6 Tips Memilih Sunscreen untuk Kulit Berminyak, Sudah Tepat?

- Pemilik kulit berminyak disarankan memilih sunscreen bertekstur ringan, seperti gel atau fluid, dengan hasil akhir natural atau matte yang tetap nyaman di kulit.
- Klaim seperti oil control, non-comedogenic, dan lightweight dapat menjadi panduan, tetapi kecocokan tetap perlu dilihat dari respons kulit masing-masing setelah pemakaian.
- Sunscreen perlu memberi perlindungan SPF serta UVA/UVB, mengandung hidrasi secukupnya, dan selaras dengan skincare maupun makeup agar nyaman dipakai rutin.
Punya kulit berminyak sering membuat pemakaian sunscreen terasa tricky. Baru beberapa menit setelah diaplikasikan, wajah sudah terlihat mengilap, terasa gerah, atau bahkan membuat makeup lebih cepat luntur. Padahal, sunscreen tetap menjadi bagian penting dari rutinitas skincare sehari-hari, termasuk untuk kamu yang punya produksi sebum cukup tinggi.
Kuncinya bukan menghindari sunscreen, melainkan memilih formula yang terasa nyaman dan sesuai dengan kebutuhan kulit. Berikut beberapa tips yang bisa membantu menemukan sunscreen untuk kulit berminyak agar tetap terasa ringan dan tidak lengket.
1. Pilih tekstur yang ringan

ilustrasi tekstur sunscreen (pexels.com/Thirdman) Tekstur sunscreen menjadi hal pertama yang perlu diperhatikan jika kamu memiliki kulit berminyak. Formula yang terlalu creamy atau terasa berat dapat membuat wajah semakin greasy, terutama ketika digunakan dalam jumlah yang cukup untuk memberikan perlindungan sesuai petunjuk produk.
Kamu bisa mempertimbangkan sunscreen dengan tekstur gel, fluid, lotion ringan, atau formula lain yang terasa nyaman di kulit. Namun, jangan hanya terpaku pada nama teksturnya. Coba perhatikan juga bagaimana produk terasa setelah beberapa menit karena sunscreen yang awalnya ringan belum tentu memiliki hasil akhir yang sama pada setiap jenis kulit.
2. Cari formula dengan hasil akhir yang sesuai

ilustrasi mengaplikasikan sunscreen pada wajah (pexels.com/Ivan S) Selain tekstur, perhatikan juga finish atau hasil akhir sunscreen setelah diaplikasikan. Jika wajah mudah berminyak, sunscreen dengan finish terlalu dewy mungkin membuat kulit terlihat semakin mengilap sepanjang hari.
Sunscreen dengan hasil akhir natural atau matte bisa menjadi pilihan jika kamu lebih menyukai tampilan yang tidak terlalu glowing. Meski begitu, matte bukan berarti harus membuat kulit terasa kering atau tertarik. Pilih produk yang tetap terasa nyaman sehingga kamu tidak tergoda untuk mengurangi jumlah pemakaian hanya karena terasa kurang nyaman.
3. Perhatikan klaim untuk kulit berminyak

ilustrasi memakai cream wajah (pexels.com/Ron Lach) Saat memilih sunscreen, kamu bisa memanfaatkan informasi pada kemasan sebagai panduan awal. Produk yang ditujukan untuk kulit berminyak atau acne-prone sering kali diformulasikan dengan mempertimbangkan kebutuhan kulit yang lebih mudah menghasilkan sebum.
Perhatikan juga klaim seperti oil control, non-comedogenic, atau lightweight jika sesuai dengan kebutuhanmu. Namun, klaim tersebut bukan jaminan bahwa produk pasti cocok untuk semua orang. Kondisi kulit setiap orang berbeda, sehingga tetap perhatikan respons kulit setelah pemakaian.
4. Jangan mengabaikan kandungan pelembap

ilustrasi menggunakan sunscreen pada wajah (pexels.com/Yan Krukau) Kulit berminyak bukan berarti tidak membutuhkan hidrasi. Justru, menggunakan produk yang terlalu membuat kulit kering dapat membuat rutinitas skincare terasa tidak nyaman dan membuat kamu kesulitan menemukan keseimbangan yang pas.
Karena itu, jangan otomatis menghindari sunscreen yang mengandung bahan pelembap. Fokuslah pada keseluruhan formula dan bagaimana produk terasa setelah digunakan. Jika sunscreen sudah cukup melembapkan kulit, kamu mungkin tidak membutuhkan terlalu banyak lapisan skincare sebelumnya, sehingga hasil akhirnya tetap terasa ringan.
5. Sesuaikan dengan rutinitas skincare dan makeup

ilustrasi rutinitas memakai skincare (pexels.com/Pavel Danilyuk) Sunscreen tidak berdiri sendiri dalam rutinitas pagi. Produk yang digunakan sebelumnya, seperti toner, serum, atau moisturizer, juga dapat memengaruhi rasa lengket dan tampilan akhir di kulit. Terlalu banyak lapisan produk bisa membuat wajah terasa berat, terutama pada kulit berminyak.
Jika kamu menggunakan makeup setelah sunscreen, pilih kombinasi produk yang dapat bekerja dengan baik satu sama lain. Beri waktu setiap lapisan untuk menyerap atau set sesuai karakter produknya sebelum melanjutkan ke tahap berikutnya. Cara ini dapat membantu mengurangi risiko sunscreen terasa menumpuk atau membuat complexion mudah bergeser.
6. Utamakan kenyamanan tanpa mengorbankan perlindungan

ilustrasi memakai skincare secara rutin (pexels.com/KATRIN BOLOVTSOVA) Sunscreen yang nyaman memang penting, tetapi jangan sampai fokus pada sensasi ringan membuatmu mengabaikan perlindungan terhadap sinar UV. Perhatikan keterangan SPF dan broad-spectrum atau perlindungan terhadap UVA dan UVB pada produk yang kamu pilih.
Jika sudah menemukan sunscreen yang memberikan perlindungan sesuai kebutuhan dan terasa nyaman untuk digunakan secara rutin, pertahankan pemakaiannya. Sebab, sunscreen yang paling bagus di rak skincare tidak akan banyak membantu jika akhirnya jarang digunakan karena terasa terlalu lengket atau tidak nyaman.
Memilih sunscreen untuk kulit berminyak sebenarnya tidak harus serumit memilih outfit untuk kondangan. Mulai dari tekstur, hasil akhir, klaim produk, hingga kecocokannya dengan skincare dan makeup yang biasa kamu gunakan.
Jangan lupa, pengalaman pemakaian setiap orang bisa berbeda, jadi jangan langsung menganggap produk yang viral pasti cocok untuk kulitmu. Temukan formula yang terasa nyaman sekaligus memberikan perlindungan yang dibutuhkan, lalu jadikan sunscreen sebagai bagian konsisten dari rutinitas harianmu. Selamat mencoba!




















