ilustrasi meneteskan serum ke telapak tangan (pexels.com/Pavel Danilyuk)
Sebagai salah satu bahan aktif yang ampuh menghilangkan jerawat, mungkin kamu akan tergoda untuk menggunakan retinol dan benzoyl Peroxide. Namun, sebaiknya, jangan gunakan bahan tersebut secara bersamaan.
Sebab, menurut Aegean Chan, seorang dokter kulit bersertifikat yang berbasis di Santa Barbara, California, dikutip Allure, benzoyl peroxide dapat mengoksidasi dan menurunkan tretinoin. Tretinoin sendiri berfungsi untuk menyembuhkan jerawat. Artinya, memadukan benzoyl peroxide dan retinol dapat menghilangkan efektivitas dari keduanya.
“Kedua bahan tersebut bersama-sama menetralisir satu sama lain, membuat masing-masing menjadi kurang efektif dan dapat meningkatkan kemungkinan iritasi jika diaplikasikan secara berlapis,” jelas Caroline Robinson, seorang dokter kulit berbasis di Chicago, dilansir Allure.
Sebaliknya, gunakan kedua bahan skincare tersebut di hari yang berbeda untuk melawan bakteri penyebab jerawat. Benzoyl Peroxide cocok dipakai pada rutinitas skincare pagi, sedangkan retinol cocok dipakai pada rutinitas skincare malam.
Terkadang, menggabungkan retinol dengan bahan aktif lain bisa membantu mengatasi permasalahan kulit tertentu dan memberikan khasiat yang lebih baik. Namun, perlu diingat jika tidak semua kandungan skincare aman dicampur dengan jenis turunan vitamin A yang satu ini.
Salah-salah, kedua kandungan skincare yang kamu gunakan justru kehilangan efektivitasnya atau kemampuan untuk memperbaiki kulit, bahkan yang terburuk bisa meyebabkan iritasi pada kulit. Untuk itu, pastikan bahwa kamu sudah mengetahui paduan skincare yang tepat, ya!