5 Fakta SPF dalam Makeup, Apa Sudah Cukup Lindungi Kulit?

- SPF dalam foundation, cushion, atau bedak hanya memberi perlindungan tambahan karena pemakaian makeup biasanya tidak sebanyak jumlah yang diuji untuk mencapai klaim SPF.
- Sunscreen khusus minimal SPF 30 dengan perlindungan broad-spectrum UVA dan UVB perlu dipakai merata sebelum makeup, termasuk pada wajah, telinga, dan leher.
- Saat beraktivitas di luar, berkeringat, atau terpapar matahari lama, sunscreen perlu diaplikasikan ulang sesuai petunjuk; makeup ber-SPF tidak otomatis memberi perlindungan penuh.
Pernah merasa tidak perlu memakai sunscreen karena foundation, cushion, atau bedak yang digunakan sudah mengandung SPF? Produk makeup dengan perlindungan matahari memang praktis untuk rutinitas harian, terutama bagi kamu yang ingin menghemat waktu saat bersiap di pagi hari. Namun, ada hal penting yang perlu diperhatikan sebelum menjadikan SPF dalam makeup sebagai satu-satunya andalan untuk melindungi kulit dari paparan sinar matahari.
Meski sama-sama mencantumkan SPF pada kemasannya, perlindungan yang diperoleh dari makeup belum tentu setara dengan penggunaan sunscreen secara khusus. Jumlah produk yang diaplikasikan dan cara pemakaiannya turut memengaruhi efektivitas perlindungan tersebut. Supaya tidak salah langkah, simak lima hal yang perlu kamu ketahui tentang sunscreen dengan SPF dalam makeup berikut ini!
1. SPF dalam makeup belum tentu cukup untuk melindungi kulit

ilustrasi seorang wnaita memakai bedak (pexels.com/Polina Tankilevitch) Foundation, cushion, moisturizer, hingga bedak tabur kini banyak yang dilengkapi SPF. Kandungan ini memang dapat membantu memberikan perlindungan tambahan terhadap sinar ultraviolet, sehingga menjadi nilai plus bagi produk makeup yang digunakan sehari-hari. Namun, keberadaan SPF dalam makeup tidak otomatis membuat produk tersebut cukup untuk menggantikan sunscreen.
Salah satu alasannya adalah jumlah makeup yang biasanya digunakan cenderung lebih sedikit daripada jumlah yang diperlukan untuk mencapai perlindungan SPF sesuai klaim produk. Misalnya, kamu mungkin hanya mengaplikasikan foundation tipis untuk mendapatkan hasil natural. Padahal, angka SPF pada kemasan ditentukan melalui pengujian dengan jumlah aplikasi tertentu. Karena itu, tetap gunakan sunscreen khusus sebelum makeup agar kulit mendapatkan perlindungan yang lebih optimal.
2. Perhatikan angka SPF dan perlindungan UVA

ilustrasi memilih krim sunscreen (vecteezy.com/PRONOJOY SAHA) Saat memilih makeup dengan SPF, jangan hanya berfokus pada angka yang tertera di kemasan. SPF terutama menunjukkan tingkat perlindungan terhadap UVB, yaitu sinar ultraviolet yang berperan besar dalam menyebabkan kulit terbakar. Sementara itu, sinar UVA juga perlu diwaspadai karena dapat berkontribusi terhadap penuaan dini dan kerusakan kulit.
Untuk pemakaian sehari-hari, pilih sunscreen dengan SPF minimal 30 dan perlindungan spektrum luas atau broad-spectrum yang mencakup UVA dan UVB. Jika makeup favoritmu juga memiliki SPF dan perlindungan UVA yang jelas, produk tersebut bisa menjadi lapisan perlindungan tambahan. Namun, jangan mengandalkannya sebagai pengganti sunscreen utama, terutama jika kamu banyak beraktivitas di luar ruangan.
3. Jumlah makeup yang digunakan memengaruhi perlindungan

ilustrasi seorang wanita memakai makeup (pexels.com/KATRIN BOLOVTSOVA) Salah satu alasan SPF dalam makeup sering kali kurang dapat diandalkan sebagai perlindungan utama adalah jumlah pemakaiannya. Untuk mendapatkan perlindungan sesuai angka SPF yang tercantum, produk perlu diaplikasikan dalam jumlah yang digunakan saat pengujian. Sementara itu, penggunaan foundation atau cushion biasanya hanya ditujukan untuk meratakan warna kulit, bukan menutupi wajah dengan lapisan tebal.
Jika kamu mencoba mengaplikasikan makeup sebanyak yang diperlukan untuk mencapai klaim SPF-nya, hasilnya mungkin terasa terlalu berat atau terlihat kurang natural. Oleh sebab itu, cara yang lebih praktis adalah memakai sunscreen khusus dalam jumlah yang memadai terlebih dahulu, kemudian melanjutkan dengan makeup seperti biasa. Dengan begitu, kamu tetap bisa mendapatkan tampilan riasan yang diinginkan tanpa terlalu bergantung pada SPF dari produk makeup.
4. Sunscreen tetap perlu diaplikasikan sebelum makeup

ilustrasi seorang wanita memakai krim suncreen (pexels.com/RDNE Stock project) Supaya perlindungan kulit lebih optimal, jadikan sunscreen sebagai bagian dari rutinitas skincare pagi sebelum menggunakan foundation, cushion, atau bedak yang mengandung SPF. Aplikasikan sunscreen secara merata ke seluruh area kulit yang terpapar, termasuk wajah, telinga, dan leher. Setelah itu, beri waktu agar produk menempel dengan baik sebelum melanjutkan ke tahap makeup.
Jika khawatir sunscreen membuat makeup mudah bergeser, pilih formula yang nyaman dan sesuai dengan jenis kulitmu. Sunscreen bertekstur ringan bisa menjadi pilihan bagi pemilik kulit berminyak, sedangkan formula yang lebih melembapkan dapat terasa nyaman untuk kulit kering. Kamu juga bisa menggunakan teknik menepuk saat mengaplikasikan makeup agar lapisan sunscreen tidak mudah terganggu. Kuncinya adalah menemukan kombinasi produk yang cocok, bukan melewatkan sunscreen demi hasil riasan yang lebih rapi.
5. Reapply sunscreen tetap penting meski makeup mengandung SPF

ilustrasi seorang wanita memakai krim sunscreen (vecteezy.com/Muhammad Mustain) Perlindungan matahari tidak berhenti setelah sunscreen diaplikasikan pada pagi hari. Jika kamu menghabiskan waktu di luar ruangan, berkeringat, atau terpapar sinar matahari dalam waktu lama, sunscreen perlu diaplikasikan ulang sesuai petunjuk produk. Secara umum, sunscreen disarankan untuk digunakan kembali setiap dua jam saat beraktivitas di luar ruangan, serta setelah berenang atau berkeringat sesuai petunjuk pemakaian.
Lalu, bagaimana jika kamu sudah memakai makeup? Kamu bisa memilih metode reapply yang sesuai dengan kondisi kulit dan riasan, misalnya menggunakan sunscreen yang dapat diaplikasikan di atas makeup atau merapikan kembali riasan setelah memakai sunscreen. Bedak atau cushion dengan SPF dapat membantu sebagai perlindungan tambahan, tetapi jangan menganggapnya otomatis memberikan perlindungan penuh jika digunakan dalam jumlah yang sangat sedikit. Prioritaskan sunscreen dengan jumlah yang memadai agar kulit tetap terlindungi sepanjang aktivitas.
Makeup dengan SPF memang praktis dan bisa menjadi tambahan perlindungan untuk rutinitas sehari-hari. Namun, produk tersebut sebaiknya tidak dijadikan satu-satunya andalan untuk melindungi kulit dari paparan sinar ultraviolet. Tetap gunakan sunscreen dengan SPF minimal 30 dan perlindungan UVA serta UVB sebelum makeup, lalu aplikasikan ulang sesuai kebutuhan. Dengan rutinitas yang tepat, kamu bisa tetap tampil maksimal sekaligus menjaga kesehatan kulit tanpa harus memilih salah satunya!





![[QUIZ] Dari Karakter Upin Ipin, Ini Cara Kamu Lari dari Masalah](https://image.idntimes.com/post/20260608/mengapa-sebagian-perjuangan-tidak-pernah-diceritakan-konsumsi-publik_cd027948-9919-4c9d-aa0a-a09fd3ac36f6.jpeg)



![[QUIZ] Dari Permainan Favorit Masha, Terungkap Sisi Dirimu yang Jarang Disadari](https://image.idntimes.com/post/20261005/12_5718b20d-3754-4882-a427-f7defe01563b.jpg)
![[QUIZ] Pilih Karakter SpongeBob, Ini Ambisi Kamu yang Selama Ini Dipendam](https://image.idntimes.com/post/20260302/bagaimana-jika-setan-bukan-makhluk-ghaib-merupakan-sifat-kita-sendiri-ambisi_f02476f5-4f51-4783-9712-db5e107f854e.jpeg)




![[QUIZ] Dari Pilihan Warna Sunset, Ini Luka yang Lama Kamu Simpan Sendiri](https://image.idntimes.com/post/20260905/203459_6a0cdf4e-d1d4-4a77-87e4-21452d6fb14f.jpg)
![[QUIZ] Dari Karakter Doraemon Favorit Kamu, Bagaimana Cara Kamu Menghadapi Kehidupan?](https://image.idntimes.com/post/20261001/1000000339_e80c6d0a-3fec-4eda-b77d-915c51aa08a7.jpg)







