Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Tren Fall Fashion yang Bisa Diadaptasi untuk Cuaca Indonesia
Zendaya di Louis Vuitton Spring/Summer 2027 pada Paris Fashion Week (dok. Dialogue Communications/Zendaya x On Fall/Winter 2026)
  • Tren Fall/Winter 2026 dapat diadaptasi untuk Indonesia dengan fokus pada warna, motif, dan siluet, tanpa memakai bahan tebal yang kurang nyaman di cuaca tropis.
  • Setelan rok tampil modern lewat detail asimetris dan warna beragam; pilih katun, linen, atau blazer tipis agar tetap rapi, feminin, dan mudah disesuaikan.
  • Motif plaid serta layering ringan bisa diterapkan melalui kemeja, rok, scarf, rompi, atau cardigan katun tipis untuk tampilan berdimensi yang tetap nyaman.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Tiap kali musim gugur tiba di belahan bumi utara, linimasa langsung penuh dengan sweater tebal, mantel panjang, dan boots. Sementara di Indonesia, kita lebih akrab dengan cuaca panas, lembap, dan hujan yang datang tanpa aba-aba. Pakai mantel wol di tengah suasana seperti itu? Bisa-bisa kamu gerah duluan sebelum sampai tujuan.

Kabar baiknya, tren fall gak selalu soal bahan tebal. Banyak tren dari runway Fall/Winter 2026 yang intinya bisa kamu ambil, mulai dari warna, pola, sampai siluet, lalu disesuaikan dengan cuaca tropis. Yuk, simak tren fall fashion yang bisa kamu adaptasi tanpa bikin kepanasan!

1. Setelan rok yang bikin tampilan lebih sleek anti kaku

Mix and Match Skirt ala Anggita Kusuma Dewi (instagram.com/kusumanggi)

Setelan rok atau skirt suit kembali mencuri perhatian dalam tren Fall/Winter 2026. Menurut laporan tren dari Coveteur yang ditulis oleh Ella O'Keffe, Senior Fashion editor, siluet ini muncul dalam berbagai interpretasi di runway, termasuk koleksi Ferragamo, Tom Ford, dan Jil Sander. Potongannya pun tidak selalu kaku seperti setelan formal pada umumnya.

Ada yang tampil dengan detail asimetris, warna mencolok, hingga desain yang lebih modern. Tren ini bisa menjadi inspirasi bagi kamu yang ingin tampil rapi sekaligus feminin tanpa harus selalu mengandalkan dress. Untuk menyesuaikannya dengan cuaca Indonesia, kamu bisa memilih setelan rok berbahan katun, linen, atau material ringan yang nyaman dipakai seharian.

Padukan rok dengan atasan berpotongan serasi, lalu pilih blazer tipis yang bisa dilepas ketika cuaca mulai terasa panas. Kamu juga tidak harus menggunakan setelan dengan warna gelap seperti yang identik dengan musim gugur. Warna krem, cokelat muda, atau merah marun bisa menjadi pilihan untuk menghadirkan nuansa fall tanpa membuat penampilan terasa terlalu berat.

2. Motif kotak untuk sentuhan yang klasik dan mudah dipadukan

koleksi UNIQLO Fall/Winter 2026 (dok. UNIQLO)

Motif kotak-kotak atau plaid juga menjadi salah satu tren yang menonjol pada runway Fall/Winter 2026. Dalam laporan tren Paris Fashion Week, Ella melalui Coveteur menyoroti kemunculan motif tartan dan gingham dalam koleksi Chloé, Acne Studios, hingga Rabanne.

"Sejauh ini, dari perspektif tren, tartan dan gingham kembali menjadi tren," tulisnya.

Motif klasik ini hadir dalam beragam warna dan ukuran, membuktikan bahwa tampilannya tidak harus selalu identik dengan palet gelap atau pakaian berbahan tebal. Bahkan, memadukan motif kotak dengan pola lain bisa menjadi cara untuk menciptakan penampilan yang lebih ekspresif.

Kamu bisa mengadaptasi tren ini melalui kemeja kotak-kotak berbahan katun, rok bermotif plaid, atau scarf ringan sebagai aksesori. Jika ingin tampilan yang lebih sederhana, padukan satu item bermotif dengan pakaian polos agar penampilan tetap seimbang.

Misalnya, kemeja plaid dengan celana bahan berpotongan lurus atau rok kotak-kotak dengan atasan putih. Dengan begitu, kamu tetap bisa mendapatkan kesan klasik ala fall fashion tanpa harus mengenakan coat atau pakaian berbahan wol yang kurang praktis untuk cuaca tropis.

3. Layering tipis yang stylish, tapi gak gerah

OOTD layering blazer (instagram.com/xavieraaputri)

Layering memang identik dengan musim gugur karena memungkinkan seseorang memadukan beberapa lapisan pakaian untuk menghadapi suhu yang lebih dingin. Namun, teknik ini tidak harus selalu melibatkan sweater tebal atau mantel panjang. Dalam laporan tren Fall/Winter 2026, Vogue turut menyoroti bagaimana permainan styling dan perpaduan beberapa elemen pakaian dapat mengubah tampilan sederhana menjadi lebih menarik.

"Permainan styling dan perpaduan beberapa elemen pakaian dapat mengubah tampilan sederhana menjadi lebih menarik. Artinya, kamu bisa mengambil inspirasi dari cara memadukan pakaian tanpa harus meniru seluruh outfit runway," ujar Cortne Bonilla, Senior Shopping Writer dilansir Vogue.

Untuk cuaca Indonesia, kuncinya adalah memilih lapisan yang ringan dan mudah dilepas. Kamu bisa memadukan kaus dengan kemeja terbuka, mengenakan rompi di atas blus, atau menambahkan cardigan katun tipis sebagai pelengkap. Pilih bahan yang tidak terlalu rapat dan potongan yang memberi ruang untuk bergerak agar tubuh tetap nyaman. Selain membuat outfit terlihat lebih berdimensi, layering tipis juga praktis untuk menghadapi perubahan suhu ketika berpindah dari luar ruangan yang panas ke tempat berpendingin udara.

Itu dia beberapa tips berbusana ala tren fall fashion yang bisa kamu coba. Jadi, kamu tetap bisa bereksperimen dengan fall fashion tanpa harus mengorbankan kenyamanan.

Curated For You

Editorial Team

Related Article