“Ini adalah pendekatan yang lebih santai dalam menjalin hubungan, di mana kamu tidak mengejar label, pencapaian, atau pengakuan, tetapi mengeksplorasi apa yang terasa nyaman dan mempelajari apa yang sebenarnya kamu inginkan,” kata Shan Boodram, seorang pakar hubungan, dikutip dari laman Bustle.
Apa Itu Quiet Relationship? Konsep yang Mulai Banyak Dibicarakan

- Quiet relationship adalah konsep hubungan pribadi tanpa menampilkan pasangan di media sosial, fokus pada kenyamanan dan eksplorasi diri tanpa mencari pengakuan publik.
- Privasi dalam quiet relationship bertujuan melindungi hubungan, berbeda dengan kerahasiaan yang bermotif egois; komunikasi terbuka penting agar kedua pihak memahami alasan menjaga privasi.
- Konsep ini membantu pasangan membangun keintiman emosional lebih kuat dan melindungi hubungan dari tekanan eksternal, sejalan dengan tren generasi muda yang ingin detoks digital.
Sangat menyenangkan mengumumkan status hubungan di media sosial, seperti ketika kamu akhirnya bisa memamerkan pasangan di Instagram. Tetapi, semakin banyak orang memilih untuk menjaga hubungan mereka tetap offline saat ini karena ada banyak beban yang menyertai mempublikasikan kehidupan percintaan.
Mulai dari banyaknya komentar tentang perbandingan hingga penilaian bias yang muncul ketika kamu menerima terlalu banyak pendapat dari orang-orang. Itulah mengapa konsep quiet relationship menjadi semakin populer diadaptasi oleh generasi muda sekarang. Lantas, apa itu quiet relationship? Cari tahu di sini!
1. Apa itu quiet relationship?

Quiet relationship atau dalam bahasa Indonesia berarti hubungan yang tenang adalah hubungan yang bersifat pribadi. Pada dasarnya, ini berarti kamu tidak membagikan momen hubunganmu atau potret pasanganmu di media sosial.
Dengan menjalankan quiet relationship, kamu tidak mencoba untuk menunjukkan sesuatu, mengumumkan pencapaian penting, membalas dendam pada mantan, atau bahkan mengikuti percakapan. Sebaliknya, kamu mengalihkan fokus kembali kepada privasi hubungan.
2. Privat tapi bukan rahasia, apa perbedaannya?

Lia Huynh, seorang terapis pernikahan dan keluarga berlisensi yang berbasis di San Jose, California mengatakan bahwa privasi dan kerahasiaan bisa terlihat sama, namun, motifnya berbeda.
"Privasi bertujuan untuk melindungi, untuk bersikap waspada dan hati-hati. Seseorang yang menginginkan privasi tidak ingin hubungan itu disembunyikan, tetapi merasa itu perlu untuk melindungi hubungan tersebut," jelasnya, dikutip dari laman CNN.
Di sisi lain, kerahasiaan merugikan orang lain dan sering kali memiliki motif yang lebih egois seperti perasaan malu atau canggung. Jadi, bagaimana pasangan bisa membedakannya? Pasangan yang menjalin quiet relationship perlu mengidentifikasi motif mereka sendiri.
“Penting bagi orang yang menginginkan privasi untuk mengomunikasikan bahwa mereka tidak malu dengan hubungannya, dan mereka juga tidak melakukannya untuk menjaga agar pilihan mereka tetap terbuka. Pastikan kamu berdua sepakat tentang seperti apa hal ini nantinya," ungkapnya.
Secara keseluruhan, quiet relationship merupakan perubahan yang sepenuhnya positif bagi cara kaum muda menjalani kehidupan pribadi mereka.
“Semakin banyak anak muda yang memilih detoks digital saat ini. Ini tidak wajib, tetapi bisa sangat membuka wawasan. Apa pun yang mendorong orang untuk lebih bermakna dalam penggunaan media sosial mereka, ini adalah pertanda baik," Dr. Pamela Rutledge, direktur Pusat Penelitian Psikologi Media dan profesor emeritus psikologi media di Fielding Graduate University di Santa Barbara, California, dikutip dari laman CNN.
3. Manfaat quiet relationship

Quiet relationship tentu memiliki manfaat. Pertama, dengan konsep hubungan in kamu melindungi koneksi dengan pasangan. Dalam beberapa hal, memiliki quiet relationship dapat bermanfaat karena kamu melindunginya dari pengawasan eksternal. Bukan berbagi setiap detail kehidupan kencan, kamu menjaganya tetap pribadi untuk mempertahankan hubungan tersebut.
Kamu juga akan menciptakan keintiman emosional yang lebih kuat. Menjaga hubungan kamu tetap offline dapat membantumu fokus pada hal yang paling penting, yaitu kamu dan pasanganmu. Bukan merenungkan bagaimana hubunganmu dari sudut pandang orang lain, kamu mencurahkan lebih banyak energi untuk membangun keintiman emosional hanya antara kamu berdua.
Itulah yang dimaksud dengan quiet relationship, konsep hubungan yang mulai banyak dibicarakan. Konsep ini sejalan dengan generasi muda yang tidak lagi mengejar validasi, melainkan mementingkan hubungan yang sehat. Jadi, apakah kamu ingin menjalankan quiet relationship?






















