Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Self-Care Hemat, Penyelamat Kewarasan di Tengah Tekanan Finansial
ilustrasi melakukan self-care dengan cara hemat (pexels.com/George Sistonen)
  • Self-care hemat diposisikan sebagai cara menjaga kesehatan mental dan fisik di tengah tekanan finansial, tanpa perlu mengikuti gaya healing atau wellness yang mahal.
  • Tidur berkualitas, jalan kaki sambil berjemur, serta journaling dapat dilakukan gratis atau minim biaya untuk membantu memperbaiki mood, mengurai pikiran, dan mencegah burnout.
  • Kebiasaan minum air putih cukup dan latihan pernapasan dalam saat panik dianjurkan untuk menjaga fokus, kondisi tubuh, serta menenangkan respons stres.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Buka media sosial, isinya pamer liburan ke Bali, staycation di hotel bintang lima, atau beli skincare jutaan rupiah berkedok healing. Realitasnya, boro-boro mau ikut gaya begitu, buat makan sehari-hari aja kadang masih harus mikir panjang. Wajar kalau kamu merasa skeptis sama konsep wellness, padahal sebenarnya ada cara self-care hemat yang gak bikin dompet makin merana. 

Kalau kamu terus-terusan mengabaikan kebutuhan mental karena alasan bokek, stres yang menumpuk ini bisa jadi bom waktu buat kesehatan fisik dan kewarasanmu. Kamu bakal gampang burnout, emosi gampang meledak ke orang terdekat, dan ujung-ujungnya malah gak produktif buat mencari uang. Padahal, tubuh dan pikiranmu merupakan aset paling berharga yang harus dijaga fungsinya agar tetap bisa bekerja optimal, lho. Makanya, kamu wajib tahu bagaimana caranya merawat diri tanpa harus pusing mikirin cicilan paylater di akhir bulan.


1. Tidur cukup dan berkualitas tanpa distraksi

ilustrasi tidur yang nyenyak (pexels.com/Ron Lach)

Istirahat yang layak merupakan fondasi utama dari kesehatan mental dan fisik yang sering diremehkan banyak orang. Saat tubuhmu mendapatkan waktu tidur yang pas, otak akan melakukan detoksifikasi alami untuk membuang racun dan merapikan memori. Guys, proses ini gratis, gak perlu biaya langganan bulanan, dan bisa dilakukan oleh siapa saja di kamar masing-masing. Ingat, jangan mensabotase proses ini dengan kebiasaan doomscrolling atau main hp sampai jam tiga pagi, ya.

Coba mulai sekarang kamu bikin rutinitas sebelum tidur yang bikin tubuh rileks, misalnya baca buku atau dengerin musik instrumen. Jauhkan gawai minimal setengah jam sebelum tidur biar mata kamu gak terus-terusan terpapar sinar biru yang menipu otak. Anggap saja ini semacam ritual kemewahan yang gak mengeluarkan duit sepeser pun, tapi efeknya bikin wajah lebih glowing dari krim malam mahal, lho.


2. Jalan kaki pagi sambil berjemur gratis

ilustrasi membuat jalan kaki jadi kebiasaan (pexels.com/Jens Mahnke)

Bergerak aktif gak selalu berarti kamu harus daftar gym elit yang biaya bulanannya setara cicilan motor, kok. Olahraga ringan seperti jalan kaki di sekitar rumah sudah terbukti secara ilmiah mampu memicu hormon endorfin atau hormon kebahagiaan. Sinar matahari pagi juga merupakan sumber vitamin D alami yang sangat krusial untuk menjaga mood dan sistem kekebalan tubuh. Kombinasi keduanya merupakan resep mujarab untuk memperbaiki suasana hati yang lagi ambyar karena urusan finansial.

Cukup luangkan waktu lima belas sampai dua puluh menit setiap pagi buat keliling kompleks atau taman terdekat pakai baju yang nyaman. Kamu bisa mendengarkan self-improvement podcast  favorit atau sekadar menikmati suara burung yang berkicau. Aktivitas simpel ini bakal bikin pikiran kamu jauh lebih jernih sebelum kembali berjuang mencari nafkah seharian.



3. Bikin jurnal harian buat mengeluarkan uneg-uneg

ilustrasi menulis jurnal harian (pexels.com/Katya Wolf)

Kadang beban pikiran terasa sangat berat karena kamu cuma memendamnya sendirian di dalam kepala tanpa ada saluran keluar. Menulis jurnal atau journaling adalah salah satu metode terapi mandiri paling efektif untuk mengurai benang kusut di otak. Dengan menuangkan isi pikiran ke atas kertas, kamu bisa melihat masalah secara lebih objektif dan terstruktur. Ini menjadi cara cerdas untuk memahami emosi sendiri sebelum emosi itu meledak dan merugikan orang-orang di sekitarmu, lho.

Gak perlu beli buku diary estetik hardcover yang harganya ratusan ribu di toko buku impor untuk menulis. Ambil saja buku tulis sisa zaman sekolah dulu atau buka aplikasi notes bawaan di hp kamu. Tuliskan apa saja yang bikin kamu kesal, takut, atau bahkan hal kecil yang patut disyukuri hari ini. Daripada curhat di media sosial yang ujung-ujungnya malah jadi bahan gibah netizen, mending curhat ke buku yang dijamin bakal menjaga rahasiamu rapat-rapat, kan?


4. Minum air putih yang cukup setiap hari

ilustrasi minum air putih (pexels.com/Adrienn)

Percaya atau gak, dehidrasi ringan saja sudah cukup untuk bikin kamu kehilangan fokus dan merasa moody sepanjang hari. Saat tubuh kekurangan cairan, aliran darah ke otak jadi kurang maksimal sehingga fungsi kognitif ikutan melambat. Memenuhi kebutuhan cairan adalah bentuk paling dasar dari menghargai dan menyayangi tubuhmu sendiri yang sudah bekerja keras. Bisa saja, kamu salah mengartikan rasa haus sebagai rasa lapar, yang berujung pada kebiasaan ngemil berlebihan.

Biasakan sedia botol minum di meja kerja atau di mana pun kamu banyak menghabiskan waktu biar gak lupa minum. Pastikan kamu mengonsumsi setidaknya dua liter atau delapan gelas air per hari sesuai anjuran ahli kesehatan, ya. Selain dompet jadi lebih aman karena gak beli minuman kemasan, ginjal kamu juga pasti bakal mengucapkan terima kasih karena gak dipaksa menyaring gula berlebih.


5. Praktikkan pernapasan dalam saat mulai panik

ilustrasi melakukan teknik pernapasan di kantor (pexels.com/cottonbro studio)

Ketika tekanan hidup lagi tinggi-tingginya dan saldo rekening bikin deg-degan, respons tubuh otomatis akan masuk ke mode siaga. Napas jadi pendek-pendek, jantung berdebar kencang, dan otot-otot di sekitar pundak mulai menegang tanpa kamu sadari. Mengambil napas dalam-dalam secara sadar seperti tombol reset instan untuk memberi tahu sistem saraf bahwa kamu sebenarnya aman. 

Kalau kamu merasa dada mulai sesak karena memikirkan tagihan, cobalah berhenti sejenak dan tarik napas panjang selama empat detik. Tahan napasmu selama tujuh detik, lalu hembuskan perlahan lewat mulut selama delapan detik seperti sedang meniup lilin. Lakukan pengulangan ini tiga sampai empat kali sampai kamu merasa detak jantung kembali normal dan pikiran lebih tenang. Ketimbang langsung buka aplikasi pinjol pas lagi panik, mending kamu atur napas dulu biar gak mengambil keputusan impulsif yang bikin menyesal seumur hidup.

Ingat, ya, merawat diri itu esensinya tentang menjaga kewarasan, bukan ajang pamer kemewahan yang bikin isi dompet makin terkuras habis. Praktikkan cara self-care hemat di atas secara rutin, dan rasakan sendiri perubahan besarnya pada ketahanan fisik maupun mentalmu. Tetap semangat pejuang rupiah, kamu pasti bisa melewatkan masa-masa sulit ini!

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Curated For You

Editorial Team

Related Article