pakaian adat saja, melainkan sebagai cenderamata yang biasanya dibeli oleh wisatawan yang berkunjung ke Baduy Luar.

3. Karakteristik kain tenun Baduy

proses pembuatan kain tenun Baduy (indonesiakaya.com)

Kain Tenun Baduy merupakan salah satu warisan budaya masyarakat Baduy yang tinggal di Pegunungan Kendeng, Desa Kanekes, Banten. Kain ini memiliki ciri khas berupa warna putih dan biru tua, dengan tekstur yang cenderung kasar serta motif yang sederhana.

Proses pembuatannya masih dilakukan secara tradisional dengan memanfaatkan bahan dari alam. Kapas terlebih dahulu dipintal hingga menjadi benang, kemudian ditenun menggunakan alat sederhana. Tradisi menenun ini dilakukan oleh perempuan Suku Baduy dan dapat berlangsung selama beberapa minggu hingga berbulan-bulan, tergantung ukuran dan tingkat kerumitan motif. Motif yang digunakan biasanya berupa garis-garis berwarna atau terinspirasi dari alam.

Bagi masyarakat Baduy Dalam, pakaian harus dibuat dari kapas dan proses pembuatannya gak boleh menggunakan mesin jahit. Hal ini menjadi salah satu cara masyarakat Baduy mempertahankan aturan dan tradisi leluhur.

Kain Tenun Baduy bukan sekadar kain tradisional, tetapi juga bagian dari identitas dan warisan budaya masyarakat Baduy. Dengan mengenal dan menggunakannya, kita turut membantu melestarikan kekayaan budaya Indonesia agar tetap dikenal generasi mendatang.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Curated For You

Editorial Team

Related Article