ilustrasi minum menggunakan sedotan (pexels.com/cottonbro)
Hidrasi yang cukup memainkan peran penting dalam menjaga dan meningkatkan kolagen kulit. Kolagen memerlukan kelembapan untuk tetap elastis dan kuat, dan kulit yang terhidrasi dengan baik dapat mendukung proses perbaikan dan pembentukan kolagen.
Ketika tubuh kekurangan cairan, kulit cenderung menjadi kering dan kurang fleksibel, yang dapat memperlambat produksi kolagen dan mengganggu kemampuannya untuk memperbaiki diri. Selain itu, vitamin C, yang merupakan nutrisi penting untuk sintesis kolagen, memerlukan air untuk berfungsi secara optimal.
Oleh karena itu, menjaga asupan cairan tidak hanya membantu hidrasi kulit tetapi juga mendukung proses biologis yang diperlukan untuk pembentukan kolagen, menghasilkan kulit yang lebih kenyal dan sehat.
"Hidrasi memainkan peran besar dalam produksi dan pembentukan kolagen. Kulit yang kering tidak dapat memperbaiki dirinya sendiri," kata Tony Castillo, ahli diet terdaftar yang berbasis di Miami, ahli gizi dan salah satu pendiri Nutrition for Performance, dilansir Forbes.