Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Mindset Kartini yang Masih Relevan untuk Perempuan Karier di 2026

Mindset Kartini yang Masih Relevan untuk Perempuan Karier di 2026
Ilustrasi perempuan karier (pexels.com/Los Muertos Crew)

Perempuan yang berkarier dinilai sebagai bentuk dari semangat R.A. Kartini di zaman modern, untuk bisa meningkatkan aktualisasi dirinya. Meskipun ia hidup jauh di masa lampau, nilai-nilai kehidupan Kartini masih relevan sehingga bisa diterapkan pada kehidupan perempuan karier.

Nyatanya, ada mindset ala Kartini yang diaplikasikan bagi perempuan karier tahun ini. Untuk menambah semangat dan inspirasi, inilah berbagai mindset Kartini yang masih relevan untuk perempuan karier di 2026!

1. Berani bersuara

Ilustrasi perempuan karier
Ilustrasi perempuan karier (pexels.com/Tima Miroshnichenko)

Seperti yang kita ketahui, Kartini dikenal berani menyuarakan gagasan di tengah keterbatasan pada zamannya. Surat-surat Kartini yang dibukukan yaitu "Habis Gelap Terbitlah Terang", menjadi bukti bahwa perempuan punya suara untuk menyampaikan pendapat dan juga hak-haknya.

Berani bersuara merupakan mindset Kartini yang masih relevan untuk perempuan karier di 2026. Saat ini, perempuan dituntut untuk percaya diri dalam menyampaikan ide, baik di lingkungan kerja maupun ruang publik. Misalnya, dalam hal berpendapat dalam forum, memperjuangkan kesetaraan gaji, dan menolak perlakuan tidak adil di tempat kerja.

2. Pendidikan jadi kunci terbukanya banyak kesempatan karier

Ilustrasi perempuan karier
Ilustrasi perempuan karier (pexels.com/Mikhail Nilov)

Kartini mengajarkan kita bahwa pendidikan adalah jalan untuk menuju kebebasan berpikir dan menarik banyak kesempatan. Bagi perempuan karier di 2026, teladani semangat dan mindset Kartini ini untuk menguasai keterampilan baru, teknologi, hingga inovasi baru untuk tetap kompetitif.

Di era yang dinamis seperti sekarang, banyak ilmu baru yang muncul dan berkembang, jika bersikap acuh atau tidak up-to-date, kita bisa tertinggal dalam karier. Tingkatkan kompetensi dan jangan berhenti belajar agar tetap relevan di dunia profesional.

3. Mandiri secara finansial

Ilustrasi perempuan karier
Ilustrasi perempuan karier (pexels.com/Andrea Piacquadio)

Kesadaran finansial selalu menjadi alasan mengapa perempuan membutuhkan pengembangan diri, seperti berkarier. Mindset yang diwariskan oleh Kartini mendorong perempuan untuk mandiri secara finansial, yang dapat diadaptasi untuk mewujudkan kesetaraan dalam karier.

Menjadi perempuan yang mandiri secara ekonomi dan pemikiran membuat perempuan memiliki nilai tawar, sehingga mampu mengambil keputusan sendiri, tidak sekadar mengikuti kehendak orang lain. Jadikan pendapat orang lain masukan serta pembelajaran, bukan alasan untuk berhenti mengembangkan diri. 

4. Woman support woman

Ilustrasi perempuan karier
Ilustrasi perempuan karier (pexels.com/Theo Decker)

Mindset Kartini mendorong antar-perempuan untuk mengatasi hambatan sosial, tidak saling merendahkan, melainkan saling mendukung dalam karier.

Woman support woman merupakan istilah yang mendorong gerakan atau sikap solidaritas, di mana sesama perempuan saling mendukung, memberdayakan, menghargai, dan membela satu sama lain. Woman support woman menjadi wujud nyata emansipasi masa kini untuk beraktualisasi, berprestasi, dan berani menjadi pemimpin.

Dalam lingkungan kerja, konsep ini berarti saling mendukung perempuan yang sedang meniti karier. Gerakan ini juga bertujuan menciptakan lingkungan yang positif, aman, dan inklusif, serta melawan perilaku saling menjatuhkan.

5. Memiliki visi dan tujuan hidup

Ilustrasi perempuan karier
Ilustrasi perempuan karier (pexels.com/Roberto Hund)

Kartini jelas memiliki cita-cita besar untuk masa depan perempuan Indonesia. Mindset ini mengajarkan bahwa perempuan karier di 2026 perlu memiliki tujuan yang jelas agar langkah yang diambil lebih terarah dan bermakna.

Kartini berjuang agar perempuan tidak hanya terbatas pada peran domestik, tetapi mampu berkontribusi aktif dalam masyarakat, dan berani mengejar tujuan hidup. Mindset Kartini yang masih relevan ini menginspirasi perempuan modern untuk berani melawan stereotip, mengejar cita-cita, hingga menembus batas gender dalam karier.

Nah, itulah berbagai mindset Kartini yang masih relevan untuk perempuan karier di 2026. Lalu, apa mindset Kartini yang sudah kamu praktikkan di dalam kariermu saat ini?

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Pinka Wima Wima
EditorPinka Wima Wima
Follow Us