Punya banyak produk skincare memang terasa seperti bentuk self-care yang paling lengkap. Mulai dari serum untuk mencerahkan, exfoliant untuk mengangkat sel kulit mati, retinol untuk anti-aging, serta moisturizer untuk menjaga kelembapan kulit, semua terlihat menjanjikan kulit yang lebih sehat. Namun, semakin banyak produk yang digunakan, bukan berarti kulit otomatis akan "senang" atau hasilnya jadi terlihat lebih cepat. Terkadang, malah membuat hasilnya kurang maksimal.
Kulit punya batas toleransi terhadap bahan-bahan aktif. Kalau berbagai bahan aktif dipakai terlalu sering atau ditumpuk tanpa memperhatikan kondisi kulit, wajah justru bisa "protes" dalam bentuk iritasi. Kulit dapat terasa kering, gatal, kemerahan, perih, atau bahkan muncul jerawat baru. Kondisi inilah yang sering disebut dengan skin burnout, yaitu saat kulit "kelelahan" karena terlalu banyak stimulasi dari penggunaan skincare.
