"Indra gak pernah nyuruh, gak pernah nanya yang spesifik tentang hijab. Cuma,Indra sempat mention kalau mau berhijab, kalau bisa, sebelum 40 tahun," ujar Niki kepada publik.
Pelajaran Berharga dari Proses Hijrah Nikita Willy, Didukung Issa Berhijab

- Nikita Willy memutuskan berhijab setelah melalui proses panjang dan pertimbangan matang, bukan keputusan spontan, dengan niat menjadi teladan positif bagi anak-anaknya.
- Dalam perjalanan hijrahnya, Nikita mendapat dukungan penuh dari sang suami, Indra Priawan, yang tidak memaksa namun memberi pandangan bijak tentang waktu terbaik untuk berubah.
- Momen menyentuh datang dari putranya, Issa, yang menghadiahkan kerudung sepulang Umroh sebagai bentuk kasih sayang dan pemahaman dini tentang aurat, memperkuat tekad Nikita berhijab.
Keputusan Nikita Willy untuk berhijab menyimpan perjalanan yang menyentuh hati. Dalam podcast bersama Atta Halilintar, Niki menyampaikan proses hijrahnya untuk mengenakan hijab tidak dilakukan secara instan, melainkan diputuskan setelah melalui sejumlah pertimbangan.
Selain keinginan pribadi, Nikita juga merasa terdorong untuk menjadi contoh yang baik bagi anak-anaknya. Dari Niki dan Indra, kita dapat mengadaptasi beberapa pelajaran berharga untuk dijadikan inspirasi. Pelajaran positif dari keduanya semoga dapat memberi makna bagi kehidupan lebih banyak individu.
1. Dukungan dari keluarga dan orang terdekat

Keinginan Niki untuk berhijab ternyata muncul dari dirinya sendiri. Sebagai suami, Indra Priawan mengaku tidak pernah memaksa Niki untuk mengenakan hijab. Ia hanya sempat membagikan pandangannya dari sisi psikologis bahwa karakter seseorang cenderung menjadi lebih ajeg atau menetap setelah memasuki usia 40 tahun.
Karena itu, Indra merasa masa sebelum usia tersebut bisa menjadi waktu yang tepat untuk mulai melakukan perubahan ke arah yang lebih baik. Dalam prosesnya, Indra pun memilih memberi dukungan serta pandangannya.
2. Mengambil keputusan dengan matang, tidak terburu-buru

Tidak terburu-buru dalam mengambil keputusan, Nikita mengaku dirinya telah berupaya mempertimbangkan pilihannya. Proses pengambilan keputusan untuk berhijab terbilang cukup matang, salah satunya karena dorongan untuk menjadi contoh yang baik bagi anak-anak. Niki mengaku kehadiran kedua putranya cukup memberi pengaruh bagi perjalanan hidupnya sebab sebagai orangtua, ia perlu menghadirkan teladan positif di lingkungan keluarga.
Niki mengakui proses pertimbangan sebelum memutuskan untuk berhijab cukup lama. Ia menyebutkan, "Salah satu alasannya aku ingin bisa menjadi contoh yang baik untuk anak-anak aku."
3. Hadiah terbaik dari Issa untuk ibunya

Perjalanan Nikita untuk berhijab semakin kuat berkat dukungan dari sang anak, Issa. Nikita membagikan kisah menyentuh yang dialaminya sepulang Umroh.
Ia menuturkan, "Pada saat aku pulang umroh, guru ngajinya Issa kasih aku hijab atau kerudung. Terus aku bilang, 'Ini apa?' terus miss-nya cerita, 'Saya waktu itu mau kasih Issa hadiah karena Issa ngajinya pinter. Pas ditanya Issa mau hadiah apa, Issa bilang mau beli kerudung buat ibu'," cerita Niki.
Momen tersebut tentu membuat Nikita Willy terenyuh melihat kepedulian sang buah hati. Di sisi lain, Issa juga mulai belajar memahami konsep privasi dan bagian tubuh yang tidak boleh sembarangan diperlihatkan kepada orang lain. Putra pertama Nikita dan Indra Priawan yang kini berusia empat tahun itu, perlahan mulai mengenal konsep aurat. Kesadaran sederhana dari sang anak inilah yang menjadi salah satu momen menyentuh dan semakin mengetuk hati Nikita untuk mantap berhijab.


















