4 Perbedaan Parfum Decant, Vial, dan Tester, Jangan Keliru!

- Artikel menjelaskan perbedaan parfum decant, vial, dan tester yang sama-sama orisinal namun berbeda asal, kemasan, tujuan penggunaan, serta ukuran volumenya.
- Parfum decant berasal dari botol asli yang dituang ulang ke wadah kecil; vial merupakan sampel resmi berukuran mini; sedangkan tester adalah versi penuh untuk dicoba di toko.
- Decant cocok bagi pembeli yang ingin mencoba wangi baru dengan harga terjangkau, vial diberikan sebagai sampel gratis, sementara tester digunakan hanya untuk display dan tidak dijual.
Dalam dunia parfum, konsumen ketika ingin membeli suatu merek dan seri parfum tertentu, dihadapkan kepada beberapa pilihan selain parfum full bottle, yakni decant, vial, dan tester. Ketiga jenis parfum ini memang menggiurkan karena bisa didapatkan dengan harga yang relatif lebih murah dari parfum full bottle. Namun, apa kamu sudah tahu perbedaan ketiganya?
Di artikel kali ini, IDN Times bakal membahas perbedaan ketiga jenis parfum tersebut. Sehingga saat akan membelinya, kamu bisa memilih mana yang paling cocok. Jadi, simak apa saja perbedaannya di bawah ini ya, bro!
Table of Content
1. Terdapat perbedaan dari mana produk berasal meski ketiganya parfum orisinal

Ketiga jenis parfum ini bisa dibilang orisinal karena berasal resmi dari merek yang mengeluarkan parfum. Namun, ada perbedaan nyata dari ketiga produk ini berasal. Parfum decant adalah parfum yang berasal dari botol parfum asli yang dituang ke botol lain dengan ukuran lebih kecil. Biasanya dituang oleh penjual parfum sebagai pilihan varian ukuran yang lebih kecil dari parfum aslinya.
Sedangkan vial, merupakan produk resmi dari merek parfum yang mengeluarkannya, tetapi dikemas dengan ukuran botol sangat kecil. Biasanya hanya sebagai hadiah ketika membeli suatu produk. Lalu untuk tester, merupakan produk parfum asli dengan ukuran penuh, tetapi tujuannya hanya untuk dicoba pembeli sebelum memutuskan membeli parfum kemasan full bottle.
2. Kemasan yang ditawarkan berbeda-beda

Cara paling mudah membedakan ketiga jenis parfum ini adalah dari kemasannya. Karena ketiga jenis parfum ini memiliki kemasan yang sangat berbeda. Parfum decant karena merupakan parfum asli yang dituang ke botol lain dengan ukuran lebih kecil, akan memiliki bentuk botol yang sama sekali berbeda dengan botol aslinya. Bentuk botolnya berbeda-beda tergantung pada penjual parfum decant tersebut. Umumnya, parfum decant dijual dengan botol polos biasa.
Sedangkan parfum vial berbentuk tabung semprot kecil dengan logo merek dan seri yang mirip dengan parfum ukuran penuh. Ini karena parfum vial dikeluarkan resmi oleh merek parfum. Lalu untuk parfum tester, biasanya dikemas dengan kemasan yang mirip dengan parfum full bottle, tetapi dilabeli dengan tulisan 'tester.' Serta biasanya parfum tester tidak memiliki sprayer dan tutup parfum seperti parfum full bottle. Ini dilakukan untuk membedakan dengan parfum full bottle, menghemat biaya produksi, serta lebih efisien ketika dicoba oleh banyak calon pembeli di toko.
3. Ketiga jenis parfum ini punya tujuan yang berbeda

Kenapa sih harus dibagi-bagi menjadi beberapa jenis parfum? Mungkin ini menjadi pertanyaan bagi pengguna parfum. Ketiga jenis parfum ini memiliki tujuan yang berbeda-beda lho, bro. Parfum decant dibuat untuk pembeli yang ingin mencoba parfum baru, tetapi masih ragu untuk langsung membeli parfum full bottle-nya. Karena takut kurang cocok wanginya, serta untuk menghemat biaya. Sehingga, parfum yang dituang ke botol yang lebih kecil menjadi solusi agar tak perlu mengeluarkan banyak uang untuk mencobanya. Barulah ketika cocok, pembeli bisa lebih memantapkan hati untuk membeli parfum full bottle.
Sedangkan vial dibuat dengan tujuan sebagai sampel produk gratis yang biasanya didapat ketika membeli suatu produk di merek yang juga memiliki produk parfum, sehingga pembeli tertarik untuk membeli parfumnya di kemudian hari ketika cocok dengan wanginya. Lalu untuk parfum tester, tujuannya agar pembeli bisa mencoba langsung parfumnya sebelum membeli, tetapi mencobanya hanya bisa di toko parfum dengan menyemprotkannya untuk mengetahui aromanya sebelum membeli. Parfum tester hanya sebagai barang display di toko dan umumnya tidak boleh dijual. Pembeli yang tertarik harus membeli parfum full bottle-nya.
4. Ukuran volume parfum ketiganya berbeda

Karena setiap parfum memiliki tujuan masing-masing, ukuran volume tiap jenis parfum pun dibuat berbeda. Parfum decant biasanya dikemas dalam botol kecil berukuran 2-10 ml. Ukurannya tergantung dari masing-masing penjual karena merupakan produk parfum yang dijual oleh penjualnya langsung, tidak resmi dari merek parfum.
Sedangkan untuk parfum vial, biasanya hanya dikemas dengan ukuran sangat kecil, yakni 1-2 ml saja sebagai sampel produk. Lalu untuk parfum tester, biasanya berukuran sesuai dengan produk asli parfumnya karena memang dibuat agar calon pembeli merasakan sensasi yang sama dengan versi full bottle-nya. Biasanya tersedia ukuran 30-100 ml mengikuti ukuran produk aslinya.
Nah, kini kamu sudah tahu apa saja perbedaan parfum decant, vial, dan tester bukan, bro? Sehingga, ketika kamu ingin membeli parfum, jadi gak bingung lagi kalau menemukan istilah di atas. Sekarang kamu sedang incar parfum apa nih, bro?