Pekerjaan rumah sering terasa gak ada habisnya karena setelah satu urusan selesai, masih ada pekerjaan lain yang menunggu. Menyiapkan makanan, mencuci piring, membereskan kamar, mencuci pakaian, sampai mengurus kebutuhan anak bisa menghabiskan banyak waktu kalau semuanya dikerjakan sendiri. Kalau pasangan jarang ikut turun tangan, rasa capek tentu bisa menumpuk dan membuat pembagian tugas di rumah terasa gak adil.
Kondisi seperti ini gak selalu selesai hanya dengan meminta pasangan agar lebih peka. Ada kebiasaan dan cara bicara tertentu yang perlu diubah supaya urusan rumah gak terus bergantung pada satu orang. Kalau kamu sedang mengalaminya, beberapa cara menghadapi pasangan yang jarang membantu di rumah berikut ini bisa dicoba.
