4 Sunah Berkurban yang Perlu Kamu Ketahui, Tingkatkan Ketakwaan!

- Umat Islam dianjurkan mengikuti empat sunah berkurban: tidak memotong rambut dan kuku, menyembelih atau menyaksikan langsung, memakan sebagian daging kurban, serta menyembelih setelah salat Iduladha.
- Tidak memotong rambut dan kuku hingga hewan kurban disembelih menjadi simbol penyerahan diri kepada Allah SWT dan diyakini membawa ampunan bagi yang melaksanakannya.
- Penyembelihan dilakukan setelah salat Iduladha hingga hari Tasyrik, sementara daging kurban dibagi untuk diri sendiri dan fakir miskin sebagai wujud ketakwaan serta berbagi keberkahan.
Sunah berkurban perlu kamu ketahui menjelang hari raya Iduladha yang semakin dekat. Hari di mana umat Islam disunahkan berkurban bagi yang mampu, sebagai tanda berserah diri kepada Allah SWT. Bagi kamu yang Iduladha tahun ini berkesempatan melaksanakan kurban, maka melaksanakan berbagai amalan sunah perlu dilakukan agar ibadah yang dijalankan semakin maksimal dan mendapat pahala.
Jika kamu belum tahu apa saja sunah ketika berkurban, maka kali ini IDN Times bakal bahas lho. Sehingga kamu bisa menerapkannya saat berkurban di hari raya nanti. Jadi, langsung simak apa saja sunahnya di bawah ini ya, bro!
Table of Content
1. Tidak memotong rambut dan kuku hingga hewan kurban disembelih

Menurut H.R. Muslim, Rasulullah SAW bersabda bahwa ketika sudah masuk bulan Zulhijah, maka bagi yang menyembelih kurban dianjurkan untuk tidak memotong sedikitpun rambut dan kukunya. Menurut para ulama, bagi umat Islam yang berkurban, menjaga agar kuku dan rambut tidak dipotong hingga kurban disembelih adalah untuk menjaga agar bagian tubuh umat Islam yang berkurban mendapatkan ampunan Allah SWT sebelum dipisahkan dari raga.
Setelah hewan kurban disembelih, barulah boleh untuk memotong rambut dan kuku jika ingin mengikuti sunah ini. Sehingga, sebaiknya pastikan kamu menahan diri untuk tidak potong kuku dan rambut dulu jika berniat berkurban, hingga hewan kurbannya disembelih agar mendapat pahala dari sunah berkurban yang dilaksanakan.
2. Menyembelih sendiri atau menyaksikan langsung hewan kurban disembelih

Melaksanakan kurban bukan hanya membeli hewan kurban saja lho, bro. Agar mendapat pahala dari sunah, maka dianjurkan untuk menyembelih hewan yang dikurbankan. Namun, jika kamu tidak mampu menyembelih sendiri, sebaiknya saksikan langsung proses penyembelihan hewan kurbanmu. Ini sesuai dengan H.R. Abu Daud 2810 dan At-Tirmizi 1521.
Kamu juga bisa berlatih menyembelih hewan kurban dengan panduan dari penyembelih hewan yang bertugas. Sehingga ke depannya kamu memiliki pengetahuan cara penyembelihan hewan kurban yang benar agar mampu melaksanakan sunah dengan maksimal. Menurut hadis, pahala yang didapat adalah akan diampuni dosanya pada saat tetesan darah hewan kurban yang disembelih berkucur. Dianjurkan juga untuk berdoa ‘sesungguhnya salatku, sembelihanku, hidupku, dan matiku hanya untuk Allah SWT, Rabb alam semesta.'
3. Memakan sebagian hewan yang dikurbankan dan menyedekahkannya

Tak sedikit yang mengira bahwa hewan kurban sepenuhnya adalah untuk disedekahkan atau dibagikan orang lain. Namun, kamu yang berkurban boleh memakan sebagian hewan yang dikurbankan. Ini sesuai dengan Q.S. Al-Hajj: 28 yang menjelaskan perintah untuk memakan sebagian hewan ternak dan memberikan sebagiannya untuk orang-orang fakir.
Begitu juga menurut H.R. Muslim: 1971, di mana hewan kurban dianjurkan untuk dimakan, disimpan, dan disedekahkan. Umumnya, pada saat proses penyembelihan hewan kurban, maka orang yang berkurban juga akan mendapat bagian dari hewan yang disembelih. Jadi, jangan ragu atau merasa tidak pantas untuk mendapatkannya, karena itu bagian dari sunah ya, bro.
4. Menyembelih hewan kurban setelah salat Iduladha

Hari raya Iduladha menjadi momen untuk umat Islam berkurban. Namun, waktu yang pas untuk penyembelihan hewan kurban ada anjurannya sesuai sunah. Berdasarkan sabda Rasulullah SAW menurut H.R Bukhari dan Muslim, yang pertama dilaksanakan saat Iduladha adalah salat, kemudian pulang dan menyembelih hewan kurban.
Sehingga melakukan penyembelihan sesuai urutan yang dianjurkan Rasul SAW yakni setelah salat Iduladha merupakan sunah yang bisa mendapat pahala jika dilakukan. Meski dianjurkan melakukan penyembelihan setelah salat Iduladha, yakni tepatnya pada 10 Zulhijah, tetapi jika tidak memungkinkan, penyembelihan dapat dilakukan di hari Tasyrik, yaitu 11-13 Zulhijah. Biasanya penyembelihan bisa tertunda karena hewan yang dikurbankan berjumlah banyak sehingga tidak selesai satu hari, atau karena terkendala cuaca.
Kini kamu sudah tahu apa saja sunah berkurban, bukan? Maka, bisa kamu terapkan ketika akan berkurban di Iduladha tahun ini, ya. Niatkan berkurban sebagai bentuk ketakwaan diri kepada Allah SWT serta menjadi bagian dari keberkahan, karena memberi dampak nyata dari hewan kurban yang disedekahkan.







![[QUIZ] Kalau Kamu Cari Pasangan yang Setia, Mungkin Dia Cocok Sama Kamu](https://image.idntimes.com/post/20250609/upload_7e595db56ccad7a9e848d970b6c173e6.png)





![[QUIZ] Tahu Gak Sih, Cintanya Dia Itu Hanya untuk Kamu Seorang](https://image.idntimes.com/post/20250609/upload_1b15862e7c6de985cf4854b8268e724a.png)

![[QUIZ] Inisial Nama Ini yang Selalu Merindukanmu Setiap Harinya](https://image.idntimes.com/post/20250609/upload_8a4ed0acf5818b3c0bc10b9c503031f7.png)


