Tidak dapat dimungkiri kita sedang menghadapi dinamika dunia kerja yang berlangsung pesat. Ini menuntut setiap individu untuk terus mengembangkan kemampuan. Kemunculan teknologi baru hingga gaya kerja yang semakin dinamis membuat keterampilan yang dimiliki saat ini belum tentu relevan untuk masa mendatang.
Kondisi tersebut sering disebut sebagai skill gap. Suatu kesenjangan antara kemampuan yang dimiliki seseorang dan kompetensi yang dibutuhkan untuk memenuhi tuntutan pekerjaan. Alih-alih memandangnya sebagai kekurangan, skill gap sebenarnya dapat menjadi titik awal untuk melakukan transformasi diri. Berikut strategi yang dapat diterapkan.