Komunikasi yang sehat memang tidak selalu berarti harus terus berbicara. Ada kalanya seseorang memilih diam untuk menenangkan diri sebelum melanjutkan diskusi. Namun, diam juga bisa berubah menjadi bentuk hukuman emosional atau quiet punishment ketika digunakan untuk mengendalikan, membuat pasangan merasa bersalah, atau menghindari penyelesaian masalah.
Sekilas, perilaku ini tampak memberi ruang. Padahal, jika berlangsung terus-menerus, quiet punishment dapat membuat hubungan dipenuhi kecemasan, kebingungan, dan rasa tidak aman. Berikut tujuh tanda komunikasi sedah bergeser menjadi quiet punishment dalam hubungan.
