Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Gaya JENNIE dalam Koleksi Kolaborasi Perdana bareng adidas, Edgy!
Kolaborasi pertama adidas Originals dengan ikon global JENNIE. (dok. adidas)
  • adidas Originals by Jennie diluncurkan global pada 1 September 2026. Jennie terlibat sebagai perancang bersama, menghadirkan konsep “Functional Grace” yang memadukan balet dan sportswear.
  • Koleksi ini menggabungkan siluet feminin seperti wrap, pita, bahan lembut, dan leg warmer dengan track top serta track pants, menonjolkan sisi lembut sekaligus kuat.
  • Item klasik adidas diberi sentuhan baru melalui SUPERSTAR SQ BALLET, rok dan kardigan wrap, serta material transparan. Kampanye “Cosmic Ballerina: Kinematics” membawa nuansa futuristik yang tetap wearable.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Kalau melihat gaya Jennie, rasanya sulit memisahkan outfit dari persona yang ia bawa. Penyanyi asal Korea Selatan ini memang sering tampil dengan gaya yang feminin, tetapi tetap punya kesan cool dan effortless. Kali ini, ciri khas tersebut ikut dituangkan ke dalam koleksi terbarunya bersama adidas Originals.

adidas Originals by Jennie resmi diluncurkan secara global pada 1 September 2026. Dalam kolaborasi tersebut, Jennie tidak hanya menjadi wajah dari campaign, tetapi juga terlibat sebagai perancang bersama. Koleksinya mengambil konsep “Functional Grace” yang memadukan elemen balet dengan karakter sportswear dari adidas.

Inspirasi balet tersebut kemudian dibuat lebih modern, bahkan sedikit surealis dan futuristik. Ada sepatu balet bergaya pointe, rok wrap, track pants, hingga item pakaian transparan yang bisa mencuri perhatian. Lantas, apa yang membuat koleksi ini terasa begitu Jennie? 

1. Feminin, tetapi tetap punya kesan sporty

Salah satu koleksinya adalah SUPERSTAR SQ BALLET, mengambil inspirasi dari sepatu pointe balet dengan ujung kotak dan detail pita. (dok. adidas)

Pada koleksi ini, Jennie mempertemukan dua gaya yang sekilas terasa berbeda. Elemen feminin dari balet dipadukan dengan sportswear adidas Originals. Siluet wrap, detail pita, bahan lembut, dan leg warmer hadir berdampingan dengan track pants serta track top. Perpaduan tersebut membuat tampilannya tetap santai tanpa kehilangan kesan polished. Jennie menjelaskan bahwa konsep tersebut memang berangkat dari keinginannya menggabungkan sisi lembut dan kuat dalam balet.

“Dalam kolaborasi ini saya ingin melihat kembali identitas klasik adidas Originals lewat perspektif dan energi saya sendiri. Saya ingin menyatukan kelembutan dan pengendalian diri dalam balet serta kekuatan di baliknya dengan nuansa ruang yang tak berujung dan penuh misteri,” katanya.

Perpaduan itu terlihat jelas pada beberapa item utama koleksi. SUPERSTAR SQ BALLET, misalnya, mengambil inspirasi dari sepatu pointe balet dengan ujung kotak dan detail pita. Sementara itu, track top dan track pants yang biasanya identik dengan gaya sporty dibuat lebih lembut lewat desain serta detail yang diperbarui. Hasil akhirnya terasa feminin, tetapi tidak tetap ada hint sporty.

2. Item klasik dikasih twist yang lebih playful

Kolaborasi Koleksi JENNIE dengan Adidas Originals mengambil konsep “Functional Grace”. (dok. adidas)

Kalau kamu tipe orang yang suka item basic, tetapi tetap ingin outfit terlihat beda, elemen ini mungkin menarik. Jennie tidak menghilangkan karakter klasik dari adidas Originals dalam koleksinya. Sebaliknya, ia memberikan perubahan pada bentuk, detail, dan cara item tersebut bisa digunakan. Salah satunya adalah SUPERSTAR SQ BALLET yang mengambil inspirasi dari sepatu pointe balet. Detail pita dan ujung kotaknya membuat siluet Superstar terasa jauh lebih feminin.

Selain sepatu, koleksi ini juga menghadirkan rok wrap, kardigan model wrap, T-shirt untuk layering, hingga kaus kaki dengan potongan cut-out. Ada pula leg warmer rajut tinggi yang memberikan sentuhan playful pada keseluruhan tampilan. Detail-detail tersebut menunjukkan bahwa modifikasi kecil ternyata bisa membuat item yang familier terasa jauh lebih fresh. Cocok untuk kamu yang suka eksperimen, tetapi belum siap tampil terlalu nyentrik.

3. Ada nuansa futuristik yang tetap wearable

Adidas Originals by JENNIE. (dok. adidas)

Elemen terakhir yang membuat koleksi ini terasa khas Jennie adalah sentuhan futuristiknya. Kampanye koleksi ini membawa konsep “Cosmic Ballerina: Kinematics” dengan visual yang terinspirasi dari luar angkasa. Balet tidak lagi hanya digambarkan sebagai aktivitas di dalam studio, tetapi sebagai simbol kebebasan, energi, dan gerakan. Nuansa tersebut diterjemahkan melalui beberapa item dengan material yang transparan. Meski begitu, keseluruhan koleksi tetap dibuat agar bisa digunakan untuk gaya sehari-hari.

“Saya fokus menciptakan suasana yang terasa abadi namun berpandangan ke depan: sinematik dan surealis, dengan kehadiran yang tenang namun kuat,” pungkas Jennie.

Kesan futuristik itu bisa dilihat dari bodysuit yang hadir dalam koleksi. Material tersebut memberikan look berbeda tanpa membuat outfit harus terlihat terlalu rumit. Dipadukan dengan item yang lebih kasual, tampilan akhirnya justru terasa modern dan effortless. Jadi, elemen futuristik di sini bukan sekadar untuk tampil beda, tetapi menjadi cara untuk memperbarui gaya sportswear yang sudah dikenal.

Gaya kolaborasi antara Jennie dan adidas Originals semakin terasa familier. Balet, streetwear, dan nuansa futuristik dibuat berdampingan tanpa terasa terlalu dipaksakan. Buat kamu yang suka gaya feminin tetapi tetap ingin terlihat cool, beberapa elemennya bisa banget jadi inspirasi outfit. Gak harus langsung memakai semua item sekaligus, cukup ambil beberapa detail yang paling kamu suka. Sedikit twist justru bisa bikin outfit kelihatan lebih “kamu”.

Curated For You

Editorial Team

Related Article