Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

5 Puisi Isra Miraj 1446 H/2025 yang Menyentuh Hati

5 Puisi Isra Miraj 1446 H/2025 yang Menyentuh Hati
ilustrasi tulisan Allah dan Rasulullah Muhammad (pexels.com/Abdurrahman Altın)
Share Article

Peringatan Isra Miraj 1446 H tahun ini jatuh pada Senin, 27 Januari 2025. Momen ini sebagai salah satu cara untuk menambah keimanan dan momen silaturahmi. Ada berbagai kegiatan yang dilakukan untuk memperingati hari besar Islam tersebut, salah satunya lomba membaca puisi atau mempersembahkan sebuah lantunan puisi. 

Maka, buat kamu yang sedang mencari inspirasi, berikut IDN Times menyediakan 5 puisi  Isra miraj 1446H/2025 yang menyentuh hati. Yuk, simak selengkapnya!

  1. 1. Kabar Gembira di Penghujung Rajab

    ilustrasi berdzikir kepada Allah SWT (pexels.com/RODNAE Productions)
    ilustrasi berdzikir kepada Allah SWT (pexels.com/RODNAE Productions)

    Oleh Ozy V. Alandika

    Dulu Nabiku berselimut duka
    Ditinggal oleh kekasih tercinta
    Khadijah berpamitan kepada dunia
    Penanda ajal sudah tiba masa

    Dulu Nabiku mengepul gundah
    Ditinggal oleh paman tercinta
    Abu Thalib berpamitan kepada dunia
    Tokoh masyhur sudah tiba di akhir masa

    Dulu Nabiku berbeban tangis
    Dicela dicaci Kafirun bengis
    Rasa tertutup sela dakwah bertumpuk lapis
    Ancam celaka menampar hati yang teriris

    Dulu Nabiku menampung sedih
    Dakwah ke luar Mekah mendatang pedih
    Amarah penduduk Thaif menggaung didih
    Mengusir Rasul tanpa sedikit pun belas kasih

    Tapi Allah Maha Kasih
    Tapi Allah Maha Sayang
    Allah tak biarkan Nabiku larut dalam sedih
    Allah hadiahkan kabar gembira yang terbayang

    Pada penghujung Rajab yang sejuk
    Allah jemput Nabiku melakukan perjalanan
    Isra’ dari Masjidil Haram ke Masjidil Aqsa adalah penunjuk
    Mi’raj ke Sidratul Muntaha adalah puncak atas keyakinan

    Bahwa kekuasaan Allah meliputi seluruh alam
    Bahwa Allah Maha Menghapus kesedihan
    Bahwa benar Allah memperjalankan Muhammad dalam satu malam
    Bahwa benar di setiap kesulitan itu ada kemudahan

    Aduhai ruginya aku
    Yang pada penghujung Rajab hanya sibuk menuruti tuanku
    Padahal Isra’ Mi’raj sungguh penuh hikmah
    Sedang aku masih pening mendengar ceramah

    Ampuniku hamba-Mu ini Ya Allah
    Atas segala khilaf, dosa, dan salah
    Atas segala lalai dalam doa dan ibadah
    Semoga Engkau permudah aku menuju istiqomah

  2. 2. Isra Mi'raj

    Ilustrasi masjid (freepik.com/Sketchepedia)
    Ilustrasi masjid (freepik.com/Sketchepedia)

    Ketika itu dua puluh tujuh bulan Rajab
    Terjadilah peristiwa yang maha hebat
    Nabi Muhammad
    Ber-Isra Miraj

    Dari Masjidil Haram ke Masjidil Aqsha
    Malaikat Jibril sang utusan
    Kendaraannya lebih mewah
    Dari kendaraan masa kini

    Burok... burok...
    Dengan kecepatan kilat
    Menembus jagat raya
    Melintasi langit demi langit

    Ke Shidratul Muntaha
    Di kala itu Nabi Muhammad menerima perintah
    Salat lima kali sehari semalam
    Yang diwajibkan
    Bagi semua insan
    Di penjuru dunia

    Kemudian...
    Allah tunjukkan
    Tanda-tanda kebesaran-Nya
    Tanda-tanda keagungan-Nya
    Tanda-tanda kekuasaan-Nya
    Bagi umat Islam

  3. 3. Isra' Mi'raj Penuh Hikmah

    Ilustrasi tangan sedang berdoa meminta hikmah (freepik.com/jcomp)
    Ilustrasi tangan sedang berdoa meminta hikmah (freepik.com/jcomp)

    Oleh Ozy V. Alandika

    Pada sejuknya senja hari ini
    Aku ingin menceritakan sebuah kisah
    Kisah luar biasa penuh hikmah
    Yang wajib untuk kita imani

    Adalah Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad
    Perjalanan satu malam menunggang kendaraan langit
    Dari Masjidil Haram menuju Baitul Maqdis
    Dari langit dunia menuju Sidratul Muntaha

    Pada setiap lapis langit
    Nabiku diberi salam penuh sayang
    Nabi dan Rasul dengan tulus menyapa, “Ya Muhammad”
    Al-Mustofa teladan pemimpin umat

    Peristiwa yang sungguh penuh hikmah
    Allah jadikan Isra’ wal Mi’raj sebagai tasliyah
    Allah tunjukkan kuasa-Nya yang tak berjumlah
    Agar hanya kepada-Nya sajalah hamba menyembah

    Isra’ Mi’raj begitu penuh dengan hikmah
    Allah buktikan bahwa telaga al-Kautsar benar adanya
    Allah buktikan bahwa siksa yang pedih nyata adanya
    Sebagai pengingat hamba supaya jangan lengah biarpun lemah

    Isra’ Mi’raj adalah kisah penuh iktibar
    Bahwa Allah adalah sesuai dengan prasangka hamba-Nya
    Tidak akan hamba menderita begitu susah dan payahnya
    Karena selalu ada kabar gembira untuk orang-orang sabar

    Isra’ Mi’raj adalah kisah penuh hikmah
    Penegas bahwa manusia begitu lemah
    Maka perbaikilah diri dan tingkatkan ibadah
    Ibadah dengan setulus-relanya khidmah

  4. 4. Sebuah Simfoni Melampaui Langit

    Ilustrasi seorang sedang membaca alquran (freepik.co/rawpixel.com)
    Ilustrasi seorang sedang membaca alquran (freepik.co/rawpixel.com)

    Pintu surga terbuka, malam menjadi panggung, Isra Miraj, simfoni melodi langit yang tak terlukiskan. Detik suci, cinta-Nya bersinar dalam ketenangan, Nabi Muhammad menyusuri langit dengan kasih.

    Melodi Bintang di Awan Ghaib

    Di atas Buraq, melangkah di atas awan yang halus, Kisah Isra Miraj, melodi bintang mengalun. Jiwa mengambang dalam ketinggian rohaniah, Puisi, menari dalam ketentraman malam.

    Membawa Doa di Pucuk Langit

    Rasulullah bersujud, mengarungi lapisan langit, Isra Miraj, doa terhampar di puncak cakrawala. Puisi surgawi, mencipta melodi suci, Menyambut pagi baru yang penuh makna.

  5. 5. Perjalanan Suci Sang Nabi

    ilustrasi berdoa (pixabay.com/Liyaquath Ali Koottakkil)
    ilustrasi berdoa (pixabay.com/Liyaquath Ali Koottakkil)

    Malam itu
    Penuh kedamaian
    Kau melakukan perjalanan suci dengan keikhlasan
    Melesat menuju Allah dengan ketaatan

    Hanya semalam
    Perjalanan itu penuh makna
    Penuh hikmah
    Membawa perintah suci tiang agama

    Malam itu malam yang suci
    Pertemuan penuh rindu dengan sang Illahi
    Engkau Nabi pilihan
    Penerang seluruh alam

    Demikianlah 5 puisi Isra Miraj yang menyetuh hati. Semoga puisi ini memaknai Isra Miraj kamu tahun ini. 

    Penulis: Hanna Aprelia Elfrida Saragih 

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More