Menyikapi kegagalan cinta memang gak pernah sesederhana menghapus foto atau berhenti membuka percakapan lama. Ada momen ketika kamu terlihat baik-baik saja di depan orang lain, tetapi pikiranmu masih sibuk mengulang percakapan terakhir yang seandainya bisa diubah. Rasanya seperti tubuh sudah berjalan ke depan, sementara hati masih berdiri di tempat yang sama.
Luka karena hubungan yang berakhir sering kali bukan cuma soal kehilangan seseorang, tetapi juga kehilangan bayangan masa depan yang sempat kamu percaya. Itu sebabnya proses bangkit dari putus cinta membutuhkan cara yang lebih bijak daripada sekadar memaksa diri cepat move on. Yuk, simak lima langkah yang bisa membantumu memulihkan hati tanpa membawa kebencian ke perjalanan berikutnya.
