Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Hindari 5 Hal Ini ketika Kamu Ditraktir Makan, Pesan Secukupnya!

Hindari 5 Hal Ini ketika Kamu Ditraktir Makan, Pesan Secukupnya!
ilustrasi makan-makan (unsplash.com/alexhaney)

Ketika kamu ditraktir makan oleh teman terdekat atau pasangan, kamu perlu hindari beberapa hal tertentu agar tidak menyusahkan mereka. Jika kamu tidak menerapkan hal-hal yang cukup krusial ini, maka bisa saja hubunganmu dan kerabatmu akan terancam. Bisa saja mereka merasa tidak nyaman dan keberatan atas sikap yang kamu lakukan, tetapi enggan memberi tahumu.

Alhasil, bisa jadi mereka menjaga jarak akibat sikapmu yang mungkin menyebalkan bagi mereka selama ditraktir makan. Hal-hal ini bukanlah sesuatu yang sepele untuk diabaikan, melainkan penting untuk kamu pahami dan terapkan saat kamu ditraktir makan oleh siapa pun itu nantinya.

Tanpa perlu belama-lama lagi, kamu perlu perhatikan lima etika ketika ditraktir makan oleh orang lain yang akan dibahas dalam ulasan di bawah ini! Let's scroll!

1. Pesan terlalu banyak makanan

ilustrasi melihat menu makanan (pexels.com/Jep Gambardella)
ilustrasi melihat menu makanan (pexels.com/Jep Gambardella)

Mungkin kerabatmu bilang untuk pesan apa pun yang kamu inginkan atau kamu boleh pesan sebanyak yang kamu mau saat sedang traktir makan. Eits, tunggu dulu! Perkataan ini mungkin sekilas terdengar biasa saja, tapi sebenarnya kamu tidak boleh benar-benar memesan makanan terlalu banyak, lho!

Kenapa? Karena kita tidak mengetahui kondisi keuangannya. Bisa saja memang mereka ingin traktir kita karena hal istimewa terjadi, tetapi mungkin keuangan sedang menipis, namun mungkin mereka berpikir kapan lagi bisa menyenangkanmu kalau bukan sekarang. Nah, kamu bisa atasi situasi ini dengan memesan makanan seperlunya saja! Tidak usah berlebihan, ya. Dengan begitu, teman yang traktir dan kamu bisa makan enak dengan aman dan nyaman!

Atau bisa saja memang mereka ada bujet besar untuk traktir, tapi tetap kamu harus terapkan etika ini, ya! Jangan kalap karena ditraktir!

2. Pesan makanan minuman paling mahal atau melebihi harga yang mentraktirmu makan

Ilustrasi makan (Pexels.com/ RODNAE Productions)
Ilustrasi makan (Pexels.com/ RODNAE Productions)

Ditraktir makan atau minuman bukan berarti kamu bisa memilih menu yang paling mahal. Kamu harus pastikan terlebih dahulu yang mentraktirmu ini memesan apa, baru kamu pesan yang harganya lebih murah atau setara. Hal ini dilakukan agar orang yang traktir kamu tidak berberat hati saat membayar seluruh pesanan.

Kita tidak tahun tentang kebutuhan orang lain nantinya. Takutnya, kalau kamu pesan terlalu mahal dan uangnya pun habis akibat hal tersebut, bisa jadi ia tidak bisa marah tapi malah menjauhi dirimu secara perlahan karena merasa keberatan. Mayoritas orang yang traktir makan juga tidak bisa menolak ketika kamu ingin memesan yang lebih mahal, jadi kamu perlu tahu diri saja soal ini!

3. Bungkus makanan di restoran untuk dimakan di rumah

ilustrasi makanan (pexels.com/Mart Production)
ilustrasi makanan (pexels.com/Mart Production)

Wah, hal yang satu ini tentunya akan membuat mereka geram dalam hati atau bisa saja berujung memutuskan tali silaturahmi antara kalian akibat kamu tidak tahu diri. Mungkin kamu merasa hubungan kalian sudah dekat sekali, jadi tidak apa-apa untuk meminta bungkus makanan saat sedang ditraktir di sebuah restoran agar bisa dimakan di rumah.

Tetapi, tidak semua orang benar-benar santai akan hal ini. Bisa saja mereka ikhlas di mulut tapi tidak di hati. Nah, untuk menghindari situasi yang tidak nyaman ini, kamu perlu hindari bungkus makan untuk di rumah. Dibandingkan mengemis secara halus seperti ini, kamu bisa bungkus makanan dengan membayarnya sendiri, ya!

4. Minta traktir lagi

ilustrasi makan (pexels.com/Taha Samet Arslan)
ilustrasi makan (pexels.com/Taha Samet Arslan)

Kedekatanmu dengan orang lain bisa membuatmu melebih batas aman alias membuatmu terlihat tidak tahu diri. Kata yang harus dihindari setelah ditraktir makan yaitu, "traktir lagi dong lain kali". Mungkin mereka akan membalas dengan santai, tapi sebagian orang tidak sama. Ada juga yang menganggap perkataan tersebut sebagai tidak tahu diri.

Nah, daripada kamu dicap sebagai seseorang yang tidak tahu diri atau mengemis seperti itu, sepertinya main aman saja untuk tidak mengucapkan hal tersebut. Setelah kamu ditraktir makan, mungkin baiknya kamu bilang "lain kali aku yang traktir, ya", agar hubunganmu dengan kerabatmu semakin dekat.

5. Tidak ucapkan terima kasih

Ilustrasi makan (pexels/fauxels)
Ilustrasi makan (pexels/fauxels)

Salah satu kata sederhana yang sering terlupakan atau membuat seseorang sulit mengatakannya karena gengsi yaitu kata terima kasih. Ketika kamu ditraktir makan oleh kerabatmu, jangan lupa bilang terima kasih diawal ataupun diakhir sesi makan bersama. Dengan mengucapkan terima kasih, pasti mereka lebih merasa diapresiasi oleh kamu.

Jadi, jangan lupa untuk mengucapkan terima kasih. Karena tidak semua orang mau traktir makan orang lain jika tidak terlalu dekat. Nah, bisa saja kamu dianggap dekat dengan mereka, sehingga mereka rela mengeluarkan uang untukmu. 

Kamu harus selalu tahu diri ketika seseorang traktir makan kamu meskipun kamu memiliki hubungan yang dekat dengan mereka. Sebab, kita tidak tahu kondisi keuangan mereka atau kondisi lainnya, jadi lebih baik kamu perlakukan mereka dengan baik dan sopan, ya! Sehingga momen traktir makan ini bisa lebih mendekatkan hubunganmu dengan kerabatmu.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Wahyu Kurniawan
EditorWahyu Kurniawan
Follow Us