Comscore Tracker

5 Ketegaran Meghan Markle yang Bisa Jadi Panutan

#IDNTimesLife Sifat tulus dan sabarnya mengharukan hati

Meghan Markle dan Pangeran Harry melakukan sesi wawancara mendalam bersama Oprah Winfrey. Pada rekaman wawancara tersebut, Duke dan Duchess of Sussex bercerita secara terbuka tentang tantangan yang harus mereka hadapi selama ini. Sedangkan, sampai saat ini belum ada tanggapan resmi dari keluarga Kerajaan Inggris terkait perbincangan mereka.

Dari obrolan tersebut, ada banyak pelajaran penting yang bisa kita petik dari ketegaran hati seorang Meghan Markle. Berdasarkan interview with Oprah, berikut 5 poin penting yang bisa jadi inspirasimu.

1. Konflik yang terjadi saat masih menjadi anggota dari royal family sempat membuat kondisi mental Meghan terpuruk

5 Ketegaran Meghan Markle yang Bisa Jadi Panutaninstagram.com/sussexroyal

Meghan mengatakan ia sempat terpuruk secara mental saat masih menjadi anggota dari royal family. Saat itu dirinya sedang berbadan dua. Ia sempat meminta pertolongan dari pihak kerajaan, tetapi tanggapan yang diterimanya terkesan kurang ramah.

Meski bersimpati, pihak istana merasa gak ada hal yang bisa diperbuat dari kondisi Meghan saat itu. "Tidak ada yang dapat dilakukan untuk melindungi Anda (Meghan) karena Anda bukan pegawai yang dibayar di institusi ini," tutur Meghan mengulangi percakapan yang ia dengar saat itu.

Ada beberapa hal yang membuat kesehatan mental Meghan sempat terganggu. Mulai dari perasaan terisolasi, kesepian, sampai kurangnya rasa support dari pihak kerajaan. Akibat kondisi yang buruk, Meghan pun mengaku sempat ingin mengakhiri hidupnya. Ia pun mengutarakan perasaan tersebut kepada suaminya.

2. Meghan mendengar beberapa tuduhan rasisme. Termasuk komentar yang dilayangkan tentang anaknya (Archie)

5 Ketegaran Meghan Markle yang Bisa Jadi Panutaninstagram.com/sussexroyal

Permasalahan kedua yang dialami oleh Meghan adalah terkait perilaku rasisme. Sebelum menikah dengan Harry, Meghan juga sempat mendapat rasist harassment dari publik yang gak menyetujui hubungan mereka berdua.

Kejadian yang sama dialaminya kembali saat mengandung Archie. Saat itu, mantan aktris ini mendengar komentar bahwa ada 'kekhawatiran' tentang seberapa gelap warna kulit bayi yang akan lahir tersebut.

Komentar tentang warna kulit Archie itu dilontarkan oleh salah satu anggota keluarganya. Baik Meghan maupun Harry sama-sama menolak untuk menyebutkan identitas orang tersebut. Karena dianggap perbuatan itu dapat merugikan pihak kerajaan.

Harry juga mengatakan bahwa ia khawatir sejarah di masa lalu bisa terjadi lagi. "Kekhawatiran terbesar saya adalah sejarah kelam itu terulang kembali," ujar Harry mengenang mendiang Ibunya, Lady Diana.

3. Meski hubungan antar keluarga gak sehangat dahulu, Meghan dan Harry tetap saling mendukung dan menguatkan satu sama lain

5 Ketegaran Meghan Markle yang Bisa Jadi Panutaninstagram.com/sussexroyal

Meghan dan Harry memutuskan untuk melepas status mereka sebagai anggota Keluarga Kerajaan Inggris pada Januari 2020. Berkaitan dengan itu, Harry menyebutkan salah satu fakta yang mengejutkan pada wawancaranya dengan Oprah. Yaitu bagaimana sang ayah, Prince Charles, berhenti menerima teleponnya.

Masalah kerenggangan hubungan antara kedua sejoli ini dengan royal family juga sempat menjadi perbincangan publik. Tepatnya, ketika Meghan dituding membuat Kate Middleton menangis. Ia mengatakan bahwa kenyataan yang terjadi adalah sebaliknya. Tetapi, keduanya mengakui masih punya hubungan yang baik dengan Ratu Inggris.

Selain itu, Pangeran Harry juga berhenti menerima bantuan secara finansial dari Kerajaan Inggris (palace money) sejak awal tahun lalu. Ia juga harus membayar biaya keamanannya sendiri. Sejak saat itu, keduanya mulai berjuang untuk kesejahteraan ekonomi keluarga kecilnya. Mulai dari membuka bisnis sampai bekerja sama dengan beberapa perusahaan seperti Netflix.

Meski begitu, Meghan juga mengatakan bahwa mereka gak mendapat bayaran untuk melakukan wawancara dengan Oprah. Untuk ke depannya, Harry berharap bisa memperbaiki hubungan mereka dengan keluarganya.

Baca Juga: 7 Pelajaran Cinta Pangeran Harry & Meghan Markle, Lewati Jatuh Bangun

4. Ketulusan dan pengorbanan yang mereka buat bersama membuat hubungan Meghan dan Harry semakin kuat

5 Ketegaran Meghan Markle yang Bisa Jadi Panutaninstagram.com/sussexroyal

Sejak awal berita hubungan mereka dimuat di publik, keduanya harus menghadapi berbagai macam respons dari khalayak. Salah satunya disebabkan karena perbedaan status yang mereka punya.

Namun, dari ketulusan dan pengorbanan yang telah mereka buat selama ini. Bisa terlihat bahwa perbedaan status tersebut gak menampikkan ketulusan mereka.

Pada wawancara dengan Oprah, keduanya mengatakan bahwa mereka telah menikah secara private. Tepatnya tiga hari sebelum resepsi pernikahan yang digelar secara publik di tahun 2018.

"Cuma ada kami berdua di halaman belakang dengan Uskup Agung Canterbury," ungkap Meghan.

5. Sempat merasa terkurung dalam situasi. Kini, Meghan dan Harry merasa sudah lebih bebas

5 Ketegaran Meghan Markle yang Bisa Jadi Panutaninstagram.com/sussexroyal

Lahir dan tumbuh besar di lingkungan kerajaan, gak melulu bisa dikaitkan dengan hal-hal yang membahagiakan. Harry merasa ia terjebak dalam sistem kerajaan dan kondisi keluarganya. Baginya, 'jebakan' itu juga dialami oleh ayah dan kakaknya.

Kehidupan pribadi yang dibatasi membuat Meghan juga merasa terkukung sejak menyandang status sebagai anggota dari Keluarga Kerajaan Inggris. Ia jarang keluar dari kediaman. Selain itu, ia juga gak mendapat pembelajaran formal terkait cara berperilaku di lingkungan kerajaan.

Kini, Pangeran Harry dan Meghan serta buah hatinya telah memulai lembaran baru kehidupan mereka di Los Angeles, Amerika Serikat.

Itulah beberapa pelajaran moral yang bisa kita petik dari keteguhan hati Meghan Markle dan Pangeran Harry. Semoga kisah ini bisa menjadi teladan buat kita semua, ya.

Baca Juga: 8 Detail Rumah Baru Pangeran Harry dan Meghan Markle di Montecito

Topic:

  • Pinka Wima

Berita Terkini Lainnya