Comscore Tracker

6 Alasan Mengapa Agama Islam Melarang Suami Menyakiti Istrinya

Karena perempuan diciptakan sangat istimewa

Dalam hubungan rumah tangga, mereka yang sudah berkeluarga pasti pernah mengalami pro dan kontra pendapat, keyakinan, bahkan keegoisan. Setiap pertengkaran pasti ada pemecah solusinya tanpa ada kekerasan. Yang biasanya dilakukan adalah adu cekcok dan saling membentak.

Namun, tahukah kamu bahwa Islam melarang seorang suami membentak istrinya? Berikut alasannya.

1. Bertentangan dengan pesan Rasulullah

6 Alasan Mengapa Agama Islam Melarang Suami Menyakiti Istrinyastudiocataldi.it

Sebagai umat muslim, kita dianjurkan untuk mengikuti teladan Rasulullah dalam memperlakukan istrinya. Dalam hadis yang diriwayatkan oleh Imam Tirmidzi, Rasulullah SAW bersabda:

"Sebaik-baik kalian, (adalah) yang terbaik bagi istrinya dan aku adalah orang yang terbaik di antara kalian terhadap istriku."

2. Jasa yang tak terukur materi

6 Alasan Mengapa Agama Islam Melarang Suami Menyakiti IstrinyaUnsplash/Ashton Mullins

Walaupun sering dianggap sepele bahkan tak dianggap, namun istri memiliki peran yang sangat besar dalam keberlangsungan kehidupan berumah tangga. Seluruh kerja keras dan pengorbanan tersebut tak akan bisa dinilai dengan materi.

Misalnya, mengandung, melahirkan, menyusui dan merawat buah hati kalian berdua. Selain itu, banyak wanita karir yang masih mampu mengurus rumah, menyiapkan kebutuhan suami, serta memastikan rumah selalu nyaman dihuni keluarga.

Baca Juga: 5 Tanda Kamu Bisa Komunikasi Telepati dengan Pasanganmu, Paham Banget!

3. Doa seorang istri mustajab

6 Alasan Mengapa Agama Islam Melarang Suami Menyakiti IstrinyaUnsplash/@joshboot_

Selain doa orang tua pada anaknya dan sebaliknya, salah satu doa yang mustajabah ialah doa seorang istri untuk suaminya. Jangan pernah menyakiti fisik maupun batin istrimu jika tetap ingin didoakan yang terbaik. Percaya atau tidak, seorang istri ikut andil dalam menpercepat kesuksesan, kebahagiaan, dan rezeki yang melimpah bagi suami melalu doa-doa yang dipanjatkan istrimu.

4. Wanita tercipta dari tulang rusukmu yang bengkok

6 Alasan Mengapa Agama Islam Melarang Suami Menyakiti IstrinyaUnsplash/Meta Zahren

Pernyataan ini memang terdengar konyol dan tak logis. Tapi ketahuilah, wanita tercipta dari tulang rusuk yang bengkok, dekat dengan hati. Jadi mereka diciptakan untuk dicintai, bukan untuk disakiti. Bentakan dan perlakuan kasarmu malah yang menjadi penyebab muncul kata cerai.

5. Bentakan membuatnya lemah

6 Alasan Mengapa Agama Islam Melarang Suami Menyakiti IstrinyaUnsplash/@thoughtcatalog

Sebenarnya, wanita adalah makhluk yang kuat, ia bisa berbuat apa saja serta mampu menahan derita apapun demi mendukung suami dan keluarganya. Tapi, jika seorang suami membentak istri, maka rontoklah kekuatannya selama ini. Tak hanya menyakiti perasaan dan melukai hatinya, tapi juga meremukkan seluruh jiwa dan raganya tanpa kamu sadari.

6. Menyakiti istri sama dengan menyakiti anak

6 Alasan Mengapa Agama Islam Melarang Suami Menyakiti IstrinyaUnsplash/@jwwhitt

Jangan sekali-kali membentak istrimu dan membuatnya sedih, sakit hati, atau bahkan terluka fisik. Tidakkah kamu berpikir anakmu ikut terluka seperti ibunya?

Logisnya, ketika istrimu sakit baik fisik maupun batin, ia tidak maksimal dalam mengurus rumah tangganya, termasuk bisa saja lalai dalam mengurus anak. Mungkin saja anakmu menyadari perubahan yang terjadi pada ibunya, bahkan bisa saja ia membencimu sebagai ayah jika tahu kamulah penyebab ibunya sakit.

Kalau sudah begini, yakin masih berani membentak dan menyakiti istrimu? Karena di balik kesuksesan seorang pria, ada wanita hebat yang turut andil di belakangnya.

Baca Juga: Sangat Sepele, Ini 5 Hal yang Dapat Menyakiti Perasaan Pasanganmu Lho

Melodyna Melody Photo Verified Writer Melodyna Melody

Member IDN Times Community ini masih malu-malu menulis tentang dirinya

IDN Times Community adalah media yang menyediakan platform untuk menulis. Semua karya tulis yang dibuat adalah sepenuhnya tanggung jawab dari penulis.

Topic:

  • Arifina Aswati

Berita Terkini Lainnya