Ajak masyarakat lokal untuk meningkatkan kapasitas pendapatan dan kualitas hidup (Dok. RMU)
Tak hanya itu, Dharsono Hartono menyampaikan terima kasih atas penghargaan Indonesia’s SDGs Action Award 2023 ini. Dharsono menyampaikan rasa terima kasihnya atas dukungan KLHK, Pemerintah Daerah dan Pemerintah Desa terhadap upaya RMU untuk melakukan restorasi ekosistem. “Kami bersyukur bahwa kegiatan proyek Katingan Mentaya berkontribusi positif terhadap pencapaian UN SDG di Indonesia. Penghargaan ini merupakan apresiasi nyata atas upaya kerja tim RMU selama lebih dari 10 tahun, yang didukung oleh banyak pihak, diantaranya KLHK, pemerintah provinsi, kabupaten, desa dan terutama masyarakat sekitar wilayah kerja kami,” jelasnya.
Iklim, Biodiversitas dan Pemberdayaan Masyarakat merupakan pilar utama dalam upaya merestorasi dan menjaga ekosistem rawa gambut di wilayah kerja RMU. RMU bekerjasama dengan masyarakat di 35 desa di sekitar wilayah KMP, untuk secara bersama menjaga hutan sembari melakukan pemberdayaan dan edukasi kepada masyarakat untuk meningkatkan kapasitas pendapatan dan kualitas hidup masyarakat sekitar. RMU bersyukur bahwa kegiatan di lapangan memberikan dampak positif bagi iklim, masyarakat, dan biodiversitas.
Di kesempatan yang sama, Yani Saloh selaku SDG Specialist RMU/KMP mengatakan bahwa kegiatan di lapangan terkait restorasi, menjaga hutan dan pemberdayaan masyarakat telah berkontribusi terhadap 17 Tujuan SDG dengan 84 spesifik target dan 190 spesifik indikator yang terintegrasi ke dalam Sistem Informasi Tahunan RMU (SIRETA) dan Miniserver SDGs. Kontribusi ini didukung oleh data-data yang dapat diverifikasi, dan setiap tahun dilaporkan secara transparan melalui SDG Report tahunan, termasuk kepada UN SDG Compaq. Hingga saat ini, PT RMU secara konsisten melakukan pelatihan dan peningkatan kapasitas terhadap staf dan secara berkala melakukan pemantauan dan evaluasi atas pencapaian SDG.