Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Cara Melindungi Kolagen Kulit Menurut Dermatolog, Praktikkan!
ilustrasi membersihkan wajah (pexels.com/miriamalonso)

Kolagen adalah protein penting yang memberikan kekuatan, elastisitas, dan kekenyalan pada kulit kita. Seiring bertambahnya usia, produksi kolagen dalam tubuh secara alami menurun, yang dapat mengakibatkan kulit menjadi lebih kendur, berkerut, dan kehilangan kelekatan.

Untuk menjaga kulit tetap sehat dan tampak muda, penting untuk melindungi dan merangsang produksi kolagen. Kira-kira bagaimana cara melindungi kolagen kulit? Yuk, simak artikel di bawah ini!

1. Gunakan tabir surya secara rutin

ilustrasi wanita menggunakan sunscreen (pexels.com/mikhailnilov)

Menggunakan tabir surya secara rutin dapat secara signifikan melindungi kolagen kulit. Paparan sinar ultraviolet (UV) dari matahari adalah salah satu penyebab utama kerusakan kolagen, yang dapat menyebabkan kerutan, garis halus, dan kehilangan elastisitas kulit. Tabir surya berfungsi melindungi dengan menghalangi atau menyerap sinar UV, mengurangi risiko kerusakan kolagen yang disebabkan oleh paparan matahari.

Untuk hasil terbaik, Dr. Hannah Kopelman, MD, dokter kulit bersertifikat di New York City, dilansir Byrdie, merekomendasikan penggunaan tabir surya spektrum luas dengan SPF 30 atau lebih tinggi untuk melindungi kulit dari sinar UVA dan UVB. Pastikan untuk mengaplikasikannya setiap hari, bahkan saat cuaca mendung. Penggunaannya yang rutin dapat membantu mempertahankan struktur kolagen yang sehat.

2. Tambahkan retinoid dalam perawatan kulit

ilustrasi menuangkan krim di ujung jari (pexels.com/ronlach)

Retinoid, turunan vitamin A, bekerja dengan mempercepat pergantian sel dan meningkatkan produksi kolagen di lapisan dalam kulit. Proses ini membantu memperbaiki tekstur kulit, mengurangi kerutan, dan meningkatkan elastisitas kulit. Selain itu, retinoid dapat melawan kerusakan akibat paparan sinar matahari dan polusi dengan memperbaiki dan memperkuat kolagen yang ada.

Namun, karena retinoid dapat menyebabkan iritasi pada beberapa orang, penting untuk memperkenalkan produk ini secara bertahap ke dalam rutinitas perawatan kulit dan menggunakannya di malam hari untuk hasil terbaik. Dengan perawatan yang konsisten, retinoid dapat membantu menjaga kekuatan dan kekenyalan kulit seiring waktu.

"Retinol dan retinoid topikal telah terbukti meningkatkan penampilan kulit yang menua dengan merangsang produksi kolagen di lapisan kulit yang lebih dalam," kata Shereene Idriss, dokter kulit bersertifikat di Union Square Laser Dermatology, New York, dilansir Forbes.

3. Hidrasi yang cukup

ilustrasi minum menggunakan sedotan (pexels.com/cottonbro)

Hidrasi yang cukup memainkan peran penting dalam menjaga dan meningkatkan kolagen kulit. Kolagen memerlukan kelembapan untuk tetap elastis dan kuat, dan kulit yang terhidrasi dengan baik dapat mendukung proses perbaikan dan pembentukan kolagen.

Ketika tubuh kekurangan cairan, kulit cenderung menjadi kering dan kurang fleksibel, yang dapat memperlambat produksi kolagen dan mengganggu kemampuannya untuk memperbaiki diri. Selain itu, vitamin C, yang merupakan nutrisi penting untuk sintesis kolagen, memerlukan air untuk berfungsi secara optimal.

Oleh karena itu, menjaga asupan cairan tidak hanya membantu hidrasi kulit tetapi juga mendukung proses biologis yang diperlukan untuk pembentukan kolagen, menghasilkan kulit yang lebih kenyal dan sehat.

"Hidrasi memainkan peran besar dalam produksi dan pembentukan kolagen. Kulit yang kering tidak dapat memperbaiki dirinya sendiri," kata Tony Castillo, ahli diet terdaftar yang berbasis di Miami, ahli gizi dan salah satu pendiri Nutrition for Performance, dilansir Forbes.

4.  Gunakan krim peptida

ilustrasi menggunakan krim di tangan (pexels.com/ronlach)

Menggunakan krim peptida berkualitas juga menjadi cara yang efektif untuk melindungi kolagen kulit. Peptida, yang terdiri dari asam amino, membantu meningkatkan produksi kolagen dan elastin, protein penting untuk kekencangan dan elastisitas kulit. Krim peptida bekerja dengan merangsang produksi kolagen di lapisan bawah kulit, yang membantu memperbaiki dan menjaga struktur kulit seiring bertambahnya usia.

Selain itu, peptida juga memperbaiki kerusakan kulit dan meningkatkan kekenyalan kulit. Dengan menambahkan krim peptida ke dalam rutinitas perawatan kulit, kamu dapat membantu mempertahankan kesehatan kolagen, mencegah penurunan kolagen lebih lanjut, dan menjaga kulit tetap terlihat muda dan sehat.

5. Konsumsi makanan yang mendukung

ilustrasi makan sehat (pexels.com/mikhailnilov)

Konsumsi makanan yang mendukung produksi kolagen dapat membantu melindungi kolagen di kulit. Dilansir Forbes, Brittany Modell, ahli diet terdaftar dan pendiri Brittany Modell Nutrition and Wellness, menjelaskan, makanan yang kaya akan vitamin C, seperti buah sitrun dan beri, serta makanan yang mengandung asam amino esensial, seperti ikan, telur, dan kaldu tulang, berperan penting dalam produksi kolagen. 

Selain itu, makanan yang kaya protein dan antioksidan membantu memperbaiki dan menjaga kesehatan kolagen. Dengan memastikan diet mencakup berbagai makanan yang mendukung produksi kolagen, kamu dapat membantu melindungi dan menjaga kolagen kulit agar tetap kuat, elastis, dan sehat.

6. Gunakan vitamin C

ilustrasi wanita berpose lucu (pexels.com/agungpratama)

Vitamin C berperan penting dalam sintesis kolagen, yang merupakan protein utama penyusun kulit, memberikan kekuatan dan elastisitas. Selain itu, vitamin C adalah antioksidan kuat yang melindungi kulit dari kerusakan akibat radikal bebas yang dapat menyebabkan degradasi kolagen.

Dengan mengurangi dampak kerusakan lingkungan, seperti paparan sinar UV dan polusi, vitamin C membantu mencegah penuaan dini dan menjaga kulit tetap kencang dan sehat. Aplikasi topikal serum atau krim yang mengandung vitamin C dapat meningkatkan produksi kolagen dan memberikan perlindungan tambahan bagi kulit.

7. Coba eksfoliasi kimia

ilustrasi wanita membersihkan wajah (pexels.com/ronlach)

Eksfoliasi kimia dapat membantu melindungi kolagen kulit dengan cara merangsang pergantian sel dan meningkatkan produksi kolagen baru. Proses ini melibatkan penggunaan bahan kimia seperti asam alfa hidroksi (AHA) atau asam beta hidroksi (BHA) untuk mengangkat sel-sel kulit mati dari permukaan kulit.

Dengan menghilangkan sel-sel mati, eksfoliasi kimia mempercepat regenerasi sel kulit yang lebih sehat dan merangsang produksi kolagen. Selain itu, eksfoliasi kimia dapat membantu mengurangi kerusakan kulit akibat paparan sinar UV dan polusi, yang dapat mempercepat degradasi kolagen. Hasilnya adalah kulit yang lebih halus, lebih cerah, dan lebih elastis, dengan kolagen yang lebih terlindungi dan terjaga.

8. Coba perawatan di klinik

ilustrasi menghilangkan bulu wajah dengan metode epilasi (pexels.com/sarbemanuel)

Berbagai perawatan seperti laser resurfacing, terapi radiofrekuensi, dan microneedling dikenal mampu merangsang produksi kolagen baru. Prosedur-prosedur ini bekerja dengan menciptakan luka-luka mikro di kulit atau menggunakan energi panas yang mendorong tubuh untuk memulai proses penyembuhan alami, yang melibatkan produksi kolagen dan elastin.

Selain itu, perawatan seperti suntikan platelet-rich plasma (PRP) dan chemical peels juga dapat memperbaiki tekstur kulit dan merangsang regenerasi kolagen. Dengan memilih perawatan klinik yang tepat dan dilakukan oleh profesional yang berpengalaman, kamu dapat mempertahankan kolagen kulit serta menjaga kulit tetap kencang dan awet muda.

"Perangkat berbasis energi dengan radiofrekuensi dan ultrasound juga dapat membantu regenerasi kolagen di  kulit," kata Dr. Idriss . "Microneedling dan suntikan plasma kaya trombosit juga dapat merangsang pembentukan kolagen," lanjutnya.

Melindungi kolagen kulit adalah langkah penting untuk mempertahankan penampilan kulit yang sehat dan awet muda. Dengan kombinasi cara-cara ini, kamu dapat secara efektif melawan tanda-tanda penuaan dan menjaga elastisitas serta kekencangan kulit dalam jangka panjang.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team

Related Article